Permaisuri Dibalik Cadar

Permaisuri Dibalik Cadar
Bab 197 Gambar Wanita Cantik


__ADS_3

Selesai bicara, Funing pun menaikkan alisnya dan tersenyum. Kemudian, dia melambaikan tangannya untuk memerintahkan dua pengawal dari Negara Beifeng yang berbusana sesuai model Negara Beifeng untuk mempersembahkan hadiah itu kepada Kaisar.


Wajah Kaisar Zhaolie masih terlihat dingin dan dia juga tidak mengucapkan apa-apa. Dia hanya melihat ke belakang untuk memberikan izin pada para pasukan yang ada di belakangnya. Setelah mendapat izin dari Kaisar, para pasukan itu pun langsung maju ke depan untuk menerima hadiah itu.


Setelah menerima kotak hadiah itu, para pasukan itu pun membukanya dengan perlahan. Semua orang yang ada di sana sudah sangat penasaran dengan apa yang ada di dalam kotak itu.


Ketika kotak kayu ukiran itu dibuka, tercium aroma harum yang lembut. Qin Ruojiu langsung menyenter ke arah kotak itu dan melihat ada sebuah gulungan berwarna putih di dalam kotak itu. Gulungan itu dikelilingi dengan bulu lembut yang membuat benda itu terlihat sangat mewah dan berkualitas.


Pasukan istana pun mengeluarkan gulungan itu dengan sangat hati-hati lalu meletakkannya di depan Kaisar. Semua orang menunggu Kasiar membuka gulungan tersebut.

__ADS_1


Kaisar Zhaolie mengambil gulungan itu dengan perlahan lalu melihat ke arah Qin Ruojiu sebentar. Qin Ruojiu yang tadinya terlihat begitu lembut dan berperasaan itu sudah hilang, sekarang yang tersisa hanyalah Qin Ruojiu yang terlihat dingin.


Ketika gulungan itu dibuka, nafas Qin Ruojiu langsung terasa sesak. Bukan hanya dia, bahkan semua orang yang ada di sana juga terkejut dan melihat ke arah Kaisar.


Lukisan itu seperti sebuah ilmu sihir yang mampu menarik perhatian semua orang untuk memperhatikannya.


Wanita yang ada di dalam lukisan itu sedang mengenakan gaun istana berwarna putih dengan lengan yang sedikit lebar. Wanita itu tersenyum lembut dan terlihat sangat anggun. Di dalam lukisan itu terlihat wanita bergaya feminin yang berdandan layaknya gaya wanita dari Negara Beifeng. Ada juga nilai keagungan dan kemewahan di dalam diri wanita itu. Dari lukisan ini bisa terlihat kalau kemampuan pelukis yang melukis lukisan ini sangat bagus, dia mampu membuat wanita yang ada di dalam lukisan ini terlihat seperti sebuah batu giok sempurna yang tidak ternoda. Wanita yang ada di dalam lukisan itu hanyalah seolah dewi yang sederhana. Selain itu dia juga memasang beberapa mutiara yang tersebar secara acak di rambutnya yang berkilau dan hitam. Tatapan dan senyuman wanita yang jernih dan lembut itu membuat wanita di dalam lukisan itu terlihat begitu cantik dan menawan.


Ketika melihat lukisan itu, tatapan mata Kaisar Zhaolie terlihat sedikit rumit. Setelah itu, dia langsung mengangkat tangannya dan meletakkannya di depan lukisan itu dan mengusap bibir dan alis wanita di dalam lukisan itu dengan perlahan. Tatapan matanya terlihat begitu terobsesi dan di sudut bibirnya terlihat senyuman yang pahit.

__ADS_1


Qin Ruojiu pernah melihat tatapan Kaisar Zhaolie seperti itu. Dia menunjukkan tatapan mata seperti ini ketika Kaisar Zhaolie sedang memeluknya dan memanggil nama Li Qing dengan perlahan.


Meskipun Qin Ruojiu duduk di sampingnya, tetapi dia bisa melihat jelas semua ekspresi dan tatapan mata Kaisar Zhaolie. Tiba-tiba hatinya terasa sesak, rasanya seperti ada sebuah pisau yang tertusuk di dalam hatinya. Ketika dia melihat adegan itu, sepertinya ada sesuatu yang mau menetes keluar dari matanya. Qin Ruojiu langsung mengangkat kepalanya dan melihat ke arah langit yang gelap dan tiada batas. Akhirnya dia berhasil menyimpan kembali air matanya yang hendak menetes keluar itu.


Suasana di sana terasa hening.


Pangeran Funing yang ada di sana langsung melihat ke arah Kaisar dengan tatapan yang tegas lalu berkata dengan nada dingin, “Kaisar, ini adalah lukisan adikku. Adikku masih terus merindukanmu. Maka dari itu dia mengundang seorang pelukis untuk melukis dirinya yang sedang mengenakan gaun yang dia pakai ketika dia pertama kali bertemu dengan anda. Selain itu, dia juga senga mendandani dirinya agar terlihat sama seperti waktu itu dan menyuruh sang pelukis melukiskan dirinya dengan teliti dan detail. Kemudian dia meminta saya untuk memberikan lukisan ini padamu secara pribadi. Jika Kaisar merasa apa yang saya lakukan saat ini sedikit keterlewatan dan bisa menyakiti hati Ratu, mohon maafkan saya. Saya adalah Beifeng Funing saya harus melakukan pekerjaanku sampai selesai. Jika Kaisar tidak suka dengan lukisan ini, anda bisa langsung mengembalikannya!” Jelas-jelas dia sudah melihat Kaisar yang terobsesi dengan lukisan itu, tetapi Beifeng Funing malah sengaja berbicara seperti itu. Saat itu, suasana di dalam istana itu terasa sangat aneh.


Qin Ruojiu tidak mengatakan apa-apa. Dia hanya terdiam dan menundukkan kepalanya. Pada saat itu, semua orang yang ada di sana juga bisa melihat sendiri kalau Kaisar terlihat begitu terobsesi dan suka dengan wanita yang ada di dalam lukisan itu. Jadi dia masih berbuat apa? Apa pun yang dia lakukan saat ini hanya membuat dirinya semakin dipermalukan.

__ADS_1


__ADS_2