Permaisuri Dibalik Cadar

Permaisuri Dibalik Cadar
Bab 192 Bagaimana Mungkin Suka Dengannya


__ADS_3

Jangan bahas karisma dan keanggunan yang ada di tubuhnya itu, cuman gaun yang dikenakannya saja sudah mampu menarik perhatian semua orang.


Qin Ruojiu tidak begitu akrab dengan mereka. Awalnya dia hanya kebetulan melewati tempat itu saja, tetapi siapa sangka Zhao Yuanran malah keluar menghalanginya lalu berkata sambil tersenyum, “Kakak, kebetulan sekali. Hari ini kamu juga hadir?”


Qin Ruojiu hanya menganggukkan kepalanya dengan lembut dan melihat sekilas ke arah mereka berdua. Tentu saja, mereka berdua melihatnya dengan tatapan tidak puas dan penuh dengan perasaan iri.


Dia masih belum lupa dengan kejadian yang terjadi di Paviliun Zhanyun waktu itu. Dia masih menyimpan rasa dendamnya sampai saat ini. Sampai sekarang, Qin Ruojiu masih bisa merasakan hawa dendam dari tubuh mereka. Meskipun dia berdiri lumayan jauh dari mereka berdua, tetapi dia masih bisa merasakan tekanan dari mereka berdua.


“Kakak, hari ini aku datang bareng Selir Zhen. Bagaimana kalau kita bertiga pergi bareng? Acara perjamuan istana akan segera dimulai, sebentar lagi kita akan terlambat!”

__ADS_1


Qin Ruojiu hanya menganggukkan kepalanya dengan lembut dan tidak mengatakan apa-apa. Lalu dia melihat ke arah Lu’er yang ada di sampingnya dengan perlahan. Lu’er pun melihat ke arahnya dan menganggukkan kepalanya.


Selir Zhen yang ada di sampingnya itu pun langsung berjalan ke arah mereka dan berkata dengan nada dingin, “Kakak Zhen, dia itu Ratu. Jalan bersama kita bukannya statusnya terlihat jadi rendah. Bagusan, kamu jalan sendiri saja!”


“Tidak mungkin, kakak bukan orang seperti itu, benar tidak Kak?” Zhao Yuanran melihatnya ke arahnya dengan tatapan tidak berbahaya sambil tersenyum. Tatapan matanya terlihat begitu yakin dan polos.


Qin Ruojiu tahu apa maksud pembicaraan mereka. Dia juga tidak banyak berpikir dan langsung berkata, “Asalkan kalian tidak keberatan berjalan dengan wanita jelek bercadar hitam, saya juga tidak bisa bilang apa-apa!”


“Benar juga, nggak ada apa-apa saja bisa membuat Kaisar tergila-gila seperti ini padanya. Benar-benar nggak tahu apakah dia itu benar-benar punya kelebihan yang luar biasa atau ada cara lain?”

__ADS_1


Mendengar Selir Zhen yang mengejeknya seperti itu, Qin Ruojiu hanya melihat ke arah Lu’er dengan datar lalu menganggukkan kepalanya. Kemudian dia menoleh ke arah Zhao Yuanran dan berkata, “Perjamuan istana sudah mau dimulai, sebagai seorang ratu yang diundang ke acara perjamuan itu, tentu saja saya tidak boleh telat. Orang yang datang terlambat itu akan menjadi bahan pembicaraan orang lain dan itu akan mencoreng nama baik Kerjaan Kangqing karena dinilai tidak beretika. Ratu pergi dulu, adik kalian cepatan sedikit.” Selesai bicara, Qin Ruojiu pun langsung membalikkan badannya dan berjalan pergi dan meninggalkan mereka berdua di sana.


“Heng, dasar penyihir. Apa hebatnya, aku pasti akan membuat Kaisar membunuhmu!” Su Zhen’er kesal melihat Qin Ruojiu yang acuh tak acuh dan meninggalkan mereka. Amarahnya yang ada di dalam hatinya itu pun meluap-luap. Dia menggertakkan giginya seakan dia harus menghabisi nyawa Qin Ruojiu.


Zhao Yuanran pun langsung memperingatinya, “Aku sudah bilang berapa kali sama kamu, jangan bicara begitu di depannya. Kalau saja dia melaporkan hal itu kepada Kaisar, memangnya kamu pikir kita berdua bisa hidup tenang?”


“Heng, wanita itu lebih rendah dari budak. Kalau bukan pakai cara mistis, bagaimana mungkin Kaisar bisa suka dengannya?”


“Kamu … sudahlah. Tidak usah bahas lagi, nanti selesai perjamuan baru kita bahas lagi.”

__ADS_1


Ketika Qin Ruojiu sampai di sana, Pangeran Funing dari Kerajaan Beifeng juga baru saja masuk, jadi dia masih belum terlambat.


Seluruh Aula itu dipenuhi dengan cahaya terang. Suasana di sana terlihat begitu terang seperti siang hari. Lentera istana pun dipasang di kedua sisi aula itu dan dipasang di sepanjang tangga menuju aula. Dekorasi kain berwarna merah juga menghiasi seluruh isi istana itu. Di setiap meja dihidangkan dengan arak dan buah-buahan.


__ADS_2