Permaisuri Dibalik Cadar

Permaisuri Dibalik Cadar
Bab 523 Wanita Licik Kembali Mengeluarkan Jebakan Maut


__ADS_3

Hello! Im an artic!


Xiaodong yang selalu menuruti perkataannya, tidak disangka malah mulai berdebat dengannya, Aya benar-benar tidak dapat menerimanya, Aya dengan kejam menepuk bagian tubuh Xiaodong yang terluka dan berkata: “Dasar gadis sial, coba katakan sekali lagi jika berani!”


“Memang kenapa jika aku berkata lagi?” Amarah Xiangdong juga sudah merambat naik, dia lalu berkata dengan marah: “Aya, jangan pikir karena kamu adalah Putri Tetua Bage jadinya aku takut padamu, kuberitahu padamu, jika kamu berani memiliki niat buruk lagi, maka aku akan pergi memberitahu semua orang bahwa kamu yang menyuruhku menaruh ular berbisa itu untuk mencelakai Qin Ruojiu!”


Hello! Im an artic!


Ketika Xiangdong mengucapkan kalimat ini, dia hanya ingin mencoba untuk menakut-nakuti Aya, ingin menghilangkan pemikiran buruk Aya untuk mencelakai orang, Xiaodong tidak benar-benar ingin melaporkannya, bagaimanapun juga itu adalah masa lalu, Qin Ruojiu juga sudah tidak mempermasalahkannya. Tapi setelah selesai mengucapkan kalimat itu, Xiangdong merasa tatapan mata Aya benar-benar berubah total ketika menatapnya.


“Benarkah? Apa menurutmu mereka akan percaya padamu?” Aya tiba-tiba tersenyum, senyum itu begitu menyeramkan hingga membuat orang bergidik.

__ADS_1


Xiangdong tidak bisa menahan tubuhnya yang menggigil, tapi dirinya masih bersikeras bertanya: “Mengapa tidak percaya?”


“Karena tidak akan ada yang akan percaya pada apa yang dikatakan oleh orang yang sudah mati!” Aya mendekat ke telinga Xiangdong dan berkata dengan suara pelan: “Xiangdong, aku tidak ingin membunuhmu tapi dirimu sendiri yang cari mati! Menurutmu, kamu berbaring tengkurap seperti ini dan sulit untuk bergerak, sangat mudah terjatuh ke atas lantai batu, tulang punggungmu itu terluka hingga tidak sengaja patah dan nyawamu melayang, hal itu sangat normal!”


Hello! Im an artic!


Setelah selesai berbicara, Aya dengan cepat melihat sekeliling dan langsung mendorong Xiangdong ke bawah, jeritan Xiangdong menarik perhatian adiknya yang berusia tidak sampai 5 tahun itu, Aya berpura-pura berjongkok di depan Xiangdong, membuat gerakan cemas ingin membantu memapah Xiaodong untuk bangun, tapi diam-diam tangannya malah menuju ke bagian punggung Xiaodong…


Malam hari begitu tenang dan hening, sesekali hanya terdengar suara burung yang berkicau.


Di rerumputan di tepi danau, tiba-tiba terdengar suara pria dan wanita yang sedang bersetubuh.

__ADS_1


Di bawah cahaya rembulan yang samar, dua tubuh telanjang terlihat saling tumpang tindih, engahan rendah sang pria dan erangan sang wanita terdengar di telinga, butuh waktu beberapa saat baru suara engahan itu berhenti.


“Ya’er, besok aku akan pergi berbicara pada Tetua Bage, aku ingin menikahimu!” Setelah selesai bercinta, pria telanjang itu memeluk sang wanita dengan erat di dalam pelukannya, pria itu membuat janji dengan sangat bersemangat.


“Li Xiuyuan, siapa yang ingin kamu menikahiku? Sebaiknya kamu tidak memiliki pemikiran itu!”


Ternyata pria dan wanita yang bersetubuh di alam liar di tengah malam itu adalah Putri Tetua Bage, Aya, dan juga mantan tunangan Xiangdong, Li Xiuyuan.


“Ya’er, kamu sudah memberikan tubuhmu padaku, jika kamu tidak menikah denganku, lalu siapa yang ingin kamu nikahi?” Li Xiuyuan menatap jejak darah di bagian bawah gaun putih milik Aya, sekali lagi memastikan bahwa Aya memberikan kepolosan tubuhnya padanya, tatapan matanya dipenuhi dengan kebingungan.


Li Xiuyuan menyukai Aya sedari kecil, setelah menunggu selama bertahun-tahun, dirinya berpikir sudah tidak memiliki harapan lagi, tapi Aya berinisiatif mencarinya dan juga melakukan hal seperti ini dengannya, tapi kenapa Aya tidak ingin menikah dengannya?

__ADS_1


“Kamu sudah berjanji padaku, selama aku memberikan diriku padamu maka kamu akan melakukan apapun untukku! Kamu tidak berbohong padaku kan?” Aya menarik bajunya sendiri untuk menutupi bagian penting tubuhnya dengan asal, kemudian dia menatap Li Xiuyuan dengan tatapan mata yang menggoda.


“Tidak, tidak! Ya’er, bagaimana mungkin aku berbohong padamu, kamu tahu hatiku, aku bisa melakukan apapun untukmu!” Li Xiuyuan bergegas menjelaskan, seolah-olah dirinya takut jika menjelaskan lebih lambat satu langkah saja, maka wanita di perlukannya ini akan meninggalkannya dan pergi.


__ADS_2