
Hello! Im an artic!
“Melakukan kesalahan maka harus dihukum.” Qin Ruojiu tidak melembutkan suaranya hanya karena pihak lain berkata sambil tersenyum.
Untuk sesaat Zhao Yuanran terheran dikarenakan sikap keras Qin Ruojiu, tapi dirinya dengan cepat kembali pada sikap tenangnya dan berkata: “Kak, kamu berkata seperti ini, tidak mungkin Kakak marah padaku dikarenakan masalah terakhir kali kan?”
Hello! Im an artic!
“Terakhir kali? Aku tidak ingat aku memiliki masalah dengan Selir Mulia!” Qin Ruojiu memasang raut wajahnya menjadi acuh, ada ekspresi dingin di matanya.
Meskipun Zhao Yuanran sudah mendengar ketidaksabaran dalam nada bicara Qin Ruojiu, tapi dirinya masih tersenyum dan berkata: “Baguslah jika begitu, aku khawatir Kakak salah paham. Dulu aku sering bersama Selir Zhen, tapi sejak tahu dia ingin menyakiti Kakak, aku lalu menjauhkan diri darinya. Wanita itu sangat kejam, waktu itu bahkan Kaisar pun ingin … ”
“Cukup, jika kamu hanya ingin mengatakan hal-hal seperti ini di hadapanku, maka kamu bisa pergi!” Malam itu sungguh terlalu berat dan menyakitkan dalam hati Qin Ruojiu. Kematian Xiao Huan adalah luka yang tidak akan pernah bisa dihapus. Di saat bersamaan takdirnya dan Kang Yin juga menghilang sejak malam itu .
Di saat bersamaan juga, Qin Ruojiu kehilangan seorang saudara perempuan yang sangat baik, kehilangan orang teman baik, bahkan dirinya sendiri pun hampir kehilangan nyawa.
__ADS_1
Hello! Im an artic!
“Kak, jangan marah, aku tahu apa yang terjadi malam itu sangat besar pukulannya bagimu, tapi semua itu bukanlah keinginanku, semua itu harus menyalahkan Selir Zhen, dia yang…”
“Untuk apa mengungkit kembali orang yang sudah meninggal?” Tatapan mata Qin Ruojiu begitu tajam dan dingin saat mengucapkan kalimat ini.
Bahkan Zhao Yuanran yang selalu mengira bahwa Qin Ruojiu lemah dan mudah ditindas pun tidak bisa menahan keterkejutannya.
“Kak, aku tidak akan mengungkit masalah itu, tapi ada 1 hal yang harus kukatakan padamu.”
“Sepertinya kecantikan Kakak sudah tidak ada wanita yang bisa menandingi di Negara Kangqing ini, bisa mendapatkan hati Kaisar, itu sudah merupakan hal yang pasti. Tapi aku harus mengingatkan Kakak bahwa mudah untuk menghindar dari konfrontasi terang-terangan, tapi jika konfrontasi secara diam-diam, maka Kakak sulit untuk menjaga diri. Meskipun sekarang di seluruh Negara Kangqing ini Kakak adalah wanita paling memiliki kekuasaan di samping Kaisar, tapi … ”
Setelah mengatakan sampai di sana, Zhao Yuanran tiba-tiba menghentikan ucapannya, sengaja membuat penasaran dan tidak melanjutkan ucapannya.
Qin Ruojiu tidak terlalu peduli pada apa yang dia katakan, karena Qin Ruojiu sangat yakin bahwa tempat di mana terdapat banyak wanita maka akan muncul banyak masalah. Terutama wanita di harem, segala bentuk perbuatan dikarenakan rasa cemburu dan iri, Qin Ruojiu paham dengan sangat baik.
__ADS_1
Karena itu, ucapan Zhao Yuanran itu sama sekali tidak terlalu dipikirkannya. Qin Ruojiu hanya dengan santai bertanya: “Tapi apa?”
“Tapi Kak, kamu harusnya tahu seberapa besar ancaman keberadaan Liqing bagi kita.”
Ketika membicarakan mengenai Liqing, Zhao Yuanran dengan jelas dapat melihat keragu-raguan dan juga kekhawatiran di wajah Qin Ruojiu.
“Putri Liqing tinggal di negara lain, aku tidak tahu maksud Selir Mulia mengucapkan kalimat ini!” Qin Ruojiu tidak ingin pihak lain melihat rasa ketidaknyamanannya, jadi sebisa mungkin mencoba berpura-pura menjawab dengan tenang.
Pada saat ini, Zhao Yuanran berkata dengan dingin: “Ya, benar, meskipun dia jauh di negara lain, tapi dia sangat dekat di dalam hati Kaisar. Terutama kunjungan Pangeran Beifeng kali ini yang telah menyebabkan gelombang besar di hati Kaisar.”
“Apa hubungannya denganku?”
“Jika Kakak benar-benar mencintai Kaisar dan tidak ingin Kaisar direbut maka Kakak harus membuat Kaisar menyerah.”
“Selir Mulia terlalu menganggap tinggi diriku, siapa yang dipikirkan oleh Kaisar, siapa yang dirindukan oleh Kaisar, itu adalah urusan dan kepurusan Kaisar sendiri, kita tidak boleh dengan lancang menebak pemikiran Kaisar, apa Selir Mulia tidak paham akan hal ini?”
__ADS_1
Zhao Yuanran terkejut dengan ucapan dingin Qin Ruojiu, diam-diam dirinya merasa kesal, tidak disangka bahwa Qin Ruojiu menjadi begitu hebat belakangan ini, ucapannya itu juga menjadi cukup dingin. Bukankah itu semua juga dikarenakan cinta dari Kaisar jadinya Qin Ruojiu bisa begitu kuat. Huh, dirinya ingin melihat berapa lama Qin Ruojiu bisa berlaku begitu sombong.