Permaisuri Dibalik Cadar

Permaisuri Dibalik Cadar
Bab 153 Akhirnya Bersedia Melindungi Dia


__ADS_3

Mata kaisar Zhaolie terlihat rumit, dia memeluk Qin Ruojiu, “Jangan takut, aku tidak akan seperti itu lagi dengan kamu, percaya aku, aku akan menjadikan kamu sebagai wanita yang paling bahagia di istana.”


Walaupun hatinya merasa hangat, tapi Qin Ruojiu juga tidak banyak bicara. Dia melihat kaisar dengan matanya yang cerah seperti sudah dibilas oleh air hujan, “Serius?”


Kaisar Zhaolie menganggukkan kepalanya dan mencium dahi Qin Ruojiu, “Ya!”


Pertama kalinya pria ini akhirnya bersedia melindungi dia. Pertama kalinya pria ini mencintai dia seperti ini. Pertama kalinya Qin Ruojiu merasa pria ini adalah suaminya yang bisa diandalkan. Tapi dia tetap merasa tidak tenang karena dia takut semua keindahan ini hanya sekejap, mungkin setelah hari ini, kelembutan dia tidak akan terlihat lagi dan dia kembali menjadi kejam dan tidak berperasaan lagi.


Dia menyandarkan mukanya di dada kaisar. Dada dia sangat kekar, sangat hangat, sangat memberikan ketenangan dan rasa aman sama seperti dulu dia bersandar di dada ayahnya saat kecil. Dia sangat mau selamanya bersandar di dada ini, tapi sayangnya dia adalah kaisar negara Kangqing, dia milik semua warga, bukan milik dia seorang.


“Kaisar…… kaisar……” tiba-tiba terdengar suara wanita yang panik dari belakang, semua orang langsung melihat ke arah sana termasuk Qin Ruojiu.

__ADS_1


Orang yang datang itu adalah Zhao Yuanran dengan baju yang basah kuyup dan ditemani oleh beberapa dayang.


Melihat Zhao Yuanran kembali lagi, kaisar Zhaolie mengerutkan alisnya, “Aku bukannya sudah suruh kalian meminta dokter untuk memeriksa selir mulia? Kenapa dibawa ke sini lagi?”


Mendengar itu, para dayang berkata: “Menjawab kaisar, tadi selir mulia setelah sadar langsung mau kembali……”


Zhao Yuanran menghampiri kaisar lalu memeluknya, “Kaisar, kaisar…… aku sangat takut tidak bisa bertemu dengan kamu lagi……”


Setelah bicara, dia mendorong Zhao Yuanran dari pelukannya.


Muka Zhao Yuanran seketika memucat, “Aku…… aku……”

__ADS_1


Setelah beberapa saat, Zhao Yuanran tiba-tiba mengangkat kepalanya dan melihat kaisar Zhaolie, “Kaisar, kamu jangan salahkan kakak, bukan salah dia, aku sendiri yang tidak sengaja terjatuh, bukan salah dia.”


Mendengar itu, kaisar Zhaolie melihat Qin Ruojiu yang berdiri di sebelahnya sekilas, “Oh ya?”


Zhao Yuanran menganggukkan kepalanya dengan yakin, “Aku percaya kakak bukan orang yang seperti itu, hubungan dia dan aku sebaik ini, tidak mungkin dia mendorong aku. Tadi benar-benar karena aku tidak sengaja terjatuh, bukan salah dia. Ya kan kak?”


Bab selanjutnya Bab 154 Apakah Kaisar Benar-Benar Menyukai Dia


Qin Ruojiu tidak tahu Zhao Yuanran ini tulus atau tidak, atau mungkin dia sengaja memperlihatkan sisi baik dan lembutnya di depan kaisar, sekarang tidak peduli dia memiliki tujuan apa, Qin Ruojiu juga tidak bisa membongkar apa-apa. Dia berkata: “Ayah aku dari kecil sudah mengajari aku, kalau orang lain tidak melukai aku, aku juga tidak akan melukai orang lain.”


Zhao Yuanran tersenyum mendengarnya, “Benar kan kaisar, aku sudah tahu kakak tidak akan melukai aku.”

__ADS_1


Muka kaisar menggelap, setelah beberapa saat dia baru berkata: “Aku tahu, kamu turun saja!” kaisar Zhaolie meminta para dayang di belakang Zhao Yuanran membawa Zhao Yuanran pergi.


__ADS_2