
Dia tertegun dan sedikit marah, lalu mengepalkan tangannya dan bertanya, “Ada apa ini?”
Muka Tabib Liu yang ada di sana pun langsung pucat pasih. Dia berlutut di depan Kang Yong dan berkata dengan nada terputus-putus, “Kaisar, Selir Mulia keguguran ….”
“Apa?”
“Karena dia kehilangan begitu banyak darah, dia keguguran.”
Kang Yong pun terlihat sangat marah dan kecewa setelah mendengar kabar ini. Meskipun dia sama sekali tidak mencintai Yuanran, tetapi anak yang meninggal itu adalah darah dagingnya sendiri. Sebagai ayah dari anak itu dan sebagai orang paling hebat di Negeri Kangqing, dia tidak sanggup menyelamatkan anaknya ini.
“Coba kamu katakan sekali lagi….” Kang Yong melihatnya dengan tatapan yang kejam dan penuh amarah lalu berkata, “Mana anakku?”
Tabib Liu tahu saat ini Kaisar sedang marah besar, kalau saja dia salah bicara, mungkin nyawanya ini pun bisa lenyap.
__ADS_1
Benar, anak yang dilahirkan ini adalah anak Kang Yong. Satu-satunya darah daging Kaisar.
“Ka … kaisar … aku benar-benar tidak berdaya. aku tidak dapat menemukan penyebabnya, aku hanya tahu kalau anak di dalam kandungannya tidak bisa diselamatkan karena Selir Mulia kehilangan banyak darah. Sekarang, Selir Mulia sedang dalam keadaan kritis, kalau kita masih belum bisa menemukan penyebabnya, aku khawatir….”
Berbicara sampai di sana, Tabib Liu pun tidak berani melanjutkannya lagi dan hanya menundukkan kepalanya dan terus berlutut meminta ampun pada Kaisar.
Melihat anaknya sudah tidak ada dan Yuanran juga dalam keadaan kritis, Kang Yong langsung berjalan cepat ke depan kasur dan menatap orang yang sudah rapuh bagaikan kertas itu dengan tatapan tidak berdaya.
“Yuanran, kamu kenapa? Cepat bangun!” Kang Yong pun memeluknya dan terlihat begitu sedih. Yuanran bukanlah selirnya yang paling cantik, tetapi itu sangat lembut, baik hati dan paling pengertian pada orang lain.
Karena itulah dia memilih Yuanran sebagai selir untuk melahirkan anaknya. Tapi dia tidak menyangka, akhirnya akan menjadi seperti ini.
Zhao Yuanran pun membuka matanya dengan perlahan dan terlihat begitu menderita dan tidak berdaya.
__ADS_1
Lalu Yuanran pun menggenggam tangan Kang Yong lalu berkata dengan nada lembut, “Kaisar, ini salah aku … ini semua salahku … aku tidak bisa melahirkan anak Kaisar, aku benar-benar minta maaf ….”
Zhao Yuanran tidak bisa menahan kesedihan lagi dan langsung menangis di pundak Kang Yong. Benar, anak, anaknya itu adalah harapan seumur hidupnya, anaknya adalah bentuk cintanya pada Kaisar Zhaolie dan itu juga adalah bentuk kepercayaan Kaisar Zhaolie padanya. Tetapi kali ini, tanpa gejala apa-apa, dia kehilangan semuanya. Rasa sakit yang dia alami sekarang ini membuatnya snagat menderita.
Mengingat Yuanran yang begitu taat dan selalu melakukan apa yang diperintahkannya di masa lalu, ditambah dengan air mata yang mengalir di pipinya saat ini, tatapan matanya yang tidak berdaya dan putus asa itu membuat Kangyong merasa iba dengannya. Dia pun memeluknya dengan erat lalu menenangkannya dengan lembut, “Tidak apa-apa, tidak apa-apa. Kita masih bisa punya anak di masa depan, jangan sedih lagi.”
“Tidak … Kaisar, aku akan membalaskan dendam anakku, aku tidak akan membiarkan hal ini begitu saja… Ia bahkan belum sempat melihat ayah dan ibunya. Aku benar-benar tidak rela ….” Selesai Zhao Yuanran berbicara, dia pun menarik nafas dalam-dalam, badannya mulai terasa lemas dan pingsan.
“Aku berjanji, aku pasti akan mengambil nyawa si pembunuh itu. Yuanran, apa kamu mendnegarku? Aku pasti akan mengambil nyawa si pembunuh itu. Aku akan membuatnya membayar sepuluh kali lipat dari apa yang sudah dia perbuat. Cepat bangun, jangan tidur lagi….”
Melihat wanita yang ada di dalam pelukannya itu tidak menjawabnya, Kang Yong pun merasa semakin sedih dan marah. Kang Yong pun memeluk dan terus menggoyang tubuhnya, enggan melepaskannya. Yuanran adalah wanitanya, tentu saja dia tidak boleh membiarkannya pergi.
“Kaisar, jangan mengguncang tubuh Selir Mulia lagi, tubuh Selir Mulia sudah sangat lemah, jangan memperlakukannya seperti itu ….”
__ADS_1