
Hello! Im an artic!
Yuya diam-diam menggigit bibirnya dan memaki dalam hati, Acheng benar-benar tidak berguna, wanita itu hanya menggunakans sedikit trik dan dia sudah tertipu, benar-benar tidak berguna.
Selesai setelah memaki, Yuya membalas dengan enggan: “Pria seperti Acheng tentu saja tidak memiliki kemampuan untuk melawan, jika kalian bisa memerintahnya maka itu tidak bisa dikatakan sebagai kemampuan.”
Hello! Im an artic!
“Hei, gadis kecil, apa kamu masih tidak puas?” Qiushui melihat raut wajah Yuya yang raut wajahnya masih terlihat keras kepala, cibiran di tatapan matanya menjadi sedikit lebih dalam.
“Benar, kamu lihat, Tuan Muda Qianhua sudah datang, jika kalian memiliki kemampuan untuk membuat Tuan Muda Qianhua melakukan hal yang sama, maka aku tidak akan berkata apa-apa lagi.”
Yuya berkata sambil menunjuk ke arah Su Qianhua yang sedang mengagumi pohon willow di depan paviliun danau, Yuya berkata diam-diam dalam hati, Tuan Muda Qianhua tidak hanya pintar tapi juga bijaksana, dia sangat tertarik pada hal-hal indah dan mengejar kesempurnaan atas segalanya. Jika para wanita ini berani menantang, maka sudah pasti tidak akan masuk ke dalam pandangan Tuan Muda Qianhua.
__ADS_1
Ketika beberapa wanita itu mengalihkan pandangan mereka pada Su Qianhua, mereka berseru hampir pada saat bersamaan.
Hello! Im an artic!
Di dekat paviliun danau, Su Qianhua memakai pakaian berwarna warni yang berkibar karena tertiup angin. Kecantikan wajahnya itu seindah Dewa-Dewi, hampir bisa membuat semua orang yang melihatnya terpesona, seakan tidak peduli betapa indahnya bahasa, betapa indahnya lukisan di dunia, itu semua juga sulit untuk menggambarkan kecantikannya saat ini. Pada saat ini, Su Qianhua sedang menatap ke kejauhan, sepasang matanya begitu cantik, tampak bercahaya dan membuat orang lain terpana.
“Orang itu adalah Tuan Muda Qianhua?”
“Tidak disangka selain Pangeran Ping, masih ada pria setampan ini di sini?”
“Wow, ini pertama kalinya aku melihat pria yang begitu cantik.”
Beberapa orang melihat ke arah Su Qianhua di kejauhan, masing-masing dari mereka membuat seruan yang berbeda.
__ADS_1
Yuya yang berada di sisi lain merasa sedikit bangga, dia berkacak pinggang dan berkata: “Ya, dia adalah Tuan Muda Qianhua, dibanding Acheng, Tuan Muda Qianhua adalah pria yang memiliki selera tinggi, apa kalian merasa kalian bisa memikatnya?”
Jujur saja, meskipun tadi Qiuxue berhasil memikat Acheng, tapi terhadap Su Qianhua yang ada di depan matanya ini, dirinya sama sekali tidak yakin. Karena Qiuxue merasa bahwa pria itu bahkan memiliki paras yang lebih menawan dibanding dirinya, dari penampilannya saja juga bisa dilihat bahwa dia adalah pria yang cukup menjunjung kesempurnaan. Qiuxue merasa cara yang digunakannya pada Acheng sama sekali tidak akan ada gunanya pada pria itu.
Ketika yang lain diam tidak berbicara, Qiushui yang paling muda malah mengangkat alisnya dengan bersemangat, dia lalu berkata dengan sangat gembira: “Berikan Tuan Muda Qianhua padaku saja, aku yang maju!”
Qiuping yang memiliki sikap relatif tenang langsung berteriak pada saat itu: “Qiushui, berhenti membuat masalah, orang itu adalah Su Qianhua, dia itu bukan orang biasa.” Ya, jika Ji Xingfeng merupakan orang nomor satu di Pingzhou, maka peringkat kedua tidak lain adalah Su Qianhua.
Qiu Shui mendengar omelan Qiuping, pada saat itu juga dia berkata dengan sedikit tidak puas: “Kak, apa kamu tidak percaya padaku?”
“Aku…” Melihat adiknya yang mengeluh, Qiuping tidak tahu bagaimana harus menjawabnya. Meskipun Qiushui adalah orang yang paling populer di antara mereka berempat di rumah bordil Qihong karena dia masih muda, bisa beriskap manja dan tahu bagaimana cara menyenangkan pelanggan, tapi… Qiuping pada saat ini merasa bahwa Su Qianhua itu berbeda dari para pelanggan mereka.
“Sudahlah, Kakak tidak perlu berbicara lagi. Aku tidak bisa membiarkan pelayan kecil ini meremehkanku, bukankah itu hanya Su Qianhua? Aku tidak percaya dia akan lepas dari genggamanku.”
__ADS_1
Selesai berbicara, Qiushui lalu menggerakkan pinggangnya, menggunakan sisinya yang paling percaya diri dan cantik, dia berjalan menghampiri perlahan-lahan ke arah Su Qianhua.
Angin sepoi-sepoi berhembus, pohon willow berayun-ayun, daun willow di depan yang bergerak karena tertiup angin sudah seperti seorang gadis muda anggun, gadis itu sedang berdiri tegap dan begitu menawan di tengah hembusan angin musim semi, gadis itu sedikit mengibaskan rambut lembutnya, wajah yang selembut sutra membuat orang-orang memimpikannya.