Permaisuri Dibalik Cadar

Permaisuri Dibalik Cadar
Bab 160 Kebahagiaan Ini Datangnya Terlalu Cepat


__ADS_3

Kaisar Zhaolie melepaskannya dan berkata: “Jijik?” dia tersenyum, “Kamu adalah permaisuri aku, bagaimana mungkin aku jijik dengan kamu? Aku hanya tidak mau kamu menutupi sesuatu, jadi aku mau melihat kamu!”


Ucapan dia memang sangat menyentuh, tapi Qin Ruojiu tetap berkata: “Tapi…… aku sangat jelek, kamu……”


“Aku sudah bilang, kamu milik aku, tidak peduli kamu seperti apa, kamu tetaplah milik aku! Mungkin aku pernah salah paham dengan kamu, tapi sekarang aku sudah bilang aku akan melindungi kamu, aku akan membuat kamu menjadi wanita yang paling bahagia di dunia ini!” ucap kaisar Zhaolie dengan serius.


Qin Ruojiu menarik nafas dalam-dalam. Memang, kebahagiaan ini datangnya terlalu cepat, jadi dia sama sekali tidak memiliki persiapan sama sekali.


Kaisar Zhaolie menggenggam tangannya erat-erat. Rasa hangat dari tangan itu mengalir ke dalam hatinya.


Dia menutup matanya mendengar suara detak jantung kaisar Zhaolie yang kencang, setelah beberapa saat Qin Ruojiu baru memanggilnya, “Kaisar……”


Setelah beberapa saat……


Kaisar Zhaolie baru melepaskannya dan menatapnya, “Baiklah, sekarang kamu sudah puas, sudah bisa membuatkan makanan untuk aku belum? Aku sudah sangat lapar.”


Qin Ruojiu menganggukkan kepalanya, “Kaisar, kamu tunggu aku, aku akan masak dengan cepat!”


Melihat Qin Ruojiu pergi, mata kaisar Zhaolie terlihat menyesal.


Benar, kalau sekarang orang yang bicara kepadanya itu adalah Liqing, maka semuanya ini akan seindah apa?

__ADS_1


Di dalam istana Qingyi……


Zhao Yuanran sedang bersandar di kursinya sambil disuapi obat oleh dayang di sebelahnya. Matanya tertuju kepada wanita berbaju merah yang berpenampilan seksi.


Melihat Zhao Yuanran sedang terlihat lemas, wanita berbaju merah itu mendekatinya, “Wah, selir mulia, obat itu sangat pahit kan, aku cium baunya saja sudah tidak kuat, kenapa kamu masih bisa meminumnya?”


Mendengar itu, Zhao Yuanran mendorong tangan dayang yang ada di sebelahnya, lalu dia melihat Su Zhen’er dengan tegar, “Kenapa? Kamu datang untuk menertawakan aku? Kalau benar, mungkin kamu sudah melakukannya, kamu pergi saja!”


Setelah bicara, dia membuang mukanya.


Su Zhen’er tertawa, “Bagaimana mungkin aku datang untuk menertawakan kamu, aku datang untuk berdiskusi dengan kamu.”


“Memangnya ada sesuatu yang perlu kita bicarakan?”


Zhao Yuanran sama sekali tidak peduli, “Oh ya?”


“Tentu saja!” jawab Su Zhen’er dengan bangga.


“Siapa?”


“Qin Ruojiu!”

__ADS_1


Satu nama ini membuat Zhao Yuanran tercengang.


Nantikan bab selanjutnya besok Bab 161 Membuat Rencana Dengan Kamu


“Kenapa? Kamu mau melawan dia?” Zhao Yuanran melihat wanita seksi ini dengan bingung.


Su Zhen’er hanya tersenyum tanpa bicara apa-apa, dia melambaikan tangannya, semua dayang langsung keluar dari ruangan.


Setelah hanya tersisa mereka berdua di dalam ruangan, dia baru berkata: “Selir mulia bukannya sudah melakukannya terlebih dahulu?”


“Kamu bicara apa?” teriak Zhao Yuanran.


Su Zhen’er tertawa, “Di sini hanya ada kita berdua, kamu takut apa. Kemarin kamu sudah berani bertarung dengan mengorbankan nyawa kamu sendiri, memangnya kamu masih ada kekhawatiran apa?”


“Kamu……”


“Kamu jangan khawatir dengan aku, aku hanya mau membuat rencana bersama kamu.”


“Rencana?”


Su Zhen’er berkata: “Benar, wanita itu bukan wanita yang baik, dia adalah penyihir, kamu pasti paham!”

__ADS_1


Zhao Yuanran kebingungan, “Maksud kamu?”


__ADS_2