
Melihat dia yang berada di samping lada bunga, dia seperti peri bunga yang tiba-tiba masuk ke dalam pandangannya. Mata dia jernih seperti air, bola matanya seperti mutiara.
Kang Yin tidak menyangka saat bertemu dengan dia lagi, dia masih tetap cantik sampai membuat dirinya berdebar-debar.
Mungkin seumur hidup ini dia tidak mungkin bisa melupakan dia lagi.
Melihat mata dia yang lembut dan penuh dengan cahaya, Qin Ruojiu mau kabur.
Tapi Kang Yin tiba-tiba menggenggam tangannya, “Kenapa harus seperti ini…… kenapa melihat aku langsung mau pergi?”
Qin Ruojiu melihat Kang Yin yang memakai jubah berwarna putih bulan ini. Dari matanya dia bisa melihat rasa senang yang tidak pernah ada sebelumnya, mata yang seperti itu membuat Qin Ruojiu terkejut.
Dia melepaskan tangannya dan melihat sekelilingnya, “Pangeran ke-9, kamu membuat tangan aku sakit!”
__ADS_1
Kang Yin langsung mundur satu langkah, “Maaf…… aku hanya takut kamu pergi, jadi……” sambil bicara, mata dia juga berubah menjadi lembut, melihat penampilan dia yang berbeda dari sebelumnya, Kang Yin tertawa, “Ruojiu, hari ini kamu benar-benar cantik, aku tidak menyangka bisa bertemu kamu di sini!”
Qin Ruojiu berkata: “Benar, kaisar yang suruh aku ke sini, jepit rambut dan baju aku hari ini juga dia yang pilih. Dia sendiri juga yang mendandani aku!”
Mungkin bicara seperti ini akan menyakiti orang, tapi mau tidak mau Qin Ruojiu harus mengatakannya, karena lebih baik sekarang dia memperjelas hubungannya dengan Kang Yin daripada harus menyakiti dia di kemudian hari.
Mendengar itu, Kang Yin menundukkan kepalanya, “Kenapa kamu selalu takut dengan dia, kenapa kamu selalu menolak aku?”
Mata Kang Yin jadi menggelap, dia berkata: “Kamu ini karena cinta dia atau takut dengan dia? Kalau karena cinta, aku tidak bisa bilang apa-apa, kalau karena takut, walaupun aku harus mengorbankan nyawa aku ini, aku juga akan membuat kamu meninggalkan dia.”
Mendengar itu, dada Qin Ruojiu menjadi tegang, “Karena cinta!”
Tidak, dia tidak bisa melihat dua kakak beradik saling menyakiti satu sama lain, dia tidak mau pria lembut ini di depannya ini terluka karena dia.
__ADS_1
Bab selanjutnya Bab 164 Semuanya Sudah Terlambat
Melihat keragu-raguan di mata Qin Ruojiu, Kang Yin menjadi cemburu, “Tidak, tidak mungkin, dia sudah seperti ini terhadap kamu, bagaimana mungkin kamu bisa cinta dengan dia……”
Dari pertanyaan itu Qin Ruojiu bisa melihat keanehan Kang Yin, “Mungkin dulu dia sangat kejam dengan aku, tapi sekarang dia menyukai aku, dia mencintai aku. Semua orang tahu kalau dia baik dengan aku, memangnya aku masih bisa tidak puas?”
Kang Yin tiba-tiba tertawa, “Oh ya? Itu yang namanya cinta atau suka?”
Qin Ruojiu menganggukkan kepalanya, “Ini masih tidak bisa menjelaskan semuanya?”
Kang Yin mau bicara sesuatu, tapi setelah melihat mata Qin Ruojiu yang dingin, seketika dada dia menjadi sakit.
“Pangeran ke-9, aku tahu kamu menginginkan yang terbaik untuk aku, tapi kaisar sekarang benar-benar sangat baik dengan aku, kamu tidak perlu khawatir.Mulai hari ini, kamu bisa anggap aku sebagai kakak ipar kamu tidak?......
__ADS_1