Permaisuri Dibalik Cadar

Permaisuri Dibalik Cadar
Bab 341 Kamu Seyakin Ini


__ADS_3

Hello! Im an artic!


“Aku sudah menikah, buat apa aku berpikir lagi!” kaisar Zhaolie yang sedang berdiri membelakangi Liu Yuan mengepalkan kedua tangannya.


“Menjawab kaisar, sekarang anda yang berkuasa, anda yang menentukan, jadi semuanya ini masih belum bisa dipastikan, asal anda menyetujui pernikahan kali ini, saya percaya Beifeng pasti tidak akan menyulitkan Kangqing lagi. Sebaliknya hubungan dua negeri ini akan kembali membaik seperti semula.”


Hello! Im an artic!


“Pernikahan?” mata kaisar Zhaolie terlihat senang saat mengatakan ini. Tapi setelah beberapa saat pandangan dia kembali menjadi kosong. Benar, dia selama ini menginginkan pernikahan ini, tapi kenapa tiba-tiba muncul bayangan muka seseorang yang pucat di dalam hatinya?


Liu Yuan menjawab: “Benar kaisar, walaupun sudah ada dua tuan putri Beifeng yang menikah, tapi Beifeng tetap mempertimbangkan hubungan kaisar dengan Beifeng di masa lalu. Karena tahu kaisar dulu memiliki hubungan yang baik dengan tuan putri Liqing, jadi mereka belum menikahkan tuan putri Liqing. Saya yakin kaisar mengerti maksud mereka!”


“Liqing……”

__ADS_1


“Benar kaisar, tuan putri Liqing. Sebenarnya dari dulu tuan putri Liqing seharusnya sudah menikah, sampai sekarang dia masih belum menikah karena masih memikirkan kaisar. Memangnya kaisar benar-benar tega menolak maksud baik dari tuan putri Liqing?”


Hello! Im an artic!


Liu Yuan pertama menjelek-jelekkan nama keluarga penyihir agar kaisar benci terhadap orang-orang mereka. Selanjutnya dia juga membawa-bawa tuan putri Liqing yang paling disukai oleh kaisar dengan alasan hubungan dua negeri, godaan sebesar dan seindah ini pasti tidak bisa ditolak oleh siapapun.


Tapi tidak disangka, kaisar Zhaolie tersenyum, “Liu Yuan, kamu berusaha sekeras ini untuk membuat aku senang, apa jangan-jangan kamu mau mendapatkan keuntungan?”


Sekarang walaupun Liu Yuan memiliki permintaan apapun, dia juga tidak mungkin menyebutkannya di saat ini, “Saya sudah bersumpah akan setia untuk kaisar, bahkan saya rela mati untuk kaisar, bagaimana mungkin saya berani melakukan itu?”


“Oh ya? Lalu kenapa kamu bicara seperti itu demi Beifeng, tujuannya apa?”


“Saya……tidak berani, saya hanya takut dua negeri ini berperang, nanti rakyat akan panik, perbatasan dua negeri ini juga akan menyedihkan lagi. Nanti yang diuntungkan bukan kaisar, juga bukan Beifeng, tapi orang lain yang menonton perperangan ini dari sebelah!”

__ADS_1


“Yang kamu bilang benar, tapi walaupun aku mau menikah, Beifeng belum tentu setuju. Bagaimanapun juga putra mahkota Funing adalah orang yang mengingat dendam, hinaan terakhir kali itu mungkin masih belum bisa dilupakan olehnya sampai sekarang!”


Melihat hati kaisar sudah mulai tergerak, Liu Yuan berkata dengan senang: “Kaisar, anda tidak perlu mengkhawatirkan ini. Walaupun putra mahkota Funing memang selalu mau membalas dendamnya, tapi dia juga adalah orang yang berprinsip. Kalau kaisar benar-benar mau menikah dengan tuan putri Liqing, nanti kalian adalah satu keluarga. Walaupun dia memiliki dendam yang sangat besar, dia juga pasti akan melepaskannya.”


Dengan datar kaisar Zhaolie berkata: “Kamu seyakin ini?”


“Benar, sebelum ini saya sebenarnya sudah membahas hal ini dengan putra mahkota Funing. Putra mahkota Funing juga berpikiran kalau kaisar mau menikah dengan tuan putri Liqing, maka semua dendamnya di masa lalu akan dilupakannya.”


“Pernah dibahas?”


“Benar, kalau kaisar tidak percaya, saya juga memiliki selembar surat, silahkan kaisar membacanya!” sambil bicara, Liu Yuan mengeluarkan selembar surat dari kantongnya.


Kaisar Zhaolie menatap dia beberapa saat, setelah itu dia baru mengambil suratnya.

__ADS_1


__ADS_2