Permaisuri Dibalik Cadar

Permaisuri Dibalik Cadar
Bab 837 Percaya Atau Tidak Aku Akan Membunuhmu


__ADS_3

Hello! Im an artic!


Ye Wushuang berjalan ke arahnya sudah seperti sebuah boneka yang dikendalikan oleh orang lain, dia menatap meja tanpa gejolak emosi, kemudian belajar seperti seorang pelayan yang menuangkan anggur dan mengambilkan makanan untuknya.


Tidak disangka, sebelum sumpitnya itu diletakkan, Ji Xingfeng menggenggam pergelangan tangannya yang putih, matanya yang memerah dan terlihat dingin itu menatapnya seolah-olah dia akan memakan orang.


Hello! Im an artic!


Ye Wushuang mengerang kesakitan, lalu mengangkat matanya dengan terkeut, terdapat raut kesakitan dan juga kebingungan di wajah cantiknya yang entah mengapa malah menambahkan sedikit pesona pada kecantikannya tanpa alasan.


“Pangeran Ping, kamu menyakitiku.” Ye Wushuang mengucapkan kata-kata ini dengan dingin, dirinya berniat untuk melepaskan diri dari Ji Xingfeng.


Tentu saja, ketika didengar oleh Ji Xingfeng, itu sudah seperti kalimat godaan.


Pada saat itu juga Ji Xingfeng menarik bibir tipisnya dengan pesona keji lalu tersenyum dingin, pupil matanya yang gelap menatap Ye Wushuang dengan semakin dalam.


Hello! Im an artic!

__ADS_1


Ye Wushuang bergidik dikarenakan tatapan mata seperti itu, dirinya ingin berjuang untuk melawan, tapi tidak disangka, semakin memberontak pada orang seperti Ji Xingfeng, maka hasilnya hanya akan menjadi semakin buruk.


Jadi Ye Wushuang mengerutkan kening dan tidak bergerak, hanya mengatupkan giginya erat-erat dalam diam.


“Ye Wushuang, aku ingin kamu melihatku.”


Meskipun merasa semua ini tidak jelas, tapi Ye Wushuang masih mengangkat kepalanya dengan patuh. Hanya saja ekspresi keras kepala di wajah Ye Wushuang tidak berubah sedikit pun.


Ji Xingfeng menatap Ye Wushuang dengan dingin, melihat penampilan Ye Wushuang yang elegan, wajahnya amat sangat cantik, sepasang matanya sangat menawan. Sudut bibir indah yang sedikit melengkung ke atas, terlihat sedikit membawa kesedihan tapi malah membuat orang lain memiliki dorongan untuk menciumnya.


Ji Xingfeng melihatnya seperti itu, bibir dinginnya perlahan-lahan bergerak mendekat, ternyata dirinya juga terjebak di dalamnya.


Pada saat ini, di depan matanya seolah-olah tidak ada dendam dan kebencian, tidak ada amarah terhadap dunia, tidak ada aura dingin yang haus akan darah. Yang ada hanyalah wajah cerah bagai mutiara yang begitu cantik dan indah.


Merasakan nafas dari pihak lain yang semakin mendekat pada dirinya, Ye Wushuang sudah merasakan bahaya, jika berdasarkan pada sifatnya yang biasa, Ye Wushuang sudah pasti akan segera mendorongnya. Tapi kali ini, Ye Wushuang tidak tahu apa pihak lain hanya ingin mengujinya atau memang serius, jadi Ye Wushuang hanya bisa menggigit bibir merahnya dan menundukkan kepalanya, bisa dianggap dirinya melakukan penolakan terhadap tindakan intim Ji Xingfeng.


Ji Xingfeng yang sudah kembali pada akal sehatnya berpikir Ye Wushuang sedang memainkan trik untuk menggodanya, raut wajahnya menggelap, Ji Xingfeng bisa dikatakan mendorong Ye Wushuang menjauh dengan penuh amarah.

__ADS_1


Tubuh Ye Wushuang yang mungil dan lemah itu langsung terdorong dan menabrak pilar dinding yang ada di dalam ruangan, rasa sakit itu membuat raut wajahnya seketika pucat, bahkan dirinya sangat sulit untuk bernapas.


“Ye Wushuang, beraninya kamu memikatku dengan menggunakan penampilan Ratu Qin, percaya atau tidak aku akan membunuhmu?” Ji Xingfeng bangkit berdiri, menatap Ye Wushuang yang lemah dan tak berdaya di lantai dengan tatapan jijik dan penuh amarah. Sebenarnya bukan Ye Wushuang yang dibencinya, tapi dirinya sendiri. Dirinya ternyata begitu tidak berguna, bisa-bisanya hatinya terpesona oleh wajah yang menyerupai Ratu Qin. Hampir saja dirinya membuat kesalahan besar.


Ye Wushuang menopang tubuhnya dengan menggunakan tangannya, ekspresinya benar-benar sangat pucat, pada saat ini Ye Wushuang malah tersenyum sedih, tatapannya yang keras kepala dan pantang menyerah itu membuat orang lain merasa tidak tega.


“Bukankah aku hanya menuruti permintaan Pangeran? Bukankah kamu yang menyuruhku untuk mempelajari seni menggoda untuk mendapatkan hati pria?”


“Ya, aku yang memintaku mempelajari semua ini, tapi semua itu bukan untuk digunakan padaku, tapi pada Kaisar Qi, apa kamu mengerti?” Tatapan mata Ji Xingfeng begitu dingin, dia melangkah maju lalu dengan secepat kilat mengcengkram dagu Ye Wushuang, memberi peringatan kata demi kata.


Ye Wushuang malah tertawa dingin tanpa rasa takut: “Bahkan Pangeran Ping saja juga tidak bisa menahan godaan, apalagi Kaisar Qi?”


“Kamu……”


Ji Xingfeng mengamuk, lalu memperkuat kekuatan di tangannya.


“Bukankah begitu?” Ye Wushuang menantang tanpa takut mati.

__ADS_1


__ADS_2