Permaisuri Dibalik Cadar

Permaisuri Dibalik Cadar
Bab 813 Aku Ingin Melihatnya Lagi


__ADS_3

Hello! Im an artic!


“Siapa yang menyuruhmu lenganmu gemetar? Apa kamu tahu betapa jeleknya itu?”


Ketika ucapan Bibi Liu terlontar, Ye Wushuang tidak mengucapkan sepatah kata pun, dia langsung meletakkan pot bonsai itu ke tanah. Saat mengangkat kepalanya, terdapat raut dingin di tatapan mata yang jernih itu, itu membuat mereka bertiga sedikit terkejut.


Hello! Im an artic!


“Bukannya kami ingin memukulimu, tapi di bawah perlakuan seperti ini baru bisa menghasilkan orang-orang yang baik, hanya dengan cara ini maka kamu baru benar-benar bisa mengingat peraturan itu.” Mungkin menurut dirinya sendiri ucapan ini sama sekali tidak meyakinkan, ketika Bibi Liu mengatakannya, dia bahkan tidak memiliki keberanian untuk menatap langsung ke arah Ye Wushuang. Baiklah, sebenarnya dia hanya ingin membalas dendam pada Ye Wushuang. Karena dirinya tidak bisa menerima bahwa wanita ini jauh lebih muda dan lebih cantik dibanding dirinya. Kehidupan di Istana membuat mereka berpikiran lebih sempit dan lebih mudah terbakar rasa cemburu dibanding wanita biasa.


“Benar, Bibi Liu melakukannya juga demi kebaikanmu sendiri. Jika menurutmu kami tidak bisa mengajarimu dengan baik, maka kamu bisa memberitahu Pangeran Ping dan meminta Panegran Ping untuk membuat keputusan mengenai hal ini.”


“Benar, kami sudah mengajar begitu banyak bangsawan, jika kamu lemah dan tidak bisa menerima, maka kami juga tidak berdaya.”


Tentu saja Ye Wushuang mengerti, jika dirinya memberitahu Ji Xingfeng, tidak hanya tidak ada gunanya, tapi dirinya malah akan menderita kerugian besar. Para Bibi ini bagaimanapun juga bisa dianggap orang kepercayaannya, sedangkan dirinya bukan siapa-siapa. Ye Wushuang tidak bisa bergantung pada siapa pun saat ini, hanya bisa mengandalkan dirinya sendiri.

__ADS_1


Hello! Im an artic!


Saat ini, Ye Wushuang menatap Bibi Liu dengan senyum palsu, nada suaranya juga terdengar lembut, tapi sebenarnya dirinya menyembunyikan misteri.


“Maafkan aku karena aku bodoh, sudah mempelajari aturan ini begitu lama tapi masih saja tidak ada peningkatan apa pun, apa Bibi Liu dapat memperagakannya? Dengan demikian maka aku akan lebih bisa mengingatnya dan melakukannya dengan lebih baik dan sesuai standar.”


Setelah mendengar ucapan Ye Wushuang, mereka bertiga jelas tidak tahu apa yang dipikirkannya, mereka saling menatap satu sama lain, jelas terlihat sedikit bingung. Setelah berpikir sejenak, Bibi Liu akhirnya mengangguk: “Baiklah, jangan berkata kami tidak mengajari dengan baik, kalau begitu aku akan memperagakannya untukmu, tapi kamu harus mengingatnya dengan baik.”


“Aku pasti akan mengingatnya dengan baik di dalam hati.” Ye Wushuang sengaja menekankan nadanya, membuat hati ketiga orang itu merasa tertekan tapi mereka juga tidak tahu apa yang akan Ye Wushuang lakukan.


“Lihat baik-baik!”


Selesai berbicara, Bibi Liu mengangkat pot bonsai itu lalu berjalan memperagakannya untuk Ye Wushuang.


Setelah bolak-balik satu kali, Bibi Liu bersiap untuk meletakkan pot itu dengan bangga, tapi Ye Wushuang malah menyela lebih dulu dan berkata: “Bibi Liu, masih ada gerakan yang tidak kulihat dengan jelas, apa bisa melakukannya sekali lagi?”

__ADS_1


“Kamu…” Wajah tua Bibi Liu sudah sedikit berkedut, dia mencoba mengatakan sesuatu tapi pada akhirnya menahannya dan berkata: “Baiklah, jangan katakan temperamenku buruk, kamu lihat lagi dengan jelas.”


Bibi Liu yang sedang berjalan benar-benar takut Ye Wushuang tidak melihat dengan jelas, dia lalu berkata kata demi kata: “Pinggang harus seperti ini, dada harus seperti ini, apa kamu melihat bagian pinggulnya? Kamu harus mengangkatnya, dengan demikian, ketika berjalan maka posturmu akan terlihat indah dan juga anggun.”


“Oh, kalau begitu coba peragakan sekali lagi!”


“Nona Wushuang, aoa kamu sedang mempermainkanku?” Bibi Liu sudah tua, dirinya sudah kewalahan setelah berjalan dua putaran sambil mengangkat pot bunga, Ye Wushuang bahkan masih ingin memintanya memperagakan sekali lagi, Bibi Liu tanpa sadar sudah merasa sedikit marah.


“Aku mana berani, aku hanya merasa bahwa cara jalan Bibi Liu begitu cantik, jadi aku masih ingin melihatnya lagi.”


“Be… benarkah?”


Jelas Bibi Liu tidak berharap Ye Wushuang akan menyanjungnya seperti ini, wajah tua Bibi Liu menjadi canggung dan malu.


“Ya, benar-benar sangat cantik, jika Kaisar melihat dirimu yang seperti ini pada waktu itu, maka dia pasti akan menobatkanmu menjadi Selir atau semacamnya.”

__ADS_1


__ADS_2