Permaisuri Dibalik Cadar

Permaisuri Dibalik Cadar
Bab 903 Sudah Mempersiapkan Segalanya


__ADS_3

Hello! Im an artic!


Pada saat ini, Ji Xingfeng malah menggerakkan bibir merahnya, raut wajahnya membeku, nada bicaranya terdengar kejam dan keji: “Ye Wushuang, kamu memang tidak mengecewakanku. Ayo pergi, jangan sampai melewatkan waktunya.”


Selesai berbicara, Ji Xingfeng berjalan maju seiring dengan suara angin yang berhembus.


Hello! Im an artic!


Sedangkan Ye Wushuang malah membeku di tempatnya. Menatap sosok dingin dan kesepian itu, Ye Wushuang sedikit tercengang.


Pria ini… ternyata kembali mengujinya.


Untungnya Ye Wushuang sudah bertekad, jika saja dirinya sedikit goyah, benar-benar tidak tahu apa yang akan dilakukan oleh pria ini.

__ADS_1


Setelah memasuki Istana, Kaisar jarang sekali terlihat begitu bersemangat, Kaisar sendiri yang secara pribadi memimpin para pejabatnya untuk menyambut Ji Xingfeng. Adegan ini bisa dianggap sangat memberikan kehormatan pada Pangeran Ping. Sedangkan Ye Wushuang yang memakai topi bambu hanya sedikit mengangkat sudut tirai kereta kuda, menatap ke arah Istana di kejauhan yang begitu indah hingga membuat orang lain tidak bisa mengalihkan pandangan mereka. Dua naga terbang emas yang terdapat di atap Istana benar-benar penuh akan momentum. Di sini adalah Istana kekaisaran, rumah sang Kaisar.


Hello! Im an artic!


Melihat jalan lama yang dulu pernah dilaluinya, Ye Wushuang tidak bisa menahan perasaan emosionalnya.


Tiga tahun lalu, dirinya melarikan diri dari tempat ini tanpa mempedulikan segalanya hanya demi mempertahankan nyawa dan juga demi kebebasannya. Tidak disangka, tiga tahun kemudian, dirinya mau tidak mau malah kembali ke tempat ini lagi.


Apa semua ini adalah lelucon Tuhan? Atau semua ini adalah pengaturan takdir? Ye Wushuang benar-benar tidak tahu, Ye Wushuang hanya memperingatkan dirinya sendiri berkali-kali dalam benaknya, sekarang kamu adalah Ye Wushuang yang telah hidup kembali, bukanlah Qin Ruchen yang dikendalikan oleh orang lain. Kamu harus hidup dengan bermartabat dan menginjak-injak satu demi satu orang-orang yang pernah mencelakaimu.


Setelah Kaisar memerintahkan kepala pelayan mengatur akomodasi untuk Pangeran Ping dan rombongannya, Kaisar kemudian mengadakan perjamuan di Istana untuk menjamu mereka. Meskipun Kaisar sudah menobatkan adiknya sendiri ke tempat tandus seperti Pingzhou, tapi di permukaan, Kaisar masih memberikan kasih sayang yang cukup antar sesama saudara. Dengan cara ini, maka bisa membungkam semua mulut yang suka berkata tidak-tidak.


Selama jamuan, Ye Wushuang yang sedari tadi diam melayani dengan status sebagai pelayan di sebelah Ji Xingfeng.

__ADS_1


Samar-samar, Ye Wushuang bisa melihat Ji Xingyun yang duduk di aula atas yang sedang dengan gembira menerima sulangan dari para pejabatnya.


Sudah 3 tahun berlalu, Ji Xingyun terlihat lebih stabil dan mendominasi dibandingkan 3 tahun lalu. Ji Xingyun mengenakan jubah naga emas, membuat sosoknya yang sempurna itu terlihat semakin mulia, wajah tampan itu mempertegas bentuk wajahnya yang sangat tegas. Di bawah bulu mata yang tebal dan panjang, terdapat sepasang mata yang tajam dan gelap, batang hidung yang mancung, bentuk bibir yang indah, tidak diragukan lagi semua itu semakin menunjukkan auranya sebagai Kaisar yang sangat luar biasa. Terutama ketika sedang melambaikan lengan pakaiannya, semakin menambahkan sentuhan mendominasi dan liar, ketika tersenyum dengan dingin, terdapat pesona jahat dan seksi yang sulit untuk diungkapkan.


Di samping Ji Xingyun merupakan Selir Mulia Zhao yang bermartabat dan mulia.


Selir Mulia Zhao menatap para menteri sambil tersenyum, Selir Mulia Zhao mengenakan gaun berwarna putih yang lembut, rambut hitamnya begitu lebat, kulitnya seperti batu giok, matanya sangat indah, terdapat pesona yang sulit diungkapkan di antara senyumannya. Dia sudah seperti bunga peony yang sedang bertunas, begitu cantik dan juga menawan, benar-benar tak tertandingi.


Wanita seperti itu, sekilas dilihat merupakan wanita terbaik di dunia. Jika tidak memahaminya, maka hampir setiap pria akan tertarik pada tampilannya yang cantik dan menawan.


Tapi keindahan semacam ini hanyalah tampilan luar saja.


Karena ketika Zhao Xueyan melirik ke arah Ji Xingfeng, kecantikan di tatapan matanya itu seketika langsung berubah menjadi begitu kejam dan jahat.

__ADS_1


Dalam 3 tahun terakhir, wajah Zhao Xueyan sama sekali tidak berubah, hanya sikapnya sudah tidak lagi seperti dulu yang hanya bisa berpura-pura lemah dan sering menerima perlindungan dari orang lain.


Zhao Xueyan bersikap murah hati dan anggun, benar-benar memiliki sikap layaknya seorang Ratu, mungkin demi mempertahankan posisinya di Istana, Zhao Xueyan sudah mempersiapkan segalanya.


__ADS_2