Permaisuri Dibalik Cadar

Permaisuri Dibalik Cadar
Bab 876 Apa Kamu Sedang Menguji Kesabaranku?


__ADS_3

Hello! Im an artic!


Ji Xingfeng menarik kembali tatapan matanya, melihat Ye Wushuang masih memegang obat dan kain kasa di tangannya, hatinya merasa sedikit tidak nyaman. Mengingat kembali saat dirinya membuka pintu tadi, tampilan mereka yang terlihat begitu dekat dan penuh kasih sayang. Jauh dalam lubuk hatinya, Ji Xingfeng merasa sedikit sakit.


Ji Xingfeng tahu bahwa dengan karakter Ye Wushuang yang keras kepala, jika tidak mengoleskan obat dengan baik untuk Su Qianhua, Ye Wushuang pasti tidak akan pergi. Jika dulu, maka dirinya akan menutup sebelah mata, tapi hari ini, Ji Xingfeng malah begitu ingin menghalangi perkembangan semua yang terjadi ini.


Hello! Im an artic!


Jadi Ji Xingfeng melangkah ke hadapan Ye Wushuang, langsung meraih semua yang ada di tangannya dan memerintahkan dengan ekspresi suram: “Pergilah, aku saja yang melakukan hal ini.”


Ye Wushuang terpaku, menatap ke arah Su Qianhua dengan sedikit ragu, menemukan bahwa Su Qianhua juga sama seperti dirinya, ekspresi Su Qianhua tentu saja tidak jauh berbeda.


“Kenapa? Kamu tidak tenang?” Melihat Ye Wushuang yang masih tidak pergi, Pangeran Ping lalu bertanya dengan nada masam.


Ye Wushuang langsung tersadar, menggelengkan kepalanya dengan canggung dan berkata: “Bukan… aku…”


Hello! Im an artic!

__ADS_1


“Aku masih memiliki sesuatu yang ingin dibicarakan dengan Qianhua, jadi kamu tidak perlu berada di sini.”


“Baiklah kalau begitu.” Ye Wushuang bukan orang bodoh, niat pihak lain untuk mengusirnya sudah terlihat dengan sangat jelas, bagaimana mungkin dirinya masih memiliki muka untuk tinggal di sini? Hanya saja Ye Wushuang berpikir, bagaimana mungkin orang seperti Ji Xingfeng akan mengobati luka orang lain? Dalam ingatannya, JI Xingfeng tidak akan menyelamatkan orang lain sama sekali kecuali membunuhnnya.


“Pangeran Ping, ingatlah untuk sedikit lebih pelan.”


Sebelum Ye Wushuang pergi, dia tidak lupa untuk berkata mengingatkan. Karena Ye Wushuang benar-benar meragukan orang yang dingin dan kejam seperti Ji Xingfeng akan mengoleskan obat dan membalut luka Su Qianhua dengan baik.


Ye Wushuang tidak terpikir, kata-kata seperti ini malah menimbulkan perasaan yang sangat berlawanan ketika terdengar di telinga kedua orang itu.


Jika pada saat ini hati Su Qianhua diselimuti oleh hangatnya sinar matahari, maka hati Ji Xingfeng malah diselimuti oleh embun beku.


Setelah Ye Wushuang pergi, suasana di ruangan itu seketika membeku hingga ke tahap ekstrem.


“Buka pakaianmu!” Ji Xingfeng memberi perintah singkat.


Su Qianhua sedikit ragu, sebenarnya dirinya juga takut Pangeran Ping akan melakukannya dengan kasar, bagaimanapun seorang pria bertubuh besar yang mengoleskan obat untuknya, mana mungkin bisa dibandingkan dengan kelembutan dan perhatian seorang wanita. Dan lagi yang melakukannya adalah pria seperti Ji Xingfeng.

__ADS_1


“Apa kamu sedang menguji kesabaranku?”


Mendengar nada peringatan dari bibirnya, Su Qianhua berkata tanpa daya: “Sudahlah, luka ini tidak seberapa.”


“Berhenti berkata omong kosong, apa kamu keberatan karena aku yang melakukannya dan bukan Ye Wushuang?”


Begitu Ji Xingfeng mengucapkan kalimat ini, Su Qianhua tidak memiliki apa-apa untuk dikatakan, langsung melepaskan pakaiannya dan membiarkan Ji Xingfeng melakukan hal yang tidak diselesaikan oleh Ye Wushuang.


Tidak disangka, Ji Xingfeng tidak sebrutal yang dibayangkan oleh Su Qianhua dan Ye Wushuang.


Ketika mengoleskan obat untuknya, gerakan Ji Xingfeng sedikit lebih baik dibanding Ye Wushuang, jika tidak merasakannya dengan hati-hati, maka kamu tidak akan menyadarinya.


Setelah selesai mengoleskan obat dan membalut dengan kain kasa, Su Qianhua akhirnya menghela nafas pelan.


Su Qianhua yang merasa rasa sakitnya sudah tidak sesakit sebelumnya akhirnya menoleh dan menatap ke arah Pangeran Ping yang sedang membersihkan kedua tangannya, Su Qianhua lalu berkata dengan ekspresi bersyukur dan merrasa bersalah: “Pangeran Ping, maaf karena merepotkanmu.”


“Jika tidak ingin merepotkanku maka ingatlah untuk lebih berhati-hati di kemudian hari.” Ji Xingfeng berkata dengan nada dalam, nada bicaranya terdengar tanpa emosi.

__ADS_1


Tapi Su Qianhua mengerti bahwa Ji Xingfeng sedang mengatakan pada dirinya dengan bijaksana untuk sedikit lebih berhati-hati.


“Benar juga, bukankah Pangeran Ping tadi berkata ada sesuatu yang ingin dibicarakan denganku?” Tadi Ji Xingfeng meminta Ye Wushuang pergi dan berkata bahwa dia memiliki sesuatu untuk dibicarakan dengan dirinya, suasananya tadi sangat serius, raut wajah Ji Xingfeng juga seperti diselimuti oleh salju yang membeku, membuat Su Qianhua tidak berani bertanya lebih jauh.


__ADS_2