Permaisuri Dibalik Cadar

Permaisuri Dibalik Cadar
Bab 801 Bagaimana Kabarnya?


__ADS_3

Hello! Im an artic!


Para pengawal yang mengikuti Pangeran Ping sedikit tidak tega ketika melihat wanita yang begitu cantik tersiksa seperti itu.


Hanya Ji Xingfeng saja yang masih bersikap seperti layaknya tidak ada apa-apa yang terjadi di sepanjang perjalanan, raut wajahnya sedingin es, sudah seperti gunung yang tertutup salju selama seribu tahun.


Hello! Im an artic!


Malam harinya, rombongan itu akhirnya berhenti. Setelah turun dari gerbong kereta kuda, Ye Wushuang seperti baru terbebas dari neraka. Menghadapi sekelompok pria yang kasar, Ye Wushuang yang seorang wanita lemah sama sekali tidak berniat untuk bergabung dengan mereka, Ye Wushuang meminum air dengan asal kemudian pergi ke suatu tempat yang agak jauh dari mereka untuk mencari sungai.


Untungnya, cahaya bulan sangat terang, dan di sekitarnya merupakan dataran rendah, jadi sama sekali tidak ada penghalang, Ye Wushuang lalu menemukan sebuah sungai.


Ye Wushuang berjongkok dan membasuh wajahnya dengan air sungai, air itu sedingin es, perasaan aneh ini benar-benar sulit untuk diungkapkan, seketika langsung menghilangkan kelesuan dan ketidaknyamanan di pagi hari.


Saat ini Ye Wushuang yang sangat bahagia segera melepas aksesoris rambutnya, membiarkan rambut panjangnya yang lebat itu tergerai.

__ADS_1


Hello! Im an artic!


Selama beberapa hari ini mereka terus menerus melakukan perjalanan, sekujur tubuhnya sudah dipenuhi dengan debu. Karena Ye Wushuang tidak nyaman untuk mandi maka dirinya hanya bisa mencuci rambutnya.


Ketika tetesan air yang dingin mengenai kepalanya, Ye Wushuang bersenandung dengan riang sambil mencuci rambut indahnya. Saat ini, mungkin merupakan saat yang paling santai dan nyaman baginya dalam beberapa hari ini, Ye Wushuang benar-benar sangat menghargainya.


Di sisi lain, sosok bayangan tinggi dan tegap yang buru-buru menghampiri sedikit tercengang ketika pemandangan seperti itu.


Sejak Ye Wushuang pergi diam-diam, dirinya berpikir Ye Wushuang ingin melarikan diri, dirinya mengikuti di sepanjang jalan, ternyata Ye Wuhsuang hanya mencari sumber air untuk mencuci rambutnya.


Jika pada saat ini Ji Xingfeng memegang kuas, maka dirinya pasti akan menggambar sosok indah di hadapannya ini tanpa ragu-ragu.


Sangat cantik, kecantikan alami dan jernih ini seribu kali lebih baik dibanding pada saat dirinya melihat Zhao Xueyan untuk pertama kalinya.


Ji Xingfeng tidak pernah berpikir dirinya akan begitu terpesona pada wajah Qin Ruchen. Dulu wanita itulah yang membuatnya kehilangan segalanya, membuatnya dikhianati oleh Zhao Xueyan.

__ADS_1


Ji Xingfeng berusaha keras untuk menenangkan hatinya yang bergejolak, tapi sepasang mata hitam itu malah masih tidak bisa kembali ke akal sehatnya.



Setelah sekitar setengah jam berlalu, Ye Wushuang akhirnya selesai mencuci rambut indahnya. Dikarenakan rambut panjang tidak mudah kering, dan lagi ini di malam hari, Ye Wushuang terpaksa hanya bisa berjalan-jalan di bawah cahaya bulan.


Pikirannya langsung teringat kembali ke masa 2 tahun lalu… ketika dirinya berada di Kastil Wuyou. Sudah lama sekali Ye Wushuang tidak membiarkan dirinya mengingat kembali peristiwa masa lalu, tapi hari ini Ye Wushuang tidak bisa lagi menahan dirinya ketika melihat cahaya bulan yang begitu indah.


Sudah 2 tahun berlalu, tidak terasa sudah 2 tahun dirinya pergi… Min’er seharusnya sudah berumur 13 tahun, beberapa hari lagi sepertinya Min’er akan berulang tahun… Apa Min’er masih menyimpan gaun putri yang diberikan olehnya pada saat itu?? Bahkan jika disimpan sepertinya sudah tidak bisa dipakai lagi. Sekarang Min’er seharusnya sudah menjadi gadis yang amat cantik bukan?


Sedangkan dia… bagaimana kabarnya? Mata Ye Wushuang meredup, terdapat sedikit kesedihan yang muncul di tatapan mata, pada akhirnya tatapan itu kembali tenang.


Dia mungkin sudah menikah dengan Tuan Putri Negara Bei, dia adalah penguasa Kota Wuyou dan juga menantu dari Negara Bei, benar-benar status yang sangat agung, apa mungkin pria itu masih mengingat bahwa dia memiliki masa lalu yang begitu manis dengan dirinya yang begitu jelek?


Beberapa kenangan sudah seperti pasang surut ombat, begitu menerjang maka benar-benar tidak bisa dikendalikan. Ye Wushuang berpikir sambil berjalan-jalan, tiba-tiba Ye Wushuang menoleh ke belakang dan baru menyadari bahwa dirinya sudah berjalan begitu jauh.

__ADS_1


__ADS_2