
Hello! Im an artic!
Angin malam berhembus sepoi-sepoi, pancaran sinar bulan terpapar di antara wajahnya, mencerminkan kekhawatiran Ye Wushuang yang tak terbatas.
Hatinya dipenuhi dengan kekhawatiran, bukan karena dirinya merindukan keluarganya di zaman modern, tapi karena Ye Wushuang khawatir saat ini berada dalam bahaya.
Hello! Im an artic!
Pada saat ini, beberapa pergerakan kecil tiba-tiba terdengar dari arah luar pintu. Pemikiran Ye Wushuang seketika langsung terputus.
Sekarang dirinya berubah menjadi sangat sensitif dan waspada, Ye Wushuang membuka pintu dan berbicara dengan nada berat: “Siapa? Siapa yang ada di luar pintu?”
Begitu suara itu baru diucapkan, lengan rampingnya langsung digenggam erat oleh sebuah telapak tangan yang besar dan kuat, Ye Wushuang lengah hingga membuat seluruh tubuhnya terkurung di sudut di belakang tirai.
__ADS_1
Pria itu bernafas dengan terengah-engah, dadanya yang kuat dan lapang itu begitu dekat dengannya, Ye Wushuang mengangkat kepalanya, yang memasuki pandangannya adalah sebuah wajah yang dingin dan tampan.
Hello! Im an artic!
“Ka…Kaisar…”
Ji Xingyun menatap lekat wanita di hadapannya ini, pupil matanya yang gelap seakan ingin menggunakan segala cara untuk dapat membaca wanita ini. Tapi melihat matanya yang berkabut seperti bunga bakung yang mekar di malam hari, begitu murni dan tanpa cela, Ji Xingyun tertegun untuk sejenak.
Ji Xingyun awalnya memiliki niat untuk mempermainkannya, lagipula wajah tersembunyi wanita ini benar-benar membuat orang merasa jijik. Tapi Ji Xingyun tidak menyangka, ketika dirinya menundukkan kepala dan sedikit mencium aroma unik milik Qin Ruchen, dirinya malah memiliki semacam dorongan yang tidak bisa dijelaskan.
Terutama ketika menatap sepasang mata yang jernih dan bangga itu, sama sekali tidak terdapat kelicikan di masa lalu, yang ada hanyalah kekeras-kepalaan dan juga keuletan, justru inilah yang membuatnya memiliki keinginan untuk menaklukkan dan meluluhkannya.
“Ratu Qin, kamu membuatku sangat bingung, hubungan suami istri selama 3 tahun, aku bahkan sampai sekarang masih tidak bisa memahamimu.” Ji Xingyun bergumam dengan lembut, menghembuskan nafas panas yang menggoda di telinga Ye Wushuang yang bersih dan menawan, cahaya bulan menyinari keduanya, terdapat semacam ambiguitas yang berbeda.
__ADS_1
Ye Wushuang tidak bisa menerima godaan yang disengaja atau tidak disengaja oleh pria ini, dirinya langsung berjuang untuk melepaskan diri tapi tidak bisa, Ye Wushuang hanya bisa memalingkan kepalanya dan tidak menatap ke arahnya.
“Kaisar, tolong jaga sikapmu.”
Ji Xingyun menutup telinga untuk pertanyaannya, terdapat senyum dingin dengan pesona jahat yang terlintas, lengan panjangnya yang terentang itu begitu mendominasi, Ji Xingyun tiba-tiba memeluk pinggang ramping Ye Wushuang, menekan punggung Ye Wushuang agar membuat menjadi sedikit lebih dekat, di saat bersamaan Ji XIngyun menyeringai dan berkata: “Ratu Qin, aku salah paham padamu kemarin, aku akan memberimu kesempatan hari ini, selama kamu mengangguk maka aku akan tinggal bersamamu malam ini!”
Mendengar ucapan ini, Ye Wushuang benar-benar sangat marah, rona amarah seketika muncul di wajahnya yang pucat, tetapi untungnya tidak ada yang bisa melihat karena wajahnya tertutup oleh cadar. Pria ini benar-benar tidak tahu malu, dia ingin membunuhnya kemarin, dan sekarang dia ingin bermalam di sini dengan begitu tidak tahu malunya. Benar-benar ketika sedang disukai maka akan bersikap begitu memanjakanmu, tapi ketika sedang membencimu, maka bisa melakukan hal yang begitu kejam.
Ini adalah Kaisar yang kejam dan berdarah dingin.
Teringat kembali wajah mengerikan Ji Xingyun ketika memperlakukannya kemarin, perasaan seperti mimpi buruk itu selalu melekat di benaknya. Ye Wushuang mengatakan pada dirinya sendiri dalam hati, bahkan jika dirinya meninggal, dia tidak bisa membiarkan Ji Xingyun menyentuh tubuhnya. Karena itu Ye Wushuang tanpa ragu-ragu mengangkat tangannya dan memukuli Ji Xingyun dengan keras, Ye Wushuang lalu berteriak dengan marah: “Sudah tidak ada perasaan suami istri di antara kita, terserah jika kamu ingin membunuhku, tapi aku tidak mengijinkanmu untuk bersikap menghinaku seperti ini!”
Serangan yang tidak cukup kuat itu, bagi Ji Xingyun hanyalah serangan sepele, tapi ucapan Qin Ruchen malah membuatnya sangat terkejut.
__ADS_1