Permaisuri Dibalik Cadar

Permaisuri Dibalik Cadar
Bab 809 Tidak Berpikir Ingin Menjadi Seorang Ratu


__ADS_3

Hello! Im an artic!


Dengan demikian, kehidupan Ye Wushuang di Pingzhou bisa dikatakan sudah ditetapkan. Bertahun-tahun terombang-ambing dan mengembara, tidak hanya membuat dirinya tertutup dengan debu, tapi juga mengajarinya untuk menjadi kuat dan patuh.


Beberapa hari berikutnya, Ye Wushuang menjalani kehidupan dengan sangat tenang dan nyaman. Setelah melewati perjalanan jarak jauh yang mendebarkan beberapa waktu lalu, Ye Wushuang merasa sangat nyaman ketika menjalani hari-hari dengan tenang seperti ini. Dan lagi Ji Xingfeng tampaknya juga sangat sibuk, setelah meminta orang untuk mengatur segalanya, dia sama sekali tidak pernah terlihat lagi.


Hello! Im an artic!


Hingga hari itu setelah makan siang, Ji Xingfeng yang jarang terlihat tiba-tiba membawa sekelompok wanita paruh baya yang mengenakan pakaian Istana, mereka langsung masuk ke paviliun tempat tinggal Ye Wushuang.


Menghadapi adegan seperti itu, Yuya mundur dengan panik, hanya menyisakan Ye Wushuang yang masih di sana.


Ye Wushuang melirik sekilas pada orang-orang itu dengan datar, melihat wajah mereka yang tampak dingin, sombong, bangga, masing-masing dari mereka semua tampak berbeda. Ye Wushuang menunduk perlahan, masih memainkan bidak catur di tangannya. Ini adalah permainan yang dirinya dan Yuya sering mainkan ketika mereka sedang bosan.

__ADS_1


Beberapa wanita itu menatap ke arah Ji Xingfeng dengan sedikit tidak senang karena dianggap bagai udara oleh Ye Wushuang, tapi tidak ada yang berani berbicara.


Hello! Im an artic!


Ji Xingfeng maju selangkah, sedikit mengerutkan alisnya yang tegas, nadanya terdengar tidak marah tapi mengancam: “Ye Wushuang, apa kamu tahu kenapa aku membawamu kembali ke Pingzhou?”


Ye Wushuang menarik sudut bibirnya dan tersenyum, terdapat sedikit nada sarkasme dalam ucapannya: “Tentu saja tahu, bukankah itu karena aku memiliki wajah yang mirip dengan Ratu Qin.”


Ji Xingfeng mengangkat alisnya dengan ringan, cahaya dingin terlintas di tatpaan matanya: “Kalau begitu kamu mengerti apa niatku bukan?”


Ji Xingfeng menatapnya dengan raut dingin, dia mengucapkan kata demi kata dengan serius: “Kalau begitu kuberitahu padamu, aku ingin membuatmu kembali menjadi Ratu Qin yang sempurna.”


“Apa maksudmu?”

__ADS_1


“Maksudku adalah, kamu akan menjadi orang yang dipilih olehku untuk berada di sisi Kaisar. Di kemudian hari, kamu tidak hanya harus memiliki paras seperti Ratu Qin, tapi juga harus memiliki postur dan penampilan layaknya seorang Ratu.”


“Aku tidak berpikir ingin menjadi seorang Ratu.” Ye Wushuang tahu dengan sangat jelas bagaimana kehidupan di harem, dirinya tidak ingin masuk ke dalam air berlumpur ini lagi. Ye Wushuang tahu Ji Jixingfeng ingin menggunakan dirinya untuk membalas Zhao Xueyan, tapi dirinya tidak pernah menyangka bahwa Ji Xingfeng akan memilih cara ini, membuat dirinya kembali menjadi Ratu Qin, itu benar-benar lelucon yang paling lucu di dunia.


Tidak disangka, setelah mendengarkan jawaban Ye Wushuang, alis Ji Xingfeng semakin berkerut dalam, tatapan matanya terlihat agak dingin dan tegas: “Sekarang kamu sudah jatuh di tanganku, kamu tidak memiliki hak untuk memilih.”


Saat ini, Ye Wushuang tidak bisa menggunakan cara keras untuk berhadapan dengan pria ini, sifat cepat mengamuk Ji Xingfeng hanya akan melukai dirinya sendiri. Jadi Ye Wushuang memilih untuk berkompromi: “Aku bisa mendengar perintah Pangeran, tapi aku harus mengingatkan Pangeran, karena Ratu Qin sebelumnya bisa ditinggalkan oleh Kaisar maka itu berarti Kaisar sudah bosan pada penampilannya atau sudah tidak menyukainya. Sekarang, bahkan jika aku terlihat persis sama seperti Ratu Qin, apa menurutmu aku masih bisa mendapatkan kembali cinta Kaisar?”


Ji Xingfeng tersenyum dingin, pupilnya yang dalam itu dipenuhi dengan kepercayaan diri dan juga kekejaman: “Mungkin dulu tidak, tapi sekarang belum tentu!”


“Apa maksudmu?”


Ye Wushuang bingung ketika mendengarnya, sama sekali tidak paham makna ucapan pihak lain. Ye Wushuang hanya merasa, jika dirinya benar-benar kembali ke sisi Ji Xingyun sesuai dengan caranya, itu tidak hanya tidak akan bisa menyingkirkan Zhao Xueyan, tapi malah akan membawa bencana pembunuhan lain terhadap dirinya sendiri.

__ADS_1


Ji Xingfeng berbalik dan melipat kedua tangannya, hanya menyisakan sosok punggung dingin pada Ye Wushuang: “Kamu tidak perlu mengerti mengenai hal lainnya. Sekarang kamu hanya perlu melakukan apa yang kukatakan. Para Bibi ini adalah Bibi yang mengurusku sedari kecil di Istana. Sekarang setelah aku dinobatkan dan mendapatkan wilayah, mereka juga ikut kemari denganku. Mereka adalah orang-orang yang paling tahu mengenai aturan istana, kuharap kamu bisa mempelajari apa yang mereka ajarkan padamu dalam waktu setengah tahun.”


__ADS_2