Permaisuri Dibalik Cadar

Permaisuri Dibalik Cadar
Bab 588 Tidak Mungkin Tidak Bersalah


__ADS_3

Hello! Im an artic!


Setelah itu, Ji Xingfeng dengan tak acuh membersihkan debu dari lengan pakaiannya yang panjang. Dia menatap ke arah Ye Wushuang yang putus asa dengan perasaan nikmatnya balas dendam yang menyebar cepat dalam hatinya.


“Hehe, tak kusangka wanita yang tidak punya hati sepertimu juga bisa meneteskan air mata untuk orang lain. Sungguh kisah fantasi yang luar biasa.”


Hello! Im an artic!


Ye Wushuang terisak menatap pria yang mirip seperti hantu penagih utang ini, dia hanya tersenyum sedih, “Meski aku pernah membuatmu sengsara, tapi sudah cukup bagimu untuk membunuhku. Nyawaku yang buruk ini tidak ada masalah kalau hilang. Tapi dia, orang tidak berdosa, apa salah yang dia perbuat?”


“Tidak berdosa? Beraninya kamu bicara tentang tidak berdosa padaku?”Ji Xingfeng menyeringai lebat, urat biru tampak muncul di dahinya. Detik berikutnya, dia menarik pedangnya dan mengarahkan kepada Ye Wushuang dengan marah, “Kalau bukan karena kekejamanmu, bukan membuatku kehilangan takhta, tapi juga membuat Xueyan jatuh ke dalam istana dan disiksa oleh Ji Xingyun. Ibuku juga meninggal karena rencana kejammu ini. Betapa tidak berdosanya mereka? Bukankah kamu juga mencelakai mereka dengan kejam?”

__ADS_1


“Haha…”


Setelah mendengarkan ini, Ye Wushuang tertawa dengan penuh kesedihan. Yuya sudah pergi, senyuman gadis itu tadi masih terpatri di benak Ye Wushuang. Yuya gadis yang sangat cantik, tapi pria ini malah menggunakan dia untuk menyembuhkan luka hati Zhao Xueyan. Mungkin saat roh Yuya tahu yang sebenarnya, dia akan jadi hantu penasaran.


Hello! Im an artic!


“Apa yang kamu tertawakan?”


Padahal Ji Xingfeng tahu wanita ini sudah menjadi tawanannya, dia bisa kapan saja membunuhnya. Tapi entah kenapa, mendengar tawa seperti ini membuat Ji Xingfeng semakin kesal dan terkejut.


Berhadapan dengan pertanyaan seriusnya, Ji Xingfeng tidak bisa menjawab dalam sekejap. Masalah ibunya, itu memang benar. Tapi Xueyan… kenapa wanita ini menatap dirinya dengan ekspresi seperti ini? Sorot mata wanita itu seperti sedang mengejek ketidaktahuan dan ketidakmengertian Ji Xingfeng. Tapi yang lebih menakutkannya lagi, Ji Xingfeng cukup memahami pandangan wanita ini.

__ADS_1


Tidak, wanita ini pasti sedang ingin mencoba untuk membuat dirinya bingung di saat-saat terakhir.


“Apa yang ingin kamu katakan?”Ji Xingfeng tidak bisa menahan rasa ingin tahunya, dia tidak sanggup lagi menahan gejolak dalam hatinya. Pedang tajam yang mengarah pada Ye Wushuang pun semakin mendekat.


Sedangkan Ye Wushuang, sama sekali tidak ada rasa takut di matanya. Hanya ada ketenangan dan ketegasan yang mutlak. Ye Wushuang berkata dingin, “Meski semua orang bisa dianggap tidak berdosa, maka Zhao Xueyan tidak mungkin selamanya tidak berdosa.”


“Omong kosong. Dia begitu polos dan baik hati, kalau bukan karena hubungannya denganmu hingga dia disukai oleh kaisar, mana mungkin Zhao Xueyan akan dikendalikan oleh Ji Xingyun.”


“Dikendalikan? Haha, sepertinya kamu tidak akan pernah tahu langkah pertamanya masuk istana adalah karena dikendalikan atau atas kemauan sendiri.”


“Tidak mungkin. Baru dua hari lalu aku bertemu dia, dia begitu berharap untuk bersama denganku. Tapi karena dicelakai oleh wanita licik sepertimu, dia tidak bisa bersamaku. Aku harus membunuhmu untuk melampiaskan kebenciannya.”

__ADS_1


Akhirnya Ye Wushuang tahu kenapa rencananya meninggalkan istana hari ini yang begitu rahasia dan cermat direncanakan, dapat sampai diketahui oleh Pangeran Keempat yang sudah sejak awal diwaspadai oleh Kaisar Ji Xingyun. Ternyata semua ini perbuatan Zhao Xueyan. Tidak heran Ye Wushuang terkejut perjalanannya keluar istana begitu lancar. Ternyata wanita itu sudah diam-diam menyiapkan penyergapan.


Bagus sekali, Zhao Xueyan. Meski Qin Ruchen bisa membuat rencana dengan keji, dia tidak pernah turun tangan terhadap Zhao Xueyan. Bahkan saat dirinya keluar dari Istana Dingin, Qin Ruchen terus bersabar dan mengalah. Meski sudah sejak lama Qin Ruchen tidak menjadi ancaman bagi Zhao Xueyan, tetap saja Zhao Xueyan tidak memberikannya satu jalan untuk bertahan hidup. Hal yang lebih kejam lagi, semua ini bahkan sampai melibatkan Yuya yang baik hati dan polos.


__ADS_2