Permaisuri Dibalik Cadar

Permaisuri Dibalik Cadar
Bab 165 Kamu Sebenarnya Kenapa


__ADS_3

“Aku tidak percaya, dari pemahaman aku terhadap kakak aku, dia tidak mungkin seperti ini terhadap kamu kalau dia belum melihat muka kamu!”


“Selain kamu, belum ada pria lain yang pernah melihat muka aku, hari ini dia mencoba untuk melepaskan kain hitam aku, tapi aku larang!”


“Ruojiu, bukan aku sengaja mau melukai kamu, tapi kakak aku pasti sudah pernah melihat muka kamu, kalau tidak……”


“Pangeran ke-9, bukannya aku tidak percaya dengan kamu, tapi kain hitam aku tidak pernah dilepaskan oleh dia, aku percaya dia juga tidak tahu apa-apa. Sejak hari itu kamu menyelamatkan aku dari pinggir danau, sikap dia terhadap aku sudah berubah, sepertinya rasa bersalah dia terhadap aku membuat dia mencintai aku, oleh karena itu……”


Kang Yin menggelengkan kepalanya, “Tidak…… kalau orang lain, aku mungkin masih bisa percaya. Tapi dia…… aku tidak percaya, kakak aku bukan orang yang bisa berubah semudah itu. Apalagi karena muka kamu sangat mirip dengan orang itu……”


“Siapa?” mendengar itu, muka Qin Ruojiu langsung berubah, jelas-jelas tahu dia mungkin bukan benar-benar mencintai drinya, tapi setelah mendengar ucapan Kang Yin berusan, hati dia tetap terasa sakit.


Melihat reaksi dia, Kang Yin sepertinya sudah mengerti sesuatu. Dia berkata: “Kamu pernah dengar dia memanggil wanita bernama Liqing tidak?”

__ADS_1


“Liqing……”


Satu nama itu membuat badan Qin Ruojiu gemetar. Di dalam mimpinya, sepertinya dia sering mendengar nama ini, sampai sekarang dia baru tahu kalau nama ini benar-benar ada…… apalagi masih tertanam di dalam hati dia.


Qin Ruojiu tidak tahu bagaimana dirinya bisa kembali ke istana Fengyi.


Sepanjang perjalanan, badan dia terasa kosong, pemandangan indah di luar tirai itu tidak penting baginya. Semua yang ada di depannya ini menghilang begitu saja tanpa jejak.


“Tidak apa-apa!” Qin Ruojiu tersenyum secara paksa, dia bertanya: “Lu’Er, menurut kamu, apakah ada orang di dunia ini yang bisa menyukai orang seperti aku ini?”


Mendengar itu, Lu’Er langsung duduk di samping dia, “Permaisuri, kamu sebenarnya kenapa? Kenapa kamu tanya itu?”


“Ada beberapa hal yang aku tidak mengerti.” dia tersenyum, dengan elegan dia meminum tehnya, tapi matanya tetap terlihat murung.

__ADS_1


“Permaisuri, jangan-jangan kamu merasa kaisar tidak tulus dengan kamu?”


Mendengar itu, Qin Ruojiu mengerutkan alisnya, dia mau bicara sesuatu, tapi dia tidak tahu harus bicara dari mana?


Lu’Er sepertinya bisa melihat kesulitan dia, maka dia juga tidak menanyakan apa-apa lagi.


“Lu’Er, kamu merasa kaisar benar-benar tulus menyukai aku?”


Lu’Er masih melamun, setelah beberapa saat dia baru menganggukkan kepalanya, “Kebaikan kaisar terhadap permaisuri bisa dibilang tidak bisa dibandingkan dengan kebaikan kaisar terhadap selir lain. Dulu kaisar juga tidak pernah seperti ini terhadap selir mulia. Tapi permaisuri berbeda, kita semua bisa melihat kebaikan kaisar terhadap kamu beberapa hari ini.”


Bab selanjutnya Bab 166 Hanya Bertemu Musuh


“Benarkah?” Dia bertanya dengan suara lembut. Dia merasa ada fakta kejam dan mengerikan yang tersembunyi di balik keindahan ini. Sama seperti apa yang dikatakan Kang Yin. Apakah dia benar-benar hanya....”

__ADS_1


__ADS_2