
Hello! Im an artic!
Dari langkah kaki dia bisa terlihat dia sedang kesal. Dan dari aura dingin yang dikeluarkannya, cukup membuktikan kalau dia sedang menahan amarah.
Liu Yuan kebingungan, hal apa yang bisa membuat kaisar Zhaolie yang biasanya tenang bisa semarah ini?
Hello! Im an artic!
Seketika Liu Yuan berubah menjadi hati-hati.
“Kaisar!” sapa Liu Yuan sambil berlutut.
Kaisar Zhaolie menatap dia dengan dingin dan tanpa ekspresi, setelah itu dia berteriak: “Liu Yuan, berdiri saja!”
Liu Yuan berdiri perlahan, setelah membersihkan debu di lengan bajunya, dia berkata: “Hal yang mau aku sampaikan kali ini masih berkaitan tentang Liqing.”
Hello! Im an artic!
__ADS_1
Kaisar Zhaolie menjawab dengan datar: “Katakan saja, aku dengar.”
Selama beberapa tahun ini, kaisar Zhaolie sudah mengecewakan perasaan Liqing.
Dirinya sebagai kaisar negeri Kangqing tentu saja tidak ada masalah, karena dia memiliki banyak wanita di sampingnya, di saat dia kesepian pasti akan ada orang yang bisa menghiburnya.
Tapi dia berbeda, dia adalah hanyalah seorang wanita yang menjadi tuan putri, selama beberapa tahun ini, dia terus menderita dan kesepian karenanya.
Saat masih muda, mereka berdua sudah saling jatuh cinta pada pandangan pertama. Dia juga pernah bersumpah akan menikahinya dan menjadikannya permaisuri, tapi sayangnya satu perintah dari ayahnya membuat semuanya berubah. Dia menikahi orang lain, sementara Liqing masih menunggunya, selama ini, dia bukan hanya terus memikirkan wanita yang jauh di Beifeng sana, tapi rasa sakit di hatinya semakin parah.
Apakah ini yang namanya cinta? Seorang kaisar yang berhati baja saja juga bisa seperti ini.
Liu Yuan membungkukkan badannya, “Kaisar, saya sudah menyuruh orang untuk bicara dengan putra mahkota Funing, kalau kaisar bersedia menikahi tuan putri Liqing, maka hubungan dua negeri akan menjadi akrab, tanda tangan perjanjian, dalam waktu 100 tahun, tidak boleh saling menyerang.”
Kaisar Zhaolie menatap Liu Yuan dengan bingung, “Benar seperti itu? Kenapa Beifeng bisa melupakan dendamnya secepat itu?”
Liu Yuan tiba-tiba tertawa, “Benar, putra mahkota Funing sudah dinasihati oleh saya, dan dia juga sudah setuju menikahkan adiknya dengan anda. Ini bisa membuat harapan kaisar selama bertahun-tahun ini terwujud, dan yang paling penting hubungan dua negeri ini bisa menjadi damai, semua rakyat juga bisa menjadi tenang, tidak perlu menderita karena peperangan. Kalau ada dua hal sebaik ini, bagaimana mungkin putra mahkota Funing tidak setuju?”
__ADS_1
“Dari pemahaman aku terhadap dia, orang ini tidak akan menyerah begitu saja. Memangnya dia tidak memberikan syarat ganti rugi untuk aku sama sekali? Dia tidak mungkin melupakan ini semua begitu saja!”
Walaupun kaisar Zhaolie jarang bertemu dengan Funing, tapi dari pertemuannya di dunia politik, dia kurang lebih sudah sedikit memahami orang ini.
Tidak disangka, kali ini Liu Yuan maju satu langkah dengan gemetar, mukanya juga terlihat ragu-ragu.
“Menjawab kaisar, putra mahkota Funing bisa menyetujui ini, memang hanya ada satu syarat!”
Muka kaisar Zhaolie menggelap, “Katakan, syaratnya apa!”
“Kaisar……saya tidak berani bilang……”
“Kamu sudah bicara sebanyak itu, buat apa kamu menutupi yang terakhir?”
“Ini……”
“Katakan saja, karena itu adalah syarat yang diberikan oleh Funing, maka aku akan memperlakukan kamu macam-macam!”
__ADS_1