
Hello! Im an artic!
Apa dirinya bisa benar-benar menjadi Istri She Jingtian? Menjadi Nyonya di Kota Wushou? Ye Wushuang benar-benar tidak pernah menyangkanya. Tapi hati Ye Wushuang tahu dengan sangat jelas bahwa dirinya ingin bersama She Jingtian seumur hidup.
Di sisi lain, She Jingtian yang telah meninggalkan kamar Ye Wushuang sudah kembali ruangannya sendiri di Paviliun Wenxuan.
Hello! Im an artic!
Setelah merapikan dirinya, She Jingtian terlihat semakin tampan dan heroik. Dirinya di depan cermin masih mengenakan jubah berwarna ungu yang begitu mulia, terdapat senyum di tatapan matanya yang sipit itu, seketika langsung menghilangkan kabut yang telah menyelimutinya selama berhari-hari. Mengingat kembali pemandangan menawan tadi malam, sepasang matanya yang seperti bintang itu menampilkan tatapan penuh kasih. Pada saat ini, She JIngtian mengangkat hidungnya yang mancung lalu mengulas senyum di sudut bibirnya, rambut hitamnya yang tidak teratur tersebar di sekitar telinganya. Tapi entah mengapa hal itu malah menambahkan sedikit pesona jahat dan juga membuat paras She Jingtian terlihat sedikit bangga.
Seperti kata pepatah, orang akan terlihat sangat bersemangat ketika mendapatkan hal yang disukai, bagi She Jingtian, hal itu benar adanya.
__ADS_1
Dia akhirnya mendapatkan Wushuang… dan juga dirinya sudah memahami hati Ye Wushuang. Ye Wushuang menyukai dirinya, dan dia tidak memiliki hubungan dengan Pangeran Liang. Selama ini dirinya hanya salah paham terhadap Ye Wushuang. Ya, mereka saling menyukai.
Setelah melewati tadi malam, She Jingtian berpikir dirinya harus mengambil tanggung jawab sebagai seorang pria terhadap Wushuang. Dulu dirinya masih tidak yakin apa Wushuang menyukai dirinya atau tidak, tapi sekarang dirinya sudah benar-benar yakin. Oleh karena itu, She Jingtian mengangkat tangannya dan menatap dengan penuh kasih ke arah cincin giok kristal zamrud yang sangat indah di tangannya, tampilannya itu benar-benar terlihat lembut dan penuh kasih, benar-benar sangat berbeda dengan sebelumnya. Ya, cincin giok kristal ini merupakan pusaka keluarga yang telah diwariskan dari nenek moyangnya secara turun-temurun. Di generasinya, She Jingtian adalah anak tunggal jadi cincin ini langsung jatuh ke tangannya.
Hello! Im an artic!
Ketika masih kecil, Neneknya pernah memberitahunya bahwa cincin ini hanya dapat diberikan pada calon Nyonya di Keluarga She, ketika She Jingtian sudah memiliki seorang gadis yang disukainya, maka dia dapat memberikan cincin ini padanya. Dalam sekejap mata, sudah lebih dari 20 tahun… She Jingtian terus mencari seseorang yang bisa memakai cincin ini, tidak disangka dia akhirnya muncul.
“Paman Long, kamu…” She Jingtian tanpa sadar mundur selangkah, wajah tampan yang lembut dan manis itu berangsur-angsur menjadi serius.
“Tuan Penguasa Kota, kamu ingin pergi ke mana?” Paman Long bertanya dengan dingin, meskipun nadanya hormat dan sopan tapi ekspresinya itu terlihat sangat tidak rela.
__ADS_1
“Aku ingin melakukan hal yang sangat penting.” Meskipun dirinya tidak senang karena dihalangi oleh Paman Long, tapi mengingat seluruh kerja keras dan juga usianya yang sudah tua, She Jingtian lalu menekan rasa tidak senang di dalam hatinya dan menjawab dengan nada tenang.
“Apa Tuan Penguasa Kota ingin pergi ke tempat Nona Wushuang?” Paman Long mengangkat alisnya dengan dingin, langsung berkata pada titik pembicaraan.
She Jingtian terpaku sejenak lalu duduk di kursi kayu cendana yang ada di samping dengan ekspresi dingin: “Paman Long, apa yang sebenarnya ingin kamu katakan?”
“Tuan Penguasa Kota, meskipun ucapanku ini tidak enak didengar tapi aku masih harus mengatakannya. Apa Tuan menghabiskan malam di kamar Nona Wushuang tadi malam?”
“Kamu…” She Jingtnya menatap Paman Long dengan aneh, melihat ekspresi Paman Long yang tampak tidak senang, dirinya sudah tidak ingin menyembunyikannya lagi dan berkata terus terang: “Karena Paman sudah tahu lalu untuk apa bertanya lebih banyak?”
“Bukannya aku ingin mengatur Tuan, tapi aku harus mengingatkan Tuan bahwa Tuan tidak boleh menunda masa depan Tuan hanya karena tindakan impulsif sesaat.”
__ADS_1
“Paman Long, aku tidak bertindak impulsif, aku serius terhadap Wushuang.” Jika hanya tindakan impulsif maka dirinya tidak akan merindukan dan memikirkan Ye Wushuang ketika tidak bertemu dengannya selama berhari-hari. Jika hanya tindakan impulsif, maka hatinya tidak akan merasa sakit ketika melihat Ye Wushuang yang terlihat tidak rela akan kepergian Pangeran Liang.