
Tengah malam terasa sangat tenang dan sinar bulan menyinari daratan.
Setelah para dayang keluar, Qin Ruojiu membuka jendela dan menikmati angin malam yang sejuk berhembus ke mukanya.
Dia melihat langit yang hitam yang dihiasi ribuan bintang dan bulan yang bersinar terang, bulan itu terlihat seperti dewi yang melindungi bumi ini dengan penuh perhatian.
Sudah sangat lama tidak sedekat ini dengan alam, dari dulu hatinya selalu cemas dan gelisah. Tapi hari ini hati dia bisa sangat tenang, apakah karena dia memiliki teman seperti Zhuo Ying dan Kang Yin? Jadi dia perlahan-lahan tidak merasa kesepian lagi? Atau karena dia yang tiba-tiba berubah menjadi lembut dan perhatian membuat rasa takut di hatinya mulai hilang?
Tiba-tiba dia mendengar suara dari pintu, firasat buruk mulai bermunculan di dalam hatinya. Tanpa berpikir panjang dia langsung berbaring di atas ranjang dan menyelimuti dirinya.
Kenapa hari ini masih datang secepat ini? Bukannya dia seharusnya sedang membaca laporan?
__ADS_1
Pintu akhirnya dibuka, walaupun kepalanya tertutup, tapi Qin Ruojiu masih bisa merasakan hawa kedatangan kaisar Zhaolie yang berbeda dengan terakhir kali.
Terakhir kali kaisar Zhaolie terlihat lembut, tapi kali ini terlihat sangat gelisah dan marah.
Dia mengira dia pura-pura tidur bisa menghindari semuanya, tidak disangka kali ini kaisar Zhaolie langsung menarik pergelangan tangannya dan menarik dagunya, “Jangan pura-pura lagi, kamu kira aku tidak tahu kamu ini tidak tidur? Xiao Huan bilang kamu tidak suka tidur di saat lilin masih menyala, sekarang lilin masih menyala, kamu rasa kamu bisa membohongi mata aku?”
Qin Ruojiu mau tidak mau membuka matanya, ternyata dia tetap tidak bisa kabur dari tangannya.
Dia menatapnya, “Kaisar, walaupun aku tidak tidur, tapi ini juga terhitung kesalahan kan?”
Qin Ruojiu mengerutkan alisnya, “Kalau bukan, lalu kenapa kaisar semarah ini? Bahka kamu juga membuat muka aku sakit.”
__ADS_1
Mendengar itu, kaisar langsung melepaskan tangannya, “Aku tanya kamu, kamu hari ini sebenarnya melakukan apa saja?”
“Aku…… hanya meminta penyelamat aku komandan Zhuo datang untuk makan saja, apakah ini terhitung kesalahan?” tanya dia dengan bingung.
Melihat dia yang santai seperti ini, mata kaisar menggelap, “Benar, hanya permaisuri mengajak seorang komandan makan, tapi permaisuri itu bisa-bisanya masak sendiri untuk komandan itu?”
“Aku sudah bilang dia adalah penyelamat aku, aku masak untuk dia memangnya kenapa? Dia pernah menyelamatkan aku, walaupun aku harus masak seumur hidup untuk dia, aku juga bersedia!”
“Lalu aku bagaimana? Aku baik dengan kamu, tapi kamu tidak pernah melakukan itu untuk aku!” bicara sampai ini, mata dia terlihat cemburu. Benar, mendengar laporan dari dayang, dia langsung merobek semua kertas laporan yang ada di tangannya dan langsung datang ke sini.
Bab selanjutnya Bab 135 Ini Adalah Satu-Satunya Kesenangan Dia
__ADS_1
“Kaisar, memangnya kamu baik dengan aku?” Qin Ruojiu merasa ucapan kaisar itu sangat lucu, baik? Kalau penyiksaan dia terhadap dirinya itu dibilang baik, lalu apakah dia harus bersujud kepada orang seperti Su Zhen’er itu seperti sedang menyembah dewa?
“Menurut kamu? Aku pertama kalinya menuruti wanita seperti ini, aku pertama kalinya bisa tidak menyentuh kamu, aku.....“