Permaisuri Dibalik Cadar

Permaisuri Dibalik Cadar
Bab 795 Dia Bukan Orang Yang Baik


__ADS_3

Hello! Im an artic!


Selanjutnya, orang yang mengepung semakin lama semakin banyak, jika hanya berpaku pada kekuatan Ji Xingfeng saja, maka tidak akan mungkin bisa melindunginya. Meskipun Ye Wushuang tidak tahu mengapa orang-orang ini ingin membunuhnya, tapi dirinya tidak ingin menyeret Ji Xingfeng, ketika sedang berpikir ingin Ji Xingfeng melepaskan dirinya, tidak disangka Ji Xingfeng malah menundukkan kepalanya dengan mendominasi lalu berkata dengan nada perintah yang mendominasi: “Peluk aku erat-erat!”


Mata Ye Wushuang yang indah itu terpaku, terdapat keraguan sesaat di wajah yang cantik itu. Menghadapi nada bicara Ji Xingfeng yang tak terbantahkan, Ye Wushuang tiba-tiba langsung memeluknya.


Hello! Im an artic!


Merasakan sepasang tangan lembut yang memeluk di sekitar pinggangnya, hati Ji Xingfeng yang sedingin baja itu langsung meleleh, setelah beberapa saat, Ji Xingfeng menggunakan ilmu meringankan tubuhnya, menggunakan kekuatannya yang terakhir dan melompat turun keluar dari jendela sambil memeluk Ye Wushuang.


Setelah turun di bawah, Ji Xingfeng lalu membawa Ye Wushuang menelurusi gang-gang gelap beberapa kali tanpa henti, pada akhirnya mereka dapat menghindari semua pelacakan dengan memanfaatkan kegelapan malam.


Setelah semua orang sudah pergi, Ji Xingfeng dengan sangat berhati-hati membawa Ye Wushuang ke paviliun rahasianya.


Ye Wushuang awalnya ketakutan dikarenakan dirinya dikejar dan ingin dibunuh, dalam keadaan linglung, dirinya tidak tahu kemana dirinya pergi bersama Ji Xingfeng. Sampai akhirnya Ye Wushuang menyadari bahwa suasananya tidak benar, dirinya akhirnya kembali ke akal sehatnya dan memasang ekspresi waspada di wajahnya. Bagaimanapun juga Ji Xingfeng dalam kesannya itu bukan orang yang baik, dia sama jahatnya seperti Zhao Xueyan.

__ADS_1


Hello! Im an artic!


Melihat sekeliling yang penuh dengan sel tersembunyi sudah seperti penjara, Ye Wushuang menarik napas dalam-dalam, matanya bersinar dengan tatapan dingin dan menatap ke arah Ji Xingfeng: “Terima kasih karena Tuan sudah menolongku, jika memiliki kesempatan maka aku akan berterima kasih di kemudian hari.”


Setelah selesai berbicara, Ye Wushuang berbalik badan dan ingin pergi, tapi baru saja mengambil satu langkah, dirinya langsung dihalangi oleh Ji Xingfeng.


Ekspresi Ji Xingfeng begitu gelap dan tidak bisa ditebak, Ji Xingfeng menatapnya lekat dengan raut dalam, tatapan itu sudah seperti seekor macan tutul yang ganas yang sedang menatap makanannya sendiri.


“Aku berani menjamin, setelah keluar maka kamu akan mati dalam waktu kurang dari 15 menit.”


Ye Wushuang hendak mengatakan sesuatu lagi, tiba-tiba dirinya melihat sekelibat sosok bayangan di luar tirai jendela, hatinya sedikit merasa takut: “Lalu apa yang kamu inginkan?”


Ji Xingfeng mengangkat lengan pakaiannya dan tersenyum penuh arti, dalam senyum itu terdapat kedalaman dan kedinginan yang unik milik Ji Xingfeng: “Aku ingin tahu kamu itu siapa!”


Tatapan mata yang bertanya dengan mendesak itu seakan memiliki kekuatan sihir yang bisa menembus ke dalam hatinya, membuat Ye Wushuang merasa sangat tidak nyaman.

__ADS_1


Ye Wushuang memalingkan kepalanya, berusaha untuk menenangkan dirinya lalu tersenyum dengan getir: “Kamu muncul di Paviliun Sheng, apa kamu masih perlu bertanya mengenai identitasku?”


“Apa hubungan di antara dirimu dan Qin Ruchen, sang Ratu Negara Qi?” Ketika menanyakan kalimat ini, nada bicara Ji Xingfeng menjadi lebih dalam.


Identitas yang ditinggalkan lebih dari 3 tahun itu kembali diungkit, hati Ye Wushuang masih saja merasa terguncang. Ye Wushuang berpikir bahwa seumur hidupnya ini dirinya tidak akan pernah memiliki hubungan dengan orang-orang dari Negara Qi yang telah menyakitinya atau yang telah disakiti olehnya. Tidak disangka, setelah 3 tahun berlalu dan berputar-putar, akhirnya dirinya kembali lagi.


Ye Wushuang tersenyum dingin, tatapan matanya dipenuhi dengan cahaya bangga: “Aku adalah gadis suci di Paviliun Sheng, aku sudah lama tidak melihat orang asing, bagaimana mungkin aku memiliki hubungan dengan Ratu Negara Qi? Tuan berkata seperti itu, bukankah itu adalah sebuah lelucon?”


Ji Xingfeng menatapnya lekat. seolah sedang mencoba untuk melihat sesuatu, tapi pada akhirnya dirinya malah sedikit terpesona oleh senyum itu. Ini sudah seperti tarian bunga yang mengacaukan hati dan jiwa orang lain.


Sulit untuk dibayangkan, Qin Ruchen yang memiliki wajah yang persis sama dengannya mengapa tidak memiliki kekuatan semacam ini? Sedangkan wanita ini malah melakukannya dengan begitu mudah.


“Tuan, kamu tidak mungkin menyelamatkanmu hanya untuk menanyakan pertanyaan ini bukan? Sekarang aku sudah menjawab, jadi apa Tuan sudah bisa melepaskanku?”


Tinggal bersama orang seperti Ji Xingfeng untuk sesaat saja sudah bisa membuatnya depresi, jadi Ye Wushuang berencana untuk pergi secepat mungkin.

__ADS_1


__ADS_2