
Qin Ruojiu mengangguk, “Aku sudah kenyang, suruh Yan’er dan Xiao Huan membereskannya.”
Lu’Er juga merasakan kejanggalan dari Qin Ruojiu, “Apakah Permaisuri sedang memikirkan masalah Selir Lan?”
Qin Ruojiu membalikkan badan, “Kamu mendengar semuanya?”
Lu’Er mengangguk ketakutan, “Maaf. aku mengetahui sifat Selir Lan, dia tidak akan makan di sini tanpa alasan tersembunyi.”
Qin Ruojiu pun mengangguk, “Iya, memang begitu.”
“Apakah dia dan Permaisuri telah mencapai kesepakatan bersama?”
“Tidak, aku menolak penawarannya.”
__ADS_1
Lu’Er pun mencibir, “Pantas saja Selir Lan terlihat marah saat pergi.”
“Iya, kata-kataku tadi sepertinya terlalu kasar.”
“Kenapa Permaisuri Permaisuri bicara seperti itu tadi? aku rasa Selir Lan pasti ingin bekerjasama dengan Permaisuri, agar ia bisa mendapatkan dukungan dari Permaisuri, tapi ini juga bisa memperkokoh posisi Permaisuri saat ini.”
Qin Ruojiu menggelengkan kepala, “Kamu tidak paham. Walaupun keadaanku di dalam istana ini terancam, tapi ayahku sudah berpesan padaku, untuk tidak menindas orang lain hanya karena statusku adalah sebagai Permaisuri. Memang ada baiknya memiliki kekuatan di dalam istana, tetapi Selir Lan juga bukanlah wanita biasa. aku rasa, ia bahkan lebih mengerikan dari Selir Zhen dan Selir Mulia Zhao.”
Qin Ruojiu menunduk dan menahan air matanya, “Selir Mulia Zhao sudah mengandung anak Sang Kaisar, tetapi dia tidak sombong, dan tidak angkuh padaku, berarti dia bukanlah wanita ambisius yang suka berebut. Jika aku tidak melanggar teritorialnya, dia tidak akan mencelakakanku. Sedang Selir Zhen memang suka berebut kasih sayang dan suka pamer, tetapi pemikirannya tidak begitu teliti dan dalam. Dia merasa bahwa dirinya yang paling banyak mendapat perhatian dari Sang Kaisar, sehingga dia meremehkan semua orang, dia menganggap jika dia bisa melayanin Yang Mulia Kaisar dengan baik, maka seluruh istana ini akan menjadi miliknya. Dia sudah merasa semua ini adalah miliknya, maka dia tidak akan cari masalah denganku, Lagi pula dia juga tahu bahwa Yang Mulia Kaisar tidak menyukaiku.”
“Masuk akal!”
“Sedangkan Selir Lan, dia memang tidak begitu diprioritaskan oleh Yang Mulia Kaisar, tetapi ia memiliki siasat yang cukup dalam. Dia sudah mengadu domba kami semua secara tidak langsung, kemudian berpura-pura menjadi pihak yang baik. Dia mengajakku bekerjasama , bukan untuk membantuku, tetapi untuk memanfaatkanku dan memusnahkan kedua musuhnya itu. Setelah siasatnya berhasil, dia akan mengungkapkan semuanya, Yang Mulia Kaisar yang marah besar akan menghukum mati diriku. Dia akan menjadi pemenang terakhir. Jika aku bekerja sama dengannya, berarti aku menyerahkan jiwaku kepada iblis.”
__ADS_1
“Ternyata Permaisuri sudah melihat semuanya dengan jelas!” Lu’Er menatapnya dengan terkejut. Permaisuri di hadapannya ini terlihat lemah lembut dan pendiam, tapi siapa yang meyangka, ia adalah wanita yang benar-benar cerdas.
Walaupun di mata orang lain, Permaisurinya ini adalah siluman membawa malapetaka, ahli dalam ilmu sihir, tetapi Lu’Er sudah tidak berpikiran demikian. Dari kata-katanya tadi, dia sudah bisa merasakan keramahan hati Permaisuri, bahkan matanya tidak dibutakan oleh kekuasaan.
“Lu’Er, ada beberapa orang yang tidak boleh dijadikan teman, karena begitu mereka menjadi temanmu, kamu akan menyadari bahwa orang itu ternyata lebih berbahaya daripada musuhmu, Selir Lan adalah salah satunya. Dengar-dengar, ia belum lama memasuki istana, tapi ia sudah diberi gelar selir oleh Yang Mulia, berarti siasatnya, sudah melebihi wanita biasa.”
“Benar kata Permaisuri.
“Sedia payung sebelum hujan, jangan pernah menyinggung Selir Lan.”
“Baik, Permaisuri. aku juga akan berusaha menghindari orang-orang Selir Lan.”
“Baguslah kalau kamu paham!”
__ADS_1