Permaisuri Dibalik Cadar

Permaisuri Dibalik Cadar
Bab 741 Ini Semua Instruksi She Jingtian


__ADS_3

Hello! Im an artic!


Min’er yang berada di samping berjalan menghampiri sambil terisak-isak, berjongkok kemudian dengan lembut meraih pakaian Pangeran Liang, air mata sejernih kristal masih tergantung di bulu matanya yang panjang itu.


“Paman Zhongrong, ini salahku, aku tidak seharusnya memintamu untuk memetik bunga, aku hampir membunuhmu, jika Paman marah maka marahi Min’er saja.”


Hello! Im an artic!


Pangeran Liang menatap Shangguan Min’er yang menangis dengan sedih, seketika dirinya langsung terhibur oleh Min’er, ketika ingin bangkit bangun, Pangeran Liang baru menyadari bahwa sekujur tubuhnya tidak bertenaga, untungnya Ye Wushuang sangat sigap dan langsung melangkah maju untuk membantunya, jadinya Pangeran Liang baru bisa bangkit untuk duduk. Pangeran Liang dengan lembut menyeka air mata Min’er menggunakan lengan pakaiannya yang basah, wajah tampan itu begitu lembut seperti angin musim semi di bulan Maret: “Min’er jangan menangis lagi, bukankah Paman Zhongrong baik-baik saja? Berhenti menangis, patuhlah.”


“Ini semua karena diriku, ini salahku…” Semakin memikirkannya Min’er semakin merasa bersalah, tetesan air mata itu sudah seperti kalung mutiara yang terputus, tidak peduli bagaimana Pangeran Liang membujuknnya, itu sama sekali tidak berguna.

__ADS_1


Pada saat ini, She Jingtian yang sudah sekian lama hening dan tidak mengatakan sepatah kata pun akhirnya melepaskan kepalan telapak tangan besar di balik lengan pakaiannya yang lebar, terdapat sedikit rasa malu di wajahnya yang kaku dan dingin, tatapan matanya menoleh ke arah Pangeran Liang dan berkata: “Ini tidak ada hubungannya dengan Min’er, jika kamu ingin menyalahkan maka salahkan aku saja.”


Pangeran Liang bingung akan tindakan Paman dan keponakan ini, dia menatap ke arah She Jingtian yang sekujur tubuhnya juga basah kuyup sama seperti dirinya, Pangeran Liang tidak bisa menahan senyumnya dan berkata: “Kak She, kamu sudah menyelamatkanku, bagaimana mungkin aku menyalahkanmu?”


Hello! Im an artic!


Ucapan ini membuat She Jingtian semakin menyalahkan dirinya, dia mengerutkan alisnya, pupil hitamnya yang gelap itu memancarkan cahaya dingin yang rumit, setelah sekian lama akhirnya She Jingtian menggigit bibirnya dan berkata: “Aku yang sengaja meminta Min’er untuk datang dan membuat masalah, memetik bunga juga adalah ideku, tapi aku tidak menyangka kamu akan jatuh ke dalam air.”


Semua orang bingung ketika mendengarnya, pada saat ini, Pangeran Liang berbalik ke samping, mata sipitnya itu dipenuhi dengan keterkejutan, dia menatap She Jingtian dengan tegas dan berkata: “Baik-baik saja, untuk apa kamu memintaku memetik bunga untuk Min’er?”


Raut wajah Ye Wushuang juga terlihat curiga, pantas saja, Min’er biasanya begitu patuh dan pengertian, tapi kenapa Min’er malah mempersulit Pangeran Liang untuk mengambil bunga teratai di pinggir danau? Ternyata ini semua instruksi She Jingtian.

__ADS_1


“Aku…” She Jingtian seketika tidak bisa berkata-kata, apa bisa dirinya mengatakan bahwa dirinya cemburu akan interaksi Pangeran Liang dengan Ye Wushuang, jadi dengan sengaja meminta Min’er untuk mengacaukannya? Dan dirinya juga mengetahui bahwa Pangeran Liang tidak bisa berenang, jadi dirinya ingin mempermalukan Pangeran Liang di hadapan Ye Wushuang. Siapa sangka drinya bisa melakukan hal sebodoh ini, dan pada akhirnya malah membuat Ye Wushuang menyelamatkan Pangeran Liang dengan cara menciumnya. Semua yang terjadi benar-benar di luar kendali dan cakupannya, dan yang paling menyebalkan adalah sekarang semua orang sedang menatapnya, dirinya masih berhutang penjelasan pada semua orang.


Melihat suasananya semakin lama menjadi semakin canggung, tatapan mata Ye Wushuang ketika menatapnya juga terlihat sedikit tidak percaya, She Jingtian hanya bisa memalingkan tatapannya dan berkata dengan datar: “Aku menyukai teratai itu.”


Setelah mendengar kalimat ini, Pangeran Liang yang semula tidak bertenaga itu hampir saja meloncat dikarenakan begitu marah, dia berkata dengan raut wajah sangat kesal: “She Jingtian, kamu seorang pria dewasa tapi malah menyukai bunga teratai? Bahkan jika kamu menyukainya itu juga tidak masalah, kamu bisa memetiknya sendiri, dan lagi kamu bisa berenang, kamu juga bisa ilmu meringankan tubuh, mengapa kamu menyuruh Min’er memintaku untuk memetiknya?”


“…”


She Jingtian bersumpah, sedari kecil hingga dewasa, dirinya tidak pernah menghadapi situasi yang memalukan dan canggung seperti itu. Yang lebih menyedihkan lagi adalah, dari awal sampai akhir, dirinya bahkan tidak berani menatap Ye Wushuang.


Karena She Jingtian tidak tahu Ye Wushuang akan menatapnya dengan menggunakan jenis tatapan seperti apa, tapi She Jingtian tahu dengan sangat jelas bahwa Ye Wushuang pasti sangat kecewa padanya.

__ADS_1


Melihat She Jingtian tidak berbicara dan raut wajahnya juga terlihat sangat suram serta tidak enak dilihat, Pangeran Liang yang bukan tipe orang berhati sempit pada saat itu langsung melambaikan lengan pakaiannya dan berkata: “Sudahlah, aku benar-benar tidak tahu apa yang kamu pikirkan di dalam otakmu itu, melihat orang yang mencelakaiku dan juga yang menyelamatkanku adalah dirimu, maka aku akan menganggap tidak ada yang terjadi.”


__ADS_2