Permaisuri Dibalik Cadar

Permaisuri Dibalik Cadar
Bab 124 Permaisuri Benar-Benar Bisa Memilih Waktu


__ADS_3

“Tidak peduli bagaimana, sekarang aku berterima kasih dulu, aku masuk dulu ya, komandan Zhuo jaga diri baik-baik!” setelah bicara, Qin Ruojiu masih tidak menyadari keanehan sama sekali, dia hanya merasa Zhuo Ying ini terlalu serius, bahkan dia sudah tidak berani melihat dirinya. Agar tidak memberikan tekanan yang lebih kepada dia, maka Qin Ruojiu lebih baik pergi dulu.


Zhuo Ying berkata: “Permaisuri jaga diri baik-baik.”


Setelah Qin Ruojiu pergi, Zhuo Ying baru mengangkat kepalanya melihat Qin Ruojiu.


Memasuki istana Zhaolie, tidak ada dayang yang menjaga sama sekali, jadi jalan Qin Ruojiu sangat lancar.


Baru membuka pintu, tiba-tiba terdengar suara yang membuat orang berpikiran macam-macam dari dalam.


Suara dari dalam itu membuat muka Qin Ruojiu memerah. Langkah kakinya juga jadi berhenti di tempat.


Walaupun siang hari, tapi di dalam ruangan terhadap beberapa lilin merah yang sedang menyala.

__ADS_1


Badan Qin Ruojiu sedikit gemetar, dia tidak tahu harus berbuat apa. Sementara kaisar Zhaolie tidak sengaja melihat dia yang sedang menundukkan kepalanya seperti sedang mencari sesuatu di lantai.


Su Zhen’er sekarang merasa bangga dan sangat senang, walaupun di hari itu kaisar sangat kejam terhadap dirinya, tapi wanita yang paling diperlukannya tetaplah dirinya.


Hanya dia yang bisa membuat kaisar Zhaolie bersemangat, hanya dia yang bisa membuat kaisar Zhaolie terpikat.


Dengan seperti ini, semua yang dia mau akan menjadi lebih dekat lagi darinya.


Benar, dia mau cepat-cepat pergi dari sini. Tapi, di saat dia baru jalan satu langkah, tiba-tiba kaisar Zhaolie berkata: “Permaisuri, baru datang sudah mau pergi lagi?”


Mendengar itu, badan Qin Ruojiu gemetar, matanya terlihat ketakutan, dan dia tidak berani bergerak. Seakan-akan ucapan dia seperti pedang tajam yang berada di leher dia, asal dia bergerak, maka kepala dia akan terpenggal.


Su Zhen’er yang daritadi sedang menikmati ini baru sadar ada orang yang datang, setelah mengetahui orang yang datang adalah Qin Ruojiu, hati dia langsung penuh dengan kebencian, “Benar-benar pembawa bencana, permaisuri memang hebat dalam memilih waktu, bisa-bisanya kamu datang di saat aku dan kaisar sedang bersenang-senang.”

__ADS_1


Mendengar itu, hati Qin Ruojiu merasa tegang, dia merasa ada panah yang tajam yang diarahkan ke punggungnya.


Dia berkata: “Aku tidak ada maksud untuk mengganggu kalian, aku datang hanya untuk membawa barang.”


Mendengar itu, hati Su Zhen’er semakin kesal, “Barang apa? Pasti hanya alasan.” setelah itu, dia berkata kepada kaisar Zhaolie: “Kaisar, kalau permaisuri datang hanya untuk membawakan barang, suruh dia taruh barangnya lalu langsung pergi saja, jangan ganggu kesenangan kita berdua.”


Bab selanjutnya Bab 125 Kamu Setakut Ini Dengan Aku


Mendengar itu, kaisar Zhaolie langsung mendorong dia dengan kesal. Setelah itu dia mengambil baju dari ranjang dan memakainya.


Muka Su Zhen’er yang didorong langsung memerah. Sementara kaisar sudah tidak ada rasa tertarik sama sekali, dia bertanya kepada Qin Ruojiu: “Permaisuri, mau mengembalikan barang apa?”


Su Zhen’er berdiri dan mengeluh: “Kaisar……”

__ADS_1


__ADS_2