
Hello! Im an artic!
Ayah pernah berkata, jika seorang pria rela mencintaimu maka dia tidak akan peduli apa rupamu itu cantik atau jelek, dia hanya akan mencintai hatimu.
Sejak awal memasuki Istana, wajahnya ditutupi cadar hitam, Kaisar tidak mencintainya dan selalu menyulitkan serta menyiksanya.
Hello! Im an artic!
Kemudian ketika Leng Bingxin mengira Kaisar benar-benar sangat menyukainya, dirinya baru tahu bahwa yang membuat Kaisar terobsesi itu tidak lebih dari parasnya yang cantik belaka.
Begitu berhasil mendapatkan, sekali sudah bosan, maka dia bisa membuangnya begitu saja seperti membuang selembar kertas.
Karena itu, bagi Leng Bingxin sekarang, memang benar bahwa orang yang memiliki paras cantik itu berumur pendek. Dibanding berumur pendek maka lebih baik berumur panjang dan hidup dengan tenang, itu sudah cukup.
Dirinya yang sekarang sangat tenang dan juga stabil. Terkadang ketika menghadapi tatapan mata yang menatapnya dengan aneh, dirinya bisa menghindari atau bisa mengabaikannya.
Hello! Im an artic!
__ADS_1
Yang terpenting adalah dirinya bebas, dirinya tidak perlu khawatir akan dijebak oleh orang lain dan hidup dalam ketakutan, dirinya juga tidak perlu dengan sengaja membatasi kebebasannya sendiri demi pria itu. Tidak perlu lagi ketakutan dan merasa hampa akan masa depan.
Ziyue belum pernah melihat mata seseorang yang bisa begitu sedihnya. Tampilan Leng Bingxin yang seperti itu seakan dibebaskan dari lautan penderitaan setelah menderita selama ratusan tahun.
Bagaimana bisa seorang wanita memiliki tatapan mata seperti itu? Seakan sudah dengan jelas melihat debu dunia dan juga seakan sudah melompat keluar dari jalur.
Tidak ada warna lain di tatapan matanya itu kecuali kedinginan.
Untuk pertama kalinya, Ziyue merasa dirinya sepertinya meremehkan wanita ini.
Ziyue berpikir Leng Bingxin hanya dengan sengaja bersikap misterius dan dengan sengaja berpura-pura belaka.
Jadi Ziyue sekali lagi berkata dengan sinis: “Huh, lukamu begitu dalam, bahkan jika membubuhkan obat dan dibalut dengan kasa juga tidak mungkin akan sembuh. Bahkan jika sembuh pun pasti akan ada bekas luka sepanjang jari telunjuk., para pria juga akan menghindar saat mereka melihatmu dari kejauhan di kemudian hari!”
“Bagaimana bisa hidup hanya demi pria? Bukankah itu terlalu menyedihkan?” Leng Bingxin sedikit mengangkat tatapan matanya, ada kilatan meremehkan dan juga penghinaan yang muncul di tatapan matanya.
Wajah Ziyue tersipu, menghembuskan napas pelan dan berkata: “Kamu… apa maksudmu? Bukankah wanita hidup demi pria? Apa kamu tidak ingin menikah dengan pria yang baik? Pria baik seperti Pangeran? Atau pria yang memiliki kekuasaan besar seperti Kaisar?”
__ADS_1
“Haha…”
Leng Bingxin tidak berbicara tapi hanya tertawa, tapi tawa itu masih terdengar sedih, tawa yang terdengar semakin sedih ketika menembus malam yang sunyi.
Ada setetes air mata di matanya, tapi air mata itu tidak menetes jatuh dan pada akhirnya kembali ditenggelamkan lagi oleh Leng Bingxin.
Jelas-jelas wanita di hadapannya ini adalah monster jelek yang cacat, jelas-jelas wanita di depannya ini hanyalah pengemis bau yang dipungut oleh Pangeran.
Tapi mengapa ketika Ziyue melihat sepasang mata yang jernih dan dingin itu, dirinya malah merasakan perasaan rendah diri dan juga kedinginan yang tak bisa diungkapkan?
Ziyue yang tidak bisa menghadapinya, pada saat itu langsung mengulurkan satu tangannya untuk menarik tangan Leng Bingxin, menyerahkan nampan teh yang dibawanya tangan kirinya ke tangan Leng Bingxin dan berkata: “Huh, apa menurutmu kamu begitu hebat? Atas dasar apa kamu menertawakanku? Kamu hanyalah gadis jelek yang dipungut dan dibawa pulang oleh Pangeran. Tugas menyajikan teh seperti ini bukan tugasku, seharusnya tugas ini dilakukan oleh orang sepertimu!”
Leng Bingxin tidak berbicara sepatah kata pun, hanya memegang nampan teh di tangannya dengan erat, menatap Ziyue tanpa berbicara. Hanya ada sentuhan simpati yang terasa tidak asing di tatapan matanya.
Ziyue tidak ingin lagi melihat tatapan mata seperti itu, dirinya tumbuh dengan melihat tatapan mata seperti ini sedari kecil. Setelah dirinya menjadi penari populer di ” YinXiangTang” pada usia 14 tahun, tidak ada yang berani melihatnya seperti itu lagi.
Tidak disangka 5 tahun kemudian di hari ini, masih ada orang yang menatapnya seperti itu, dan lagi orang itu adalah seorang wanita yang derajatnya jauh lebih rendah dibanding darinya.
__ADS_1