Permaisuri Dibalik Cadar

Permaisuri Dibalik Cadar
Bab 342 Hati Yang Setia


__ADS_3

Hello! Im an artic!


Melihat tulisan di surat tersebut, kaisar Zhaolie langsung membukanya dengan cepat. Setelah membaca surat berisi 10 baris tersebut, dia mengepalkan tangannya, dan mukanya pun menggelap.


Liu Yuan ketakutan melihat ekspresi kaisar, “Kaisar……bagaimana?”


Hello! Im an artic!


“Liu Yuan, jelas-jelas surat ini ditulis oleh tuan putri Liqing, kenapa kamu bilang ditulis oleh putra mahkota Funing?” teriak kaisar Zhaolie terhadap Liu Yuan.


Rasa rindu Liqing terhadap dirinya, dan sumpah tidak akan menikah dengan orang lain yang tertuang di dalam surat tersebut membuat hati kaisar Zhaolie sakit.


Benar, banyak orang dari negeri Beifeng yang menolak Liqing menikah dengan orang Kangqing, tapi dia tetap menunggu dirinya bertahun-tahun ini, bagaimana kaisar Zhaolie bisa menerima ketulusan yang sulit ditemukan ini?


Dahi Liu Yuan berkeringat, “Kaisar, saya juga takut kaisar akan ragu-ragu lagi, jadi saya memberikannya obat dan langsung meminta tuan putri Liqing……”


Hello! Im an artic!


“Kamu berani sekali!

__ADS_1


“Kaisar jangan marah, kaisar jangan marah, saya melakukan ini juga karena memiliki hati yang setia……”


“Kamu……”


“Kaisar……”


“Pergi!”


Di siang hari.


Di halaman belakang istana Fengyi, Qin Ruojiu sedang bersandar di atas kursi yang memiliki ukiran bunga.


Angin berhembus membuat rambutnya berterbangan dan terlihat sangat memikat.


Tapi rambutnya yang indah itu bukan apa-apa jika dibandingkan dengan mukanya. Di bawah paparan sinar matahari, muka dia terlihat sangat bersih dan cantik.


Tapi sayangnya rasa cemas yang terlihat di keningnya tidak bisa menghilang.


Dia melihat kejauhan dengan tatapan kosong. Dia sekarang seperti tumbuhan yang kehilangan nyawanya, seperti bunga yang indah tapi tidak terdapat hawa-hawa kehidupan.

__ADS_1


Di sisi satunya, ada langkah kaki dari beberapa dayang yang merusak ketenangan di halaman.


Walaupun kecil, tapi suara mereka bisa terdengar dengan jelas, “Afang, kamu sudah dengar belum? Sepertinya pemimpin di istana ini akan diganti!”


Suara satu orang lainnya yang kebingungan juga ikut terdengar, “Oh ya? Apa jangan-jangan permaisuri?”


“Ya, selain permaisuri, siapa lagi?”


“Eh, apa jangan-jangan yang kalian bicarakan ini adalah tuan putri Liqing dari negeri Beifeng itu?”


“Iya, aku dengar-dengar kaisar mungkin akan mengganti yang lama dengan yang baru!”


Muka Qin Ruojiu yang mendengar itu semua akhirnya terlihat sedikit pahit, tapi setelah beberapa saat mukanya kembali menjadi tenang. Itu semua bukannya sudah diprediksi dari dulu? Atau di hatinya yang paling dalam, dia merasa kaisar tidak akan sekejam itu.


“Bukannya beberapa saat yang lalu kaisar dan permaisuri masih bermesraan? Kenapa tiba-tiba kaisar mau menikahi tuan putri Liqing dari Beifeng?”


“Siapa yang tahu, kamu lihat saja muka permaisuri sekarang, seharian mukanya selalu terlihat cemas, bisa dilihat dia sudah dibuang oleh kaisar. Istana Fengyi sepertinya akan berubah menjadi istana yang dingin seperti yang dibilang oleh banyak orang!”


“Jangan bicara seperti itu, permaisuri adalah wanita yang paling cantik yang pernah aku temui.”

__ADS_1


“Cantik apa gunanya? Memangnya kaisar kekurangan wanita cantik? Setelah dilihat berkali-kali juga akan bosan. Apalagi aku dengar orang lain bilang tuan putri Liqing juga sangat cantik. Pantas saja kaisar akan membuang permaisurinya yang sekarang demi dia.”


__ADS_2