Permaisuri Dibalik Cadar

Permaisuri Dibalik Cadar
Bab 378 Ditipu Orang Datang Kemari


__ADS_3

Hello! Im an artic!


Qin Ruojiu sangat ketakutan untuk beberapa saat, raut wajahnya pucat, pikirannya kosong, sebelum dia bisa berteriak, Kaisar Zhaolie sudah mengcengkram tenggorokannya dan berkata dengan tajam: “Apa kamu tahu? Betapa tidak mudah bagiku untuk melindungimu, tapi kamu malah mengkhianatiku lagi dan lagi, kamu… ”


Hello! Im an artic!


Kaisar Zhaolie menatap Qin Ruojiu dengan tajam, tatapan matanya semakin dingin, suara dingin itu terdengar tidak berperasaan, membuat Qin Ruojiu gemetar.


“Kak, jangan sakiti dia!” Kang Yin menarik nafas dingin, dia berteriak dengan nada penuh kesedihan dan kepahitan.


“Diam!” Mata Kaisar Zhaolie sangat tajam dan berteriak meraung ke arah adiknya.

__ADS_1


“Kaisar, jika ingin membunuh maka bunuh saja aku, ini tidak ada hubungannya dengan Pangeran ke-9. Dia tidak bermaksud membawaku pergi, tidak …” Qin Ruojiu menatap Kaisar Zhaolie dengan menyakitkan, sedak awal, Qin Ruojiu sudah mengambil keputusan, jika benar-benar ada momen seperti ini, maka dirinya tidak akan melibatkan Kang Yin.


Hello! Im an artic!


“Qin Ruojiu, dasar pelacur! Aku memintamu menjadi Ratu, tapi kamu malah merayu Adikku, apa menurutmu kamu masih memiliki hak untuk membantunya berbicara?” Mata haus darah milik Kaisar Zhaolie menyala membara bagai kobaran api, ada rasa sakit yang terasa di dadanya, mengangkat tangannya tinggi-tinggi, menggunakan tenaga yang kencang untuk diarahkan ke kepala Qin Ruojiu.


Qin Ruojiu tidak bisa menghindar dari telapak tangan yang mengancam ini.


Wajah Kaisar Zhaolie sangat dingin, matanya menatap melotot ke arah Kang Yin lalu berkata memperingatkan dengan dingin: “Adik ke-9, demi wanita pelacur ini, kamu bahkan tidak ragu untuk melawanku, kalau begitu maka jangan salahkan aku karena bertindak kejam.”


“Kak, tenanglah dulu, aku pernah berjanji padamu untuk melepaskan Qin Ruojiu, tapi kali ini benar-benar salah paham.” Kata Kang Yin dengan ekspresi serius.

__ADS_1


Kang Yin kembali menjelaskan: “Sungguh, hubunganku dengan Qin Ruojiu itu bersih, sama sekali tidak ada hubungan lain.”


“Lalu kenapa dia bisa bersamamu? Dan lagi, apa maksudnya barang bawaan ini?” Mata Kaisar Zhaolie terlihat dingin, nadanya juga sangat dingin. Di saat bersamaan dia mengangkat barang bawaan berwarna abu-abu yang ada di belakang.


Qin Ruojiu ingat benda it karena benda itu ditempatkan di sampingnya ketika dirinya tersadar.


“Jika dia bukannya sengaja ingin pergi bersamamu, lalu apa ini?” Setelah selesai mengatakan hal itu, Kaisar Zhaolie lalu menatap ke arah Qin Ruojiu dengan tatapan mata tajam seperti anak panah.


“Kak, apa yang kujanjikan padamu, kapan aku pernah melanggarnya? Semua yang kamu lihat ini tidak benar!” Mata Kang Yin memicing, untuk pertama kalinya dia melihat api kecemburuan di mata Kakaknya. Apa mungkin Kakaknya ini benar-benar jatuh cinta pada Qin Ruojiu tapi tidak menyadarinya? Ya, Kakaknya datang kemari dengan begitu terburu-buru, pasti takut akan kehilangan Qin Ruojiu.


“Aku hanya percaya pada fakta yang kulihat di depan mataku, dan lagi kemarin ada seseorang yang melaporkan padaku, berkata bahwa dia melihat Xiaoanzi mengirim surat ke Istana Fengyi! Dalam surat itu, kalian pasti saling mengisyaratkan tempat dan waktu, jika tidak bagaimana mungkin kalian akan bertemu di sini?” Kaisar Zhaolie berkata dengan marah, raut wajahnya sudah menggelap, urat di dahinya sudah terlihat, matanya bersinar dengan kobaran api yang membara, kedua tangannya mengepal erat dan sekujur tubuhnya memancarkan aura dingin.

__ADS_1


“Kaisar, apa sepucuk surat saja benar-benar bisa memfitnahku? Jelas-jelas ini merupakan provokasi orang licik, apa Kaisar rela melihat adikmu sendiri dicelakai seperti ini dan dibunuh karena amarah sesaatmu ini?” Qin Ruojiu sudah tidak tahan lagi, akhirnya dia berdiri dan berteriak dengan dingin: “Sebagai seorang Kaisar, kamu selalu berpikiran sempit, curiga, kejam dan berdarah dingin, tidak bisa membedakan yang benar dan salah, tidak masalah jika itu terhadapku, tapi dia adalah keluargamu, dia adalah adikmu, apa kamu juga tega untuk bertindak padanya?”


__ADS_2