Permaisuri Dibalik Cadar

Permaisuri Dibalik Cadar
Bab 770 Yang Diperlukan Hanyalah Kepentingan Semua Pihak


__ADS_3

Hello! Im an artic!


“Serius?” Paman Long tiba-tiba tersenyum dingin: “Tujuan besar Tuan masih belum tercapai, bukankah terlalu dini untuk serius sekarang?”


“Aku……”


Hello! Im an artic!


“Apa Tuan lupa akan nasihat Tuan Muda Shangguan sebelum dia meninggal? Dia ingin Tuan memenuhi mimpinya yang belum selesai dan merawat Min’er. Meskipun Tuan telah merawat Min’er, tapi apa Tuan akan menyerah akan pencapaian dan juga mimpinya?”


Mendengar ucapan ini, tatapan mata She Jingtian berubah menjadi gelap, dia lalu menundukkan tatapannya yang kelam.


“Aku tidak lupa.” Setelah sekian lama, She Jingtian menjawab sambil menghela nafas panjang.

__ADS_1


Paman Long mengerutkan keningnya, wajah yang dipenuhi dengan keriput itu lalu berkata dengan nada yang tidak senang: “Jika belum lupa, lalu mengapa harus jatuh cinta pada wanita pada saat paling kritis seperti ini?”


Hello! Im an artic!


“Aku… Tapi, ini sudah yerjadi, aku tidak boleh mengecewakan Wushuang.” She Jingtian menjawab dengan sedikit kesakitan, memikirkan segala seuatu yang terjadi bersama Wushuang tadi malam, She Jingtian langsung merasa bahwa posisi Kaisar begitu jauh darinya. Saat ini dia hanya ingin memiliki Wushuang.


Melihat pergumulan dan keraguan di mata She Jingtian, Paman Long mengangkat alisnya dengan arogan, akhirnya dia berkata: “Aku tidak bermaksud meminta Tuan untuk mengecewakannya, hanya saja waktu tidak akan menunggu. Tuan, apa kamu lupa bahwa kamu memiliki perjanjian pernikahan dengan Tuan Putri dari Negara Bei?”


“Dengan Tuan Putri dari Negara Bei, Tuan tidak membutuhkan perasaan, yang diperlukan hanyalah kepentingan semua pihak. Hanya dengan menikahinya maka Raja Negara Bei baru bisa meminjamkan kekuatan untuk membantumu, dengan begitu baru bisa membuatmu yang merupakan seorang penguasa kota benar-benar menjadi seorang Raja yang mulia. Bahkan di kemudian hari Tuan akan bisa menaklukkan dunia.”


Di setiap kata dalam kalimat yang diucapkan oleh Paman Long dipenuhi dengan godaan dan juga keinginan akan kekuasaan bagi para pria. Ya, menaklukkan dunia, jika merupakan seorang pria maka harus memiliki impian seperti itu, apalagi pria yang luar biasa seperti She Jingtian.


She Jingtian menatap Paman Long dengan ragu-ragu untuk sekian lama, ekspresinya sedikit kurang bergairah dan terdapat kesedihan yang sulit untuk dimengerti: “Tapi Wushuang…”

__ADS_1


“Jika Nona Wushuang adalah orang yang pengertian maka dia tidak seharusnya menghalangi jalanmu menuju posisi Kaisar. Dan lagi, sebagai seorang pria, apa Tuan tidak ingin menjadi orang yang paling kuat di dunia ini di depan wanita yang Tuan sukai?”


“Aku ingin!” She Jingtian menjawab pertanyaan ini tanpa ragu. Teringat kembali ketika pertama kali bertemu, Wushuang yang tampak tegar dan acuh itu malah membuatnya berjanji untuk melindunginya seumur hidup baru bersedia untuk tinggal, dari hal itu bisa dilihat bahwa hati Wushuang dipenuhi dengan ketakutan dan kekhawatiran. Jika suatu hari nanti dirinya benar-benar bisa menjadi pria kuat yang berdiri di posisi tertinggi, maka Wushuang tidak akan perlu terlalu khawatir lagi.


“Karena Tuan ingin maka mengapa tidak melakukannya?”


“Aku…” She Jingtian tidak pernah merasa begitu bimbang ketika melakukan satu hal dalam hidupnya, dirinya menundukkan kepalanya, tidak bisa berkata-kata sudah seperti seorang pengecut yang tidak berguna.


“Tuan, tahun depan adalah hari di mana Tuan akan menikahi sang Tuan Putri, Tuan tidak boleh membuat kesalahan apa pun. Hanya dengan menikahi sang Tuan Putri maka Tuan baru bisa selamanya tidak terikat dengan kota kecil seperti Kota Wuyou ini.”


“Wushuang…” She Jingtian tanpa sadar menggumamkan namanya, hatinya terasa sedikit sakit.


Paman Long meliriknya sekilas dengan dingin dan berkata: “Jika Tuan menikahi Tuan Putri maka tentu saja Tuan tidak boleh memikirkan Wushuang lagi. Jika Tuan menikahi Nona Wushuang dikarenakan tindakan impulsif sesaat, itu tidak hanya akan menggagalkan tujuan Tuan untuk mendapatkan posisi Kaisar, hal itu juga akan memprovokasi Negara Bei dan mereka akan menjadi musuhmu. Tuan, kamu harus memikirkannya baik-baik.”

__ADS_1


__ADS_2