Permaisuri Dibalik Cadar

Permaisuri Dibalik Cadar
Bab 2 Dia Hanyalah Anak Pungut


__ADS_3

Ji Mie menghela nafas dan berjalan dengan pelan untuk menghampirinya, kemudian memungut cadar hitam yang terjatuh dilantai dan meletakkannya di atas meja. Alisnya mengernyit , kedua bola matanya terang seperti bintang bersinar.


"Rojiun, bukannya ayah ingin memaksa kamu memakai ini, tetapi wajahnya kamu ini akan membawa petaka yang menghancurkan hidupmu. "


Qin Rojiun menunduk dengan sedih, "Ayah. Bukankah kamu bilang tidak bisa meramal nasibku? Kenapa kamu bisa mengatakan bahwa wajahku akan membawa petaka? "


Ji Mie tidak tega melihat Qin Rojiun yang menderita, kemudian dia menghela nafas lagi dan duduk di kursi samping, "Walaupun Ayah tidak bisa meramalkan nasibmu, tetapi di masa akhir kehidupan guruku, dia yang telah meramalkannya. Katanya, kamu bisa menjadi permaisuri pada kehidupan ini, tetapi hidupmu akan berliku-liku, terutama karena wajahmu ini, wajahmu akan membuat kamu menderita seumur hidup. Makanya Ayah selalu memintamu untuk menutup wajahmu. "


"Kenapa kamu tidak pernah menceritakan ini padaku? wajah Qin Rojiun yang cantik dan kurus itu menjadi pucat seketika. Apakah dia tidak boleh menunjukkan wajah aslinya kepada dunia selamanya? Apakah dia harus memakai cadar hitam ini hingga akhir hayatnya? Jika memang begitu, kenapa Tuhan masih menganugerahkan wajah yang cantik ini kepadanya?

__ADS_1


Ji Mie menatap bola mata yang terlihat menderita, lalu berkata dengan perasaan bersalah, " Apakah kamu tahu mengapa Ayah tidak pernah mengajari kamu ilmu sihir? "


"Kamu bilang perempuan tidak cocok untuk belajar ilmu ini, " Qin Rojiun ingat bahwa setiap keturunan kaum penyihir akan mempelajari ilmu unik ini, tetapi hanya dia saja yang tidak mendapatkan izin dari Ayahnya.


Ji Mie menggelengkan kepalanya, wajahnya pun terlihat ragu, "Tidak, karena untuk belajar ilmu sihir, kamu harus merupakan darah daging dari kaum penyihir. Sedangkan kamu adalah bayi yang aku pungut di samping sumur kering pada 18 tahun lalu. Jadi ini adalah alasan kenapa kamu ikut marga orang lain, kamu tidak pakai margaku bukan berarti margaku aneh, , " Ji Mie juga tahu bahwa ia seharusnya tidak boleh menceritakan semua ini kepadanya, selama ini, dia sudah menganggap Rojiun sebagai anak kandungnya sendiri. Dia juga ingin melihat anaknya yang cantik tiada dua ini menikah, kemudian menjadi permaisuri. Tetapi anaknya ini sudah akan menjadi istri orang lain, dia berhak mengetahui takdir dan latarnya.


Ruo Jiu... Jiu'er, dengarkan Ayah, Ayah melakukan ini semua juga demi kebaikanmu, "hati Ji Mie pun sakit ketika melihat kondisi anaknya ini.


Ayah yang telah berbohong padanya selama 18 tahun, rahasia yang sudah tersimpan selama 18 tahun, mana mungkin dia terima dalam waktu singkat.

__ADS_1


Saat ini, Qin Rojiun berjalan ke hadapan Ji Mie dengan langkah tidak stabil, ia memeluk Ayahnya dan mulai menangis. Ini adalah tangisan yang paling menyedihkan selama 18 tahun ini.


Ayahnya membuka rahasia ini di hari pernikahannya, apakah karena ayahnya sudah tidak menginginkan dirinya lagi?


Apakah anak perempuan yang menikah akan menjadi air yang di buang? Tidak ada hubungan lagi dengan keluarga aslinya?


" Rojiun, jangan menangis, Ayah akan meramalkan hal terakhir untukmu... setelah masuk istana dan menjadi permaisuri, kamu harus berhati-hati. "


Ji Mie memeluk putri cantiknya yang menangis tersedu-sedu ini sambil menepuk pundaknya, "Anak bodoh, tentu saja, tentu saja aku tetap ayahmu... "

__ADS_1


__ADS_2