Permaisuri Dibalik Cadar

Permaisuri Dibalik Cadar
Bab 170 Tidak Tulus Mencintainya


__ADS_3

“Aku cuman mau tahu, Kaisar kamu pernah lihat wajah Ruojiu yang sebenarnya tidak?” Ketika berbicara sampai di sana, di dalam mata Kang Yin terlihat perasaan perih dan sedih.


Kaisar Zhaolie pun terkejut dan membeku seolah pikirannya berhasil dibaca oleh orang lain. Kemudian dia berkata dengan kesal, “Heng, wanita itu selalu memakai cadar, bagaimana aku bisa melihat wajah aslinya.”


Mendengar itu, tatapan mata Kang Yin pun langsung berubah semakin dingin dan nada bicaranya juga terdengar dingin, “Aku nggak percaya kamu nggak pernah lihat wajah aslinya. Kalau tidak kenapa kamu bisa memperlakukannya seperti pengganti Li Qing?”


“Jaga perkataanmu itu!” Kalimat yang dilontarkan Kang Yin itu seolah langsung menusuk ke dalam luka yang ada di dalam hati Kaisar Zhaolie. Kaisar Zhaolie pun langsung memarahinya dan melihatnya dengan tatapan kesal dan marah. Tangannya itu pun dikepal dengan erat dan langsung diletakkan di atas dokumen.

__ADS_1


Li Qing …. dia adalah wanita cantik dan suci yang sudah terpendam di dalam hatinya selama bertahun-tahun. Kaisar cinta padanya. Sudah berapa kali dia bermimpi tentang wanita ini. Dia menggenakan gaun berwarna putih bagaikan seorang malaikat yang turun dari surga yang tersenyum padanya, tetapi dia juga menangis di depannya. Wanita itu seolah sedang marah padanya, kenapa dia menikahi wanita lain dan bukan dirinya?


Benar, dia tidak mengizinkannya, dia tidak mengizinkan siapapun menjadi pengganti wanita ini. Tidak peduli Qin Ruojiu … mau secantik dan sesuci apapun dia, tetapi dia tetap tidak bisa menggantikan wanita ini di dalam hatinya.


Melihat tatapan mata Kaisar Zhaolie yang marah dan terkejut seperti itu, Kang Yin pun tersenyum dingin dan berkata, “Yang aku bilang itu benar bukan, kamu pernah melihat wajah aslinya. Kaisar, anda jangan bohong padaku. Mungkin dia tidak tahu, tetapi aku tahu jelas kebaikan kamu padanya belakangan ini hanya untuk melampiaskan kerinduan kamu terhadap Li Qing dan kamu tidak tulus mencintainya bukan?


Dia berkata, “Tidak ada orang yang bisa menggantikannya. Kaisar tidak mengizinkan anda membandingkan dia dengan wanita lain.” Karena, tidak ada orang yang pantas menggantikannya!

__ADS_1


Setelah mendengar perkataan Kaisar Zhaolie, Kang Yin pun terdiam sebentar lalu menatap Kaisar dengan tatapan dingin dan berkata dengan datar, “Hanya karena dia adalah ratu yang sudah ditakdirkan dari lahir dan anda tidak dapat menikahi Putri Li Qing, wanita yang anda cintai. Maka dari itu, kamu selalu memperlakukannya dengan kejam dan selalu berprasangka buruk padanya. Semua yang kamu lakukan ini nggak salah. Tetapi, kamu pernah pikir tidak? Wanita ini juga nggak ada salah apa-apa. Apakah kamu pernah mendengar pilihan yang dia inginkan? Apakah dia suka dengan posisi yang anda berikan padanya ini? Tidak, kamu tidak pernah melakukan itu. Sejak dia masuk ke dalam istana, hidupnya langsung dihancurkan olehmu.”


Kata-kata yang dikatakan Kang Yin itu langsung membuat Kaisar Zhaolie tercengang dan sekujur tubuhnya bergetar. Dia pun mengalihkan tatapan matanya yang dingin itu ke arah lain lalu menarik nafas dalam-dalam dan berkata, “Kaisar tidak pernah buat salah apa-apa!”


Kang Yin pun tertawa dingin dan melihat Kaisar Zhaolie dengan tatapan intimidasi dan menghina. Ini adalah pertama kali Kang Yin bersikap seperti ini padanya. Pria yang ada di hadapannya ini adalah kakaknya yang sudah dia anggap sebagai ayahnya sendiri.


“Benarkah? Kamu sudah membuatnya menderita, menyiksanya, mempermalukannya berapa kali? Memaksanya sampai dia terpaksa memukul anak yang ada di perutnya sendiri. Dalam waktu beberapa bulan itu, dia disiksa olehmu sampai tidak seperti manusia lagi. Ada begitu banyak penderitaan dan rasa sakit yang tidak bisa dia katakan keluar. Bahkan dia takut untuk mengatakannya keluar karena dia takut menyusahkan orang lain. Maka dari itu dia hanya bisa memilih untuk menahan semua penderitaan itu sendirian.

__ADS_1


Sedangkan kamu, di saat kamu benci dengannya, kamu bisa menyiksanya dan mempermainkannya tanpa henti sesukamu. Tetapi, ketika kamu terkejut dan terpesona dengan kecantikannya, kamu juga bisa menganggapnya sebagai salah satu dari impian anda. Namun semua kebaikan yang kamu berikan padanya saat ini hanya sebuah kebohongan, semua yang kamu lakukan itu hanya sekedar untuk memuasi dirimu sendiri saja!” Ketika berbicara sampai di sana, di dalam mata Kang Yin terlihat tatapan mata yang sangat dingin dan tidak berperasaan. Dia seolah mengatakan semua ini dengan nada acuh tak acuh dan tidak takut apa-apa. Tetapi di dalam dirinya, dia benar-benar bisa merasakan kepedihan itu.


__ADS_2