Permaisuri Dibalik Cadar

Permaisuri Dibalik Cadar
Bab 137 Alasan Dia Ini Sepele Sekali


__ADS_3

Kaisar Zhaolie merapikan bajunya sendiri, setelah itu dia menjawab: “Kenapa? Aku mau tunggu kamu bangun memangnya tidak boleh?” dia bicara seperti anak kecil yang dilupakan oleh orang lain, jadi sekarang dia sedang kesal.


“Kamu ada perintah untuk aku?” Qin Ruojiu mengerutkan alisnya, dia mengira dirinya salah dengar, maka dia menatap pria ini dengan kebingungan. Sifat dia ini sangat tidak masuk akal, membuat orang tidak bisa menebaknya.


“Tentu saja!” jawab kaisar dengan yakin.


“Lalu kenapa tidak membangunkan aku, tapi kamu malah membiarkan aku tidur sampai sekarang? Lu’Er dan yang lainnya kenapa tidak datang?” Qin Ruojiu semakin kesal, kenapa dirinya bisa bangun kesiangan sampai menunda waktu kaisar kasar ini, tidak tahu ada berapa banyak orang yang menyalahkan dia.


Melihat Qin Ruojiu yang kesal, kaisar Zhaolie tertawa, “Para dayang itu sempat datang, tapi aku suruh mereka keluar!”


“Kenapa?” kaisar ini sebenarnya mau apa?


“Karena aku melihat kamu tidurnya sangat pulas, jadi aku tidak tega membiarkan mereka mengganggu kamu, maka aku suruh mereka keluar!”


“Ha?”

__ADS_1


“Kenapa?”


Qin Ruojiu bernafas dengan berat, “Jangan-jangan kaisar juga menunggu sampai sekarang karena tidak mau mengganggu aku?”


“Benar!”


Mendengar itu, hati Qin Ruojiu menjadi hangat. Dia benar-benar menunggu dirinya selama ini demi dirinya? Dia langsung menarik lengan kaisar dengan panik, “Kamu seperti ini bukannya menunda waktu rapat pagi?”


Kaisar tertawa, “Aku hari ini tidak ikut rapat, aku memang datang khusus untuk menunggu kamu bangun!”


“Kenapa? Kamu tidak senang?” tanya kaisar dengan bingung.


Sebenarnya yang seharusnya bingung adalah dia, bukan Qin Ruojiu.


Sekarang dia tidak bisa membantahnya, maka Qin Ruojiu menganggukkan kepalanya, “Aku sangat senang, sangat terharu, cinta kaisar terhadap aku membuar aku tidak tahu harus berbuat apa!”

__ADS_1


Mendengar jawaban itu, kaisar Zhaolie langsung tersenyum, “Asal kamu membuatkan sarapan yang enak untuk aku, maka aku akan anggap itu sebagai balas budi kamu terhadap aku!”


“Jangan-jangan ini adalah alasan kaisar dari tadi menunggu aku?” Qin Ruojiu benar-benar tidak percaya, alasan dia ini sepele sekali!


Kaisar menganggukkan kepalanya, “Benar, kamu bisa masak untuk pria lain, kenapa tidak bisa masak satu kali untuk aku?”


“Tapi, memangnya kaisar sampai sekarang masih belum makan pagi?” ini sudah jam berapa, memangnya orang-orang di dapur istana selalai itu? Tidak mungkin, orang-orang ini sudah bekerja di istana bertahun-tahun, pasti sudah sangat memahami betapa kejamnya pria ini, bagaimana mungkin bisa selalai ini?


Di saat Qin Ruojiu kebingungan, kaisar Zhaolie menarik pinggang dia dan bicara di samping telinganya: “Benar, aku belum makan makanan yang dibuat dapur istana, aku dari tadi menunggu kamu bangun agar aku bisa makan masakan kamu. Aku mau kamu mengenyangkan aku!”


Ucapan terakhirnya itu membuat muka Qin Ruojiu memerah. Untung saja mukanya tertutup oleh kain hitam, kalau tidak pasti akan ditertawakan oleh pria jahat ini.


Bab selanjutnya Bab 138 Dia Tetaplah Suaminya


Qin Ruojiu melepaskan diri dari rangkulan kaisar dan langsung jalan ke luar pintu, “Aku tidak bisa membiarkan kaisar kelaparan di sini, aku akan buat sarapan sekarang juga, harap kaisar tunggu sebentar.” setelah bicara, dia langsung menghilang dari hadapan kaisar.

__ADS_1


Kaisar masih melamun melihat kepergian dia, setelah beberapa saat dia tiba-tiba tersenyum bangga dan percaya diri.


__ADS_2