
Wajar saja, mana mungkin Su Zhen’er tidak menyebarkan kabar ini? Di istana, tidak ada yang namanya rahasia.
“Terima kasih Adik-adik. Lu’Er, simpan ini!”
“Baik, Permaisuri!”
“Permaisuri, ini adalah ginseng salju, jika dijadikan sup, bagus untuk melancarkan peredaran darah dan kecantikan kulit.”
“Masih ada ini, krim minyak bunga ratusan tahun, jika dioleskan ke bagian tubuh yang sakit, bisa menghentikan rasa sakit dan menghilangkan bekas, membuat kulit kembali cerah.”
Qin Ruojiu pun merasa berterima kasih kepada mereka. Setelah menyimpan semuanya, dia pun menyuruh seseorang untuk menyajikan kue-kue terenak di Istana Fengyi.
Zhao Yuanran mencicipnya, tetapi Selir Lan menolak mencicipinya. Katanya lambung dan ususnya sedang kurang sehat, sehingga ia tidak bisa makan.
__ADS_1
Tidak ada yang tahu ini jujur atau bohong, atau mungkin saja dia tidak mau mencicipi kue-kue itu karena takut diracunin Qin Ruojiu.
Karena wajahnya terluka dan ia tidak bisa banyak berbicara, Qin Ruojiu lebih banyak menjadi mendengarkan. Mulut Selir Lan terus bicara, tak berhenti, saat berbincang dengan Zhao Yuanran, entah mengapa, ia tiba-tiba menyinggung Su Zhen’er juga.
“Hem, wanita itu mentang-mentang mendapat kasih sayang Yang Muli Kaisar, dia bahkan tidak menghormati Permaisuri. Kita semua seperti saudara, Permaisuri adalah kakak kita juga. Bisa-bisanya ia mengadakan perjamuan di Paviliun Xiaoyang di saat Kakak sedang kurang sehat. Dia benar-benar keterlaluan.”
Usai berkata, Selir Lan pun mengambil teh di atas meja. Di saat bersamaan, dia pun terus melirik ke Qin Ruojiu dan Zhao Yuanran.
Zhao Yuanran yang merasa omongan Selir Lan memiliki maksud lain pun melirik ke Qin Ruojiu. Dia masih tidak mengenal Permaisuri ini, walaupun orang luar mengatakan dia adalah orang yang jahat, keji, kejam, tetapi sebelum melihat langsung, dia tidak akan ikut beranggapan seperti itu. Bagaimanapun juga, walaupun Permaisuri selalu memakai cadar, tetapi pandangan matanya yang jernih meninggalkan kesan bahwa dirinya adalah orang yang baik.
Qin Ruojiu tidak berkata apapun, Selir Lan pun menjadi kecewa.
Dalam hati, ia mengutuk Si Permaisuri ini bodoh, omongnya sudah begitu jelas, tapi Permaisuri masih saja tidak paham. Atau jangan-jangan, dia juga tidak berani menghadapi Su Zhen’er?
__ADS_1
Selir Lan terbatuk , kemudian mengalihkan sasaran ke Zhao Yuanran, “Haiya, tidak tahu kenapa Yang Mulia Kaisar terus meminta Su Zhen’er untuk melayaninya. Padahal siluman itu tidak Kak Yuanran. Dulu, Yang Mulia sangat menyayangi Kak Yuanran, sekarang Yang Mulia Kaisar malah tidak pernah menungjungi Istana Qingyi, aku rasa, pasti siluman rubah ini sudah menjelek-jelekkan Kakak Yuanran di hadapan Kaisar.”
Saat Zhao Yuanran lengah, Selir Lan malah mengalihkan target padanya.
Yuanran pun sedikit marah dan kesal, “Yuanran tidak melakukan kesalahan, mana mungkin Selir Zhen bisa menjelekkanku di hadapan Yang Mulia…”
“Oh ya? Selir Zhen kan suka bicara sembarangan. Kalau bukan karena dia, mungkinPermaisuri…”
“Selir Lan…”
Sebelum Selir Zhen bicara, Zhao Yuanran lebih dulu memotong pembicaraannya.
Entah sengaja atau tidak, Selir Lan ingin mendorong semua masalah ini kepada Su Zhen’er, dia sepertinya ingin kedua wanita yang lebih hebat dari dia ini melawan Selir Zhen.
__ADS_1
Begitu diingatikan Zhao Yuanran, Selir Lan pun sengaja menampar dirinya sendiri, seakan-akan ia menyesali perbuatannya.