
“Aku……” Qin Ruojiu mau tidak mau melihat dia. Kenapa dia bisa tahu dirinya belum tidur, jangan-jangan dia menunjukkan sesuatu yang bisa membuat dia tahu kalau dirinya pura-pura tidur? Lain kali dia tidak bisa pura-pura tidur lagi, dia harus sudah tidur sebelum kaisar datang.
Kaisar tertawa, “Mata kamu sangat cerah, walaupun ini malam hari, aku tetap bisa melihatnya dengan jelas. Kamu seperti bintang yang selalu bersinar.”
Mendengar ucapan dia, Qin Ruojiu menatap pria ini dengan kebingungan.
Apakah dia sedang memuji dirinya? Dan dia bicara seperti ini, apakah dia benar-benar menyukai aku seperti yang dibilang oleh Lu’Er?
Dia membuang mukanya lagi dan mau kabur dari sini.
Benar, dia tidak bisa seperti ini terus, dia tidak bisa membiarkan kaisar menyukai dirinya, dia sangat kejam, sangat bahaya. Jadi dirinya takut dengannya dan harus menghindari dia.
Merasakan penolakan Qin Ruojiu, kaisar zhoulie malah tersenyum, “Kenapa? Malu?”
__ADS_1
Bagi dia, reaksi Qin Ruojiu ini adalah terkejut sehingga menjadi malu, tapi dia tidak bisa melihat rasa takut di dalam matanya itu.
Mendengar itu, Qin Ruojiu menarik nafas dalam-dalam agar hatinya bisa tenang, “Kaisar, jangan seperti ini terhadap aku.”
Kaisar Zhaolie mengerutkan alisnya, “Aku berbuat apa?”
Setelah beberapa saat, Qin Ruojiu berkata dengan yakin: “Kamu sebagai kaisar seharusnya pergi ke tempat selir yang lainnya, tidak seharusnya berada di sini terus.”
Qin Ruojiu berkata: “Kaisar memiliki banyak selir yang cantik, setidaknya kamu harus adik, kalau tidak selir lain pasti akan tidak senang.”
Mendengar itu, kaisar Zhaolie sedikit terkejut, wanita ini sebenarnya memikirkan apa? Kalau wanita lain diperlakukan seperti ini pasti akan sangat senang dan mau semua orang tahu. Tapi dia bukan hanya tidak senang, dia juga mendorongnya untuk bersama dengan wanita lain.
Dia berkata: “Apakah ada selir yang datang mencari kamu dan bicara sesuatu? Kasih tahu aku, aku akan potong lidah dia, lalu aku akan kurung dia seumur hidup.”
__ADS_1
Qin Ruojiu panik mendengar itu, dia menjelaskan: “Tidak ada, itu adalah kata-kata dari hati aku sendiri, tidak ada hubungannya dengan orang lain, kaisar jangan berpikir terlalu banyak, tidak ada orang yang datang mencari aku.”
Setelah bicara, hati Qin Ruojiu menjadi takut, selanjutnya dia benar-benar tidak berani melawan ucapannya lagi, dia sekejam ini, siapa yang bisa tahan dengannya?
“Oh ya? Jadi maksud kamu, kamu benci dengan aku?” melihat dia menundukkan kepalanya dan terlihat sedih, muka kaisar Zhaolie sedikit berubah.
Sekarang mana mungkin Qin Ruojiu berani menjawab “ya”, dia hanya bisa mengangkat kepalanya dan tersenyum lembut ke arahnya.
Bab selanjutnya Bab 142 Tapi Aku Sekarang Masih Ada Apa-apa
“Aku tidak berani, hanya saja kaisar setiap malam datang ke istana Fengyi, aku juga tidak bisa melayani kaisar, tapi aku selalu memiliki kaisar sendirian, selir lainnya akan merasa tidak adil.”
Melihat senyuman dia yang dingin, kaisar berkata: “Oh ya? Lalu kalau malam ini aku mau kamu bagaimana?”
__ADS_1