Permaisuri Dibalik Cadar

Permaisuri Dibalik Cadar
Bab 353 Aku Mau Lihat Kamu Keras Kepala Sampai Kapan


__ADS_3

Hello! Im an artic!


Melihat tawa dan perkataannya yang gila, kaisar Zhaolie tahu, dia tidak bisa memiliki wanita ini seutuhnya.


Hati dia juga jadi sakit, kalau bisa, dia benar-benar mau membunuh wanita ini, tapi dia tidak bisa, dia lebih baik menyiksa dia dan melihat dia menderita daripada harus melewati hari-hari tanpanya.


Hello! Im an artic!


Sekarang gila, amarah dan rasa benci sedang menyerang dia, membuat hasrat yang daritadi ditahannya sangat lama sudah tidak bisa dikendalikan lagi. Dia pun menyambarkan badannya ke arah Qin Ruojiu seperti singa yang sedang marah.


Qin Ruojiu tidak menyangka di saat seperti ini dia masih bisa melakukan ini, kaisar Zhaolie sekarang sudah terlihat sangat ganas.

__ADS_1


Qin Ruojiu mau melawan, tapi gerak-geriknya itu sudah diprediksi oleh kaisar Zhaolie.


Kaisar Zhaolie menggenggam pergelangan tangan dia erat-erat, setiap kali Qin Ruojiu melawan, maka kaisar Zhaolie akan menguatkan tenaganya. Qin Ruojiu langsung merasa pergelangan tangannya sangat sakit. Hawa panas dari hidungnya mulai terasa, bibirnya yang dingin mencium bibir kecil Qin Ruojiu erat-erat, lidahnya membuka giginya secara paksa, dia bisa merasakan perlawanan dari Qin Ruojiu, tapi dia menekan belakang kepalanya agar Qin Ruojiu tidak ada ruang untuk kabur sama sekali.


Hello! Im an artic!


Tiba-tiba, di saat dia sedang sangat bergairah, muka dia berubah menjadi marah, dia melepaskannya, darah merah mengalir dari bibirnya, warna merahnya itu membuat orang sangat tegang.


Dia menatap Qin Ruojiu yang sedang ditekan olehnya di lantai dengan kesal, “Qin Ruojiu, kamu memperlakukan aku seperti ini?”


Mendengar itu, kaisar Zhaolie tiba-tiba berdiri menggendong dia, walaupun mulutnya sudah penuh dengan darah, tapi matanya yang tajam bagai pisau itu tetap menatapnya, dia berteriak: “Baik, aku mau lihat kamu keras kepala sampai kapan!”

__ADS_1


Mata Qin Ruojiu terlihat sangat menderita dan putus asa, ini membuat hati orang yang melihatnya menjadi hancur, dia menggigit bibirnya dengan kencang agar perasaan sedihnya tidak terluap, suara tawa dingin dari mulutnya hampir membuat telinga kaisar Zhaolie kesakitan.


“Kang Yong, kamu orang yang egois dan kejam, dari dulu tidak pernah memikirkan perasaan orang lain, jelas-jelas kamu sudah memiliki tuan putri Liqing, buat apa masih seperti ini terhadap aku? Memangnya kamu merasa sangat senang kalau kamu bisa melukai banyak orang?” pertama kalinya, dia memanggil nama kaisar Zhaolie secara langsung tanpa peduli apapun. Walaupun dulu juga pernah, tapi saat itu mereka berdua saling mencintai. Tapi kali ini berbeda, kali ini berasal dari amarah dan perlawanan di dalam hatinya.


Muka kaisar Zhaolie sudah sangat pucat, matanya seperti senjata tajam yang beracun, badannya sedikit gemetar, seperti sedang menahan rasa sakit di dalam hatinya, tapi dia masih bisa tertawa.


Dia berkata: “Senang? Apa itu senang? Aku dari dulu tidak tahu apa itu senang!”


Benar, dia ini mau Qin Ruojiu menuruti kata-katanya, mau dia tunduk kepadanya, karena mau melihat dia menderita. Demi tujuan ini tercapai, dia bisa menggunakan cara apapun.


Bab selanjutnya Bab 354 Kenapa Selalu Melawan Dia

__ADS_1


Hello! Im an artic!


Setelah kaisar Zhaolie pergi, suasana istana Fengyi menjadi menyedihkan.


__ADS_2