Permaisuri Dibalik Cadar

Permaisuri Dibalik Cadar
Bab 129 Sangat Tidak Masuk Akal


__ADS_3

Tidak, dia tidak boleh memaafkan pria itu semudah ini, tidak boleh berdamai dengan iblis ini, kalau tidak yang terluka bukan hanya dia seorang, tapi keluarga dan teman dekatnya juga akan terluka.


Tapi, semakin mau lepas dari perasaan ini, perasaan ini malah semakin kuat.


Tiba-tiba terdengar suara ketukan pintu dari luar.


Qin Ruojiu terkejut, dia melihat ke arah luar pintu dengan ketakutan. Setelah melihat Lu’Er yang masuk, dia baru sedikit merasa lega.


“Lu’Er, kamu kalau mau masuk langsung masuk saja, buat apa takut-takut seperti itu?”


Lu’Er berkata: “Permaisuri, aku ini takut kalau ada kaisar, nanti aku mengganggu kalian berdua, maka nyawa aku yang menjadi taruhannya!”


Mendengar kata “mengganggu”, Qin Ruojiu merasa malu, “Kamu bicara apa, mengganggu apa, aku juga tidak ada apa-apa dengan dia.”


“Permaisuri, buat apa kamu keras kepala, kamu sudah menjadi permaisuri kaisar, kalian berdua adalah suami istri, buat apa malu?” ucap Lu’Er sambil tertawa.

__ADS_1


Detak jantung Qin Ruojiu bertambah cepat mendengar itu, “Pokoknya kamu jangan menghubungkan aku dengan dia.” dia memiliki selir sebanyak itu, apalagi dia juga kejam dan tidak punya perasaan, dirinya tidak mau menjadi istri dia, walaupun dia sudah menjadi istrinya, tapi dia tidak akan mengakui suaminya yang kejam dan tidak berperasaan ini.


Melihat permaisuri sangat menolak, Lu’Er duduk di pinggir ranjang dan saling bertatapan dengan dia, “Permaisuri, sebenarnya Lu’Er juga tahu kaisar pernah jahat dengan kamu, tapi sekarang sikap kaisar bukannya sudah berubah? Dia setiap hari datang melihat kamu, dia sangat perhatian dengan kamu, semua orang di sini sekarang cemburu dengan kamu!”


“Asal bicara, dia tidak tulus!” walaupun hati Qin Ruojiu sedikit tersentuh, tapi mulut dia tetap membantahnya.


“Oh ya? Aku rasa kaisar sangat baik, kamu terluka, pasti dia yang merawat kamu, memberikan kamu obat, mengoleskan obat, semuanya pasti dia yang lakukan sendiri. Coba, selir mana yang mendapatkan perlakuan seperti ini?”


“Luka aku juga disebabkan oleh dia.”


Melihat permaisuri keras kepala, Lu’Er menenangkannya lagi: “Tapi saat selir mulia mengalami keguguran, aku tidak pernah melihat kaisar merawatnya, tapi saat anak permaisuri keguguran, kaisar menemani kamu beberapa malam sampai tidak tidur!”


“Kamu benar-benar merasa kaisar adalah orang yang bisa merasa bersalah dan hatinya bisa tidak tenang?”


“Aku……” seketika Qin Ruojiu tidak tahu harus menjawab apa. Memang pria itu tidak akan bisa merasa bersalah dan hatinya juga tidak pernah merasa tidak tenang. Dia sangat tidak berperasaan dan sangat jahat.

__ADS_1


“Benar kan, kaisar seperti ini terhadap kamu karena dia menyukai kamu!”


“Aku?”


“Iya!”


“Iya apa?”


“Dia suka kamu!” jawab Lu’Er dengan semangat.


“Menyukai aku……” kali ini Qin Ruojiu malah merasa patah semangat. Pria ini menyukai dia? Sangat tidak masuk akal. Sesuatu yang tidak pernah diharapkannya jangan-jangan benar-benar sudah terjadi? Setelah dia menyiksa dirinya, dia sekarang menyukai dirinya? Sementara apakah dirinya masih bisa menerima pria yang setiap saat bisa menghancurkan hidupnya ini?


Matahari terbenam dan kegelapan menyelimuti daratan, semua menjadi sangat hening dan gelap.


Di dalam istana Fengyi, setelah mematikan lampu yang terakhir, semuanya kembali menjadi tenang.

__ADS_1


Walaupun sekarang Qin Ruojiu tidak mengantuk, tapi dia tetap menyelimuti dirinya di atas ranjang.


Hari ini setelah kaisar Zhaolie menciumnya dengan gila, dia langsung pergi dengan marah.


__ADS_2