Permaisuri Dibalik Cadar

Permaisuri Dibalik Cadar
Bab 332 Kenapa Kaisar Tidak Menyelidiki Dengan Jelas


__ADS_3

Hello! Im an artic!


Tatapan Qin Ruojiu tidak pernah lepas dari Kaisar Zhaolie. Qin Ruojiu tidak takut dirinya dijebak atau dihukum, hanya memfokuskan tatapan kecewa dan juga patah hatinya itu pada Kaisar Zhaolie. Pria yang dulu Qin Ruojiu pikir merupakan satu-satunya pria sandarannya, tapi sekarang malah menjadi orang yang paling tidak mempercayainya.


Haha, semua ini sungguh ironis, di mata Kaisar Zhaolie, apa dirinya begitu berhati sempit dan juga licik?


Hello! Im an artic!


Ketika suasana terasa agak kaku, tiba-tiba tidak tahu siapa berteriak dengan panik: “Kaisar … ada … di… di sini …”


Setelah kalimat itu diucapkan, semua mata tertuju pada tangan pelayan Istana itu.


Dia memegang gulungan di tangannya, wajahnya membeku karena panik. Di bawah tubuhnya merupakan ranjang empuk berpola phoenix emas milik Qin Ruojiu, selimut dan bantal di atas ranjang itu sudah berantakan, dan potret lukisan itu jelas ditemukan di bawah ranjang itu.


Kaisar Zhaolie mengabaikan wajah terpaku dan pucat Qin Ruojiu yang muncul dalam sekejap, mengalihkan tatapannya dengan kaku pada pelayan Istana itu.

__ADS_1


Hello! Im an artic!


“Kemarikan potret lukisan itu, aku ingin melihatnya lebih jelas!”


Ketika kata-kata itu selesai diucapkan, pelayan Istana itu berjalan dengan tergesa-gesa dan mengangkat gulungan itu dengan gemetar di atas kepalanya.


Kaisar Zhaolie mengambil potret lukisan di tangannya kemudian membukanya secara tiba-tiba.


Seketika dia begitu terkejut hingga telapak tangannya yang besar itu bergetar, seluruh tubuhnya melangkah mundur. Dan potret wanita yang paling disayanginya yang ada di tangannya itu juga terjatuh ke lantai.


Yang paling menakutkan adalah, selain wajah wanita yang sudah hancur dan tidak jelas itu, di bagian paling dasar noda darah tersebut, terdapat kata kematian yang terukir dengan darah.


Kata kematian itu berwarna merah cerah dan menusuk mata, di bawah pantulan cahaya terlihat semakin mencolok dan membuat hati orang menjadi takut.


Wanita yang paling dicintainya ini, sekarang malah dihina dan diinjak-injak seperti ini oleh orang lain, dan lagi menerima kutukan yang begitu kejam.

__ADS_1


Kaisar Zhaolie menatap ke arah lantai dengan dingin, berusaha menakan api amarahnya, berbalik setelah beberapa saat, menatap Qin Ruojiu dengan ekspresi jijik: “Bagaimana kamu ingin menjelaskan?”


Qin Ruojiu melihat potret itu, tidak ada jejak darah di wajahnya, tatapan matanya yang putus asa itu dipenuhi dengan rasa sakit, Qin Ruojiu lalu berkata: “Aku tidak tahu apa itu, aku juga tidak tahu kenapa benda itu ada di tempatku, aku tidak mengambil potret Putri Liqing, apalagi membuat potretnya menjadi seperti itu.”


Kaisar Zhaolie malah tersenyum dingin dan berkata: “Ini ditemukan di kamarmu, jika bukan dirimu, apa masih ada orang lain?”


“Tidak… Bukan aku yang melakukan hal itu, kenapa Kaisar tidak menyelidikinya dengan jelas?” Pada saat ini, Qin Ruojiu yang tahu bahwa memohon sama sekali tidak berguna hanya menatap lurus ke arahnya dengan tenang, ada sebersit tatapan menghina yang sengaja ditampilkan di tatapan matanya yang hitam jernih itu.


“Buktinya sudah jelas, apa lagi yang kamu inginkan?” Kaisar Zhaolie mengabaikan tatapan menghina Qin Ruojiu, dia hanya merasa wanita ini telah melakukan kesalahan tapi tidak hanya tidak mengakui tapi masih ingin menyangkal, pada saat itu Kaisar Zhaolie langsung mendekati Qin Ruojiu selangkah demi selangkah.


“Bukankah fitnah sering terjadi di Istana? Apa Kaisar tidak perlu menyelidikinya? Di Istana Fengyi ini, ada begitu banyak pelayan Istana yang datang dan pergi setiap harinya, jika ada orang yang ingin mencelakaiku, itu bukan hal yang tidak mungkin!” Demi mengembalikan kembali akal sehat Kaisar Zhaolie, Qin Ruojiu menatap dengan tegas saat dirinya berbicara.


Tapi Kaisar Zhaolie melihat tatapannya yang semakin menghina, dia semakin marah, untuk sesaat itu, dia begitu ingin mencabik-cabik wanita jahat ini.


“Benarkah? Kalau begitu kutanya padamu, menurutmu siapa pelakunya? Di harem ini, selain dirimu yang memiliki keberanian seperti itu, siapa lagi yang akan melakukan hal-hal yang membuatku marah?”

__ADS_1


Kaisar Zhaolie bertanya dengan dingin, wajah tampan itu sudah terdistorsi, benar-benar sudah seperti Iblis dari neraka, membuat orang yang melihatnya merasa sangat takut.


__ADS_2