
Hello! Im an artic!
“Orang dingin?” Tuyang membeku sejenak lalu tersenyum tipis: “Jiu’er, apa kamu sedang membicarakan Ye Ming? Dia punya urusan yang harus dilakukan, normal jika terkadang dia menghilang selama beberapa hari.”
“Bukankah dia adalah orangmu? Kamu mengirimnya padaku sebagai pengawal, bukankah dia seharusnya memberitahuku ke mana dia pergi?” Qin Ruojiu mengerucutkan bibirnya, ada sedikit rasa tidak senang di wajahnya. Orang dingin itu benar-benar bukan pengawal yang bertanggung jawab!
Hello! Im an artic!
“Dia tidak bisa dikatakan adalah orangku.” Tuyang berpikir sejenak dan berkata menjelaskan: “Aku menyelamatkannya dan dia ingin membalas budi padaku, jadi aku memintanya untuk melindungimu, hanya begitu saja, identitasnya itu tidak sederhana, kamu tidak akan terlalu keberatan bukan!”
“Identitas? Identitas macam apa yang dia miliki?” Tanya Qin Ruojiu, orang itu jarang berbicara tapi haus darah dan dingin, begitu mengintimidasi, benar-benar tidak tahu identitas apa yang dia miliki, apa dia adalah pembunuh gelap?
__ADS_1
“Ini… dia akan memberitahumu nanti!” Tuyang tidak ingin berkata lebih banyak.
Tuyang menolak untuk mengatakan jadi Qin Ruojiu juga tidak lagi bertanya, Qin Ruojiu berpikir, setiap orang pasti memiliki beberapa rahasia, mungkin Ye Ming juga seperti itu, mungkin dia memiliki begitu banyak masa lalu yang tak bisa diungkapkan.
Hello! Im an artic!
Di malam hari, ketika Qin Ruojiu sedang berbaring di sofa, dirinya mendengar suara “desis” samar, awalnya Qin Ruojiu tidak peduli, tapi tiba-tiba dirinya merasakan tangannya yang terulur itu terasa dingin seakan ada sesuatu yang licin, mata Qin Ruojiu tiba-tiba terbuka, menyibakkan selimut dan langsung meloncat bangun dari ranjang.
Seekor ular hijau sedang mengangkat kepalanya yang berbentuk segitiga, mata merahnya itu sudah seperti dua tetes darah, ular itu sedang menatap Qin Ruojiu.
Ular hijau kecil itu kembali mendesis dan menjurlurkan lidah merahnya, tapi ular itu tidak bergerak maju, tubuh Qin Ruojiu sudah menegang, bahkan Qin Ruojiu tidak berani untuk menarik nafas dengan kencang, Qin Ruojiu dan ular itu saling bertatapan seperti itu.
__ADS_1
Pada saat ini, suara ketukan terdengar dari luar pintu, suara serak seorang pria kemudian terdengar: “Xiao Jiu, Xiao Jiu, apa kamu sudah tidur?”
Ye Ming! Ye Ming ada di luar.
Kegembiraan dan harapan seketika muncul di mata Qin Ruojiu, dia bergegas melirik ke arah pintu yang tertutup, kemudian mengalihkan pandangannya kembali ke ular hijau kecil itu, Qin Ruojiu sedang berpikir, jika dirinya berteriak meminta bantuan, maka apa ular hijau kecil ini akan menyerangnya?
Kang Yong di luar pintu sudah merasakan ada sesuatu yang tidak beres, Qin Ruojiu mudah terbangun ketika tidur, sedikit kebisingan saja sudah dapat membangunkannya, Kang Yong mendengar Tuyang berkata bahwa Qin Ruojiu baru saja datang pulang, jadi tidak mungkin dia tertidur begitu cepat bukan? Apa mungkin ada sesuatu yang terjadi?
Memikirkan hal ini, Kang Yong tidak ragu lagi dan langsung menendang pintu hingga terbuka.
Suara “brakk” terdengar, ular hijau kecil di ranjang itu ketakutan, seketika langsung menegakkan tubuhnya, menolehkan kepalanya ke arah Kang Yong yang masuk ke dalam, kemudian ular itu merangkak turun ke lantai di sepanjang pilar ranjang dengan sangat cepat, ular itu ingin menyerang Kang Yong.
__ADS_1
“Ye Ming, hati-hati, ular itu berbisa!” Untungnya Qin Ruojiu meninggalkan lilin kecil yang menyala dikarenakan dirinya takut gelap, pada saat ini Qin Ruojiu melihat ular hijau itu sedang menyerang ke arah pengawalnya, Ye Ming, Qin Ruojiu kemudian panik dan berteriak dengan kencang!
Bagaimana mungkin Kang Yong berpikir akan diserang oleh ular berbisa begitu dirinya membuka pintu, jadi Kang Yong langsung mengangkat kakinya untuk menendang.