Permaisuri Dibalik Cadar

Permaisuri Dibalik Cadar
Bab 628 Anak Yang Membuat Orang Lain Sangat Menyayanginya


__ADS_3

Hello! Im an artic!


Ketika kembali ke Paviliun Zhaixing, Ye Wushuang melihat Nona Min’er yang biasanya selalu tidur siang pada jam seperti ini malah sedang duduk di depan meja rias dan menatap cermin perunggu, Nona Min’er sedang menyisir rambut hitamnya yang indah sambil memoles pemerah pipi di bibir merahnya yang entah didapatnya dari mana.


Karena tidak bisa berdandan, wajah yang awalnya begitu cantik hingga membuat orang lain tidak bisa memalingkan pandangannya itu sekarang hancur olehnya. Riasannya yang benar-benar tidak rata itu benar-benar sudah seperti monyet yang sedang bermain akrobat.


Hello! Im an artic!


Ye Wushuang terhibur oleh pemandangan itu dan tertawa, suara tawanya yang renyah seperti lonceng perak itu mengejutkan Shangguan Min’er.


Min’er dengan panik kembali ke akal sehatnya, melihat Ye Wushuang sedang menertawakan dirinya, Min’er berubah menjadi seperti seekor ratu kucing mulia yang tiba-tiba diinjak ekornya. Detik berikutnya dia berteriak kencang dengan kesal: “Apa yang kamu tertawakan? Tidak boleh tertawa!”


Min’er mengerucutkan bibir merahnya sambil berteriak memerintah, Min’er juga berkacak pinggang sambil mengancam Ye Wushuang menggunakan tatapan matanya yang kekanak-kanakan yang dipikirnya menakutkan itu.


Tidak disangka itu sama sekali tidak berguna pada Ye Wushuang, setelah tertawa, Ye Wushuang kemudian melangkah maju dengan serius dan berkata: “Baiklah, aku tidak akan tertawa, Nona Min’er, kenapa kamu belajar merias diri seperti orang dewasa?”

__ADS_1


Hello! Im an artic!


Wajah kecil yang semula amat cantik itu kini menjadi seperti zombie, benar-benar membuat orang lain merasa itu sangat lucu.


Gadis kecil ini masih mengerucutkan bibirnya yang merah merekah, benar-benar mirip dengan vampir di film horor modern.


“Huh, aku juga akan menjadi orang dewasa, kamu tidak boleh meremehkanku.” Shangguan Min’er menatap Ye Wushuang dengan kesal lalu kembali duduk di depan meja rias dan menyisir rambut hitamnya yang panjang. Menatap dirinya sendiri di cermin, Min’er tidak merasa aneh sama sekali, sebaliknya dirinya malah menyukainya.


Ye Wushuang berbaik hati mendekat dan berkata: “Aku tidak meremehkan Nona Min’er, hanya saja usia Nona Min’er saat ini tidak cocok untuk memakai riasan. Lihatlah, betapa jeleknya orang yang ada di cermin.”


Jelas-jelas orang di hadapannya itu begitu galak, tapi di mata Ye Wushuang entah mengapa terlihat begitu lucu. Itu juga dikarenakan gadis kecil ini memiliki paras yang cantik hingga membuat orang lain mengabaikan sikapnya yang buruk, mungkin juga karena di matanya, anak itu masih anak-anak, meskipun statusnya begitu terhormat tapi tetap saja dia adalah anak yang membuat orang lain sangat menyayanginya.


Saat itu juga Ye Wushuang memicingkan matanya, berpura-pura serius dan berkata: “Ya, aku tahu Nona adalah Nona Besar, Nona adalah kesayangan Tuan Penguasa Kota, tapi Nona tidak boleh melarangku untuk mengatakan yang sebenarnya bukan?”


“Kamu……”

__ADS_1


Gadis kecil itu dibuat marah oleh Ye Wushuang hingga tidak bisa berkata-kata, dia mengangkat tangan putihnya yang indah seolah-olah ingin memukul Ye Wushuang untuk melampiaskan rasa tidak senangnya, tapi tidak lama setelah Min’er mengangkatnya, entah mengapa dia menariknya kembali.


Ye Wushuang bertanya dengan penasaran: “Kenapa? Masih ingin memukuli orang?”


“Huh, aku tidak ingin bicara denganmu.”


“Kalau begitu kenapa Nona tidak memukulku? Bukankah Nona adalah Nona besar? Aku ini hanya seorang pelayan!” Ye Wushuang berpura-pura menggodanya, benar-benar lucu melihat tampilan Min’er yang sedang marah.


Gadis kecil itu memalingkan kepalanya, tidak menatapnya dan berkata: “Aku sudah berjanji pada Paman She untuk tidak memukulmu.”


Ucapan ini membuat Ye Wushuang tercengang untuk sesaat, setelah beberapa saat, Ye Wushuang tertawa pelan dan berkata: “Tidak disangka kamu adalah anak yang cukup penurut.”


“Bukan seperti itu, aku hanya tidak akan melanggar apa yang sudah kujanjikan pada Paman She.”


Ye Wushuang yang merasa ini sudah tidak menarik hanya mengangkat bahu dan berkata: “Baiklah, anggap aku yang salah, tapi Nona benar-benar masih kecil, belum waktunya untuk berdandan.”

__ADS_1


__ADS_2