Permaisuri Dibalik Cadar

Permaisuri Dibalik Cadar
Bab 352 Buat Apa Mempertahankan Aku Yang Tidak Enak Dilihat


__ADS_3

Hello! Im an artic!


Setelah tertawa, dia masih bicara dengan datar. Walaupun seluruh mukanya masih merada di tangannya, tapi dia tidak mau melawan dan juga tidak mau memohon ampun, karena dia tahu ini semua tidak ada gunanya.


Ucapan dia itu membuat kaisar Zhaolie tercengang, hati dia yang keras seketika bergejolak, ternyata di dalam hatinya yang gelap ini juga terdapat sedikit amarah dan ketidakrelaan.


Hello! Im an artic!


Dia menahan amarah di dalam hatinya, “Kamu kira kamu bisa semudah itu pergi dari sisi aku?”


“Tidak mudah, tapi buat apa kaisar mempertahankan aku yang tidak enak dilihat?” ucap Qin Ruojiu sambil tersenyum.


“Walaupun tidak enak dilihat, aku juga tidak akan membiarkan kamu keluar dari istana, kamu selamanya akan menjadi wanita aku, jangan berpikiran untuk kabur, kecuali aku sudah tidak mau kamu lagi!”


“Lalu kamu mau apa?”


Hello! Im an artic!

__ADS_1


“Menurut kamu, aku mau apa? Kamu jangan berpikiran untuk kabur, aku mau kamu tetap berada di samping aku sampai aku bosan bermain dengan kamu!”


“Bosan?” Qin Ruojiu tertawa, “Sampai sekarang masih belum bosan? Jangan-jangan kamu jatuh cinta dengan aku?”


“Kamu——” kaisar Zhaolie tidak menyangka dia akan bicara seperti itu, seketika dia tidak


tahu harus berkata apa.


Qin Ruojiu tidak peduli dengan tatapannya yang ganas itu, bibirnya tetap tersenyum, “Kaisar


takut aku pergi, kalau bukan cinta, lalu apa?”


Setelah itu dia semakin menguatkan tangannya yang sedang menggenggam dagunya, “Kamu benar-benar mengira aku jatuh cinta dengan kamu? Aku saat itu hanya tertipu dengan paras cantik kamu saja, aku melihat kamu sangat mirip dengan Liqing, jadi aku mau kamu berada di samping aku. Sampai hari ini, kamu benar-benar mengira kamu memiliki posisi yang paling penting di dalam hati aku? Haha, benar-benar lucu!”


Qin Ruojiu menahan rasa sakit di dagunya, tapi rasa sakit di dagunya itu tetap tidak sebanding dengan rasa sakit hatinya yang hancur.


Jelas-jelas dari dulu dia sudah tahu kalau kaisar hanya menganggap dirinya sebagai bayangan Liqing jadi kaisar bisa sangat lembut dan perhatian dengannya. Tapi wanita selalu bisa membohongi diri sendiri di hadapan cinta, sekarang dia malah memberitahu fakta yang sangat kejam itu langsung di depannya. Tidak mungkin kalau hati dia tidak sakit, matanya tidak mengeluarkan tangisan, tapi hatinya mengeluarkan darah.

__ADS_1


Dia berusaha menahan bibirnya yang gemetar dan menahan air matanya agar tidak mengalir.


Dia menggigit bibirnya keras-keras sampai tercium bau darah di dalam mulutnya.


Kaisar Zhaolie juga terkejut ketika melihat bercak darah di bibirnya yang pucat itu.


Dia sangat berharap Qin Ruojiu tunduk di hadapannya sekarang, kalau Qin Ruojiu bersedia, maka dia akan melepaskannya.


Bagaimanapun juga melihat dia melukai dirinya sendiri, hati kaisar Zhaolie juga sakit.


Tapi Qin Ruojiu malah tertawa seperti anak kecil yang polos, tapi di balik kepolosannya itu, terdapat amarah yang besar.


Dia berkata: “Bagian mana dari badan aku yang mirip dengan tuan putri Liqing? Kalau di sini, maka aku akan segera menghancurkannya!” sambil bicara, Qin Ruojiu mengarahkan kuku panjang di tangan kanannya ke arah mukanya.


“Kamu sudah gila?”


Kalau bukan karena tangan kaisar Zhaolie yang cepat, mungkin seluruh muka Qin Ruojiu sudah robek.

__ADS_1


Qin Ruojiu tertawa terbahak-bahak, “Ya, aku sudah gila, dari dulu aku sudah gila, aku hidup di bawah bayang-bayang orang lain selama ini, tapi aku sendiri tidak tahu. Aku memang gila, aku gila!”


__ADS_2