
Suara Zhuo Ying seperti sebuah kutukan yang langsung menghentikan gerakan Kaisar Zhaolie. Dia pun menyimpan tangannya dan sedikit terkejut, lalu berbalik dan melihat Zhuo Ying yang berlutut di depannya. Lalu dia berkata dengan dingin, “Katakanlah!”
“Kaisar, ini berhubungan dengan pembunuh Selir yang sebenarnya.”
Setelah mendengar itu, Kang Yong langsung menyipitkan matanya dan mengepalkan tangannya. Jantung Kaisar Zhaolie pun berdebar kencang dan berkata, “Cepat katakan, biar aku langsung menghabiskan wanita ini.”
Zhuo Ying bangkit berdiri lalu melihat sebentar ke arah Qin Ruojiu yang sudah lemas tidak berdaya. Hatinya terasa perih melihat semua itu. Setelah itu, dia berjalan ke arah Kaisar Zhaolie lalu membungkukkan badannya lalu berbalik ke belakang dan berbicara pada petugasnya, “Serahkan semuanya.”
Selesai bicara, seorang petugas yang mengenakan pakaian perang itu pun berjalan ke arah mereka sambil mengambil sebuah kotak, lalu ketika kotak itu dibuka, di dalam sana ada beberapa ekor lintah gemuk yang sedang melingkar-lingkar. Semua orang yang melihat barang itu pun merasa jijik dan mual.
Setelah melihat itu, wajah Kaisar Zhaolie pun berubah dingin lalu tersenyum sinis dan berkata dengan nada kejam, “Maksud kamu, yang bunuh anak Kaisar dan mencelakai Yuan Ran adalah makhluk menjijikkan ini?”
__ADS_1
Zhuo Ying langsung memberi hormat lalu menganggukkan kepalanya dan menjawab, “Benar, hewan ini adalah lintah, dia hidup dengan cara mengisap darah dari manusia dan hewan. Mereka tadi merangkak keluar dari api ketika kita membakar barang dan mereka merangkak keluar dari kantong yang diberikan Selir Lan.”
“Kantong ?” Kang Yong pun langsung bertanya dengan nada dingin dan dirinya mulai merasa emosi.
Zhuo Ying menganggukkan kepalanya, “Benar, kantong parfum itu diberikan oleh Selir Lan. Harusnya binatang ini yang terus menghisap darah Selir Yuan Ran, makanya para Tabib juga tidak bisa mendeteksi penyakit yang diderita oleh Selir Yuan Ran.”
Setelah mendengar penjelasan dari Zhuo Ying, wajah Kaisar Zhaolie pun tampak terkejut. Beberapa saat kemudian, dia pun menoleh dan melihat ke arah wanita yang sudah disiksa olehnya itu.
Zhuo Ying pun merasa tidak sampai hati, lalu melihat ke arah Qin Ruojiu yang sudah tergeletak tidak berdaya di belakang sana. Wajahnya terlihat pucat pasih dan tatapan matanya itu terlihat begitu menyedihkan. Dia seolah sudah tidak bisa menahan rasa sakit yang dideritanya itu.
Melihat itu Zhuo Ying pun merasa sangat kesal di dalam hatinya. Ia tak mengerti kenapa Kaisar bisa-bisanya bertindak seperti itu pada Qin Ruojiu. Mana mungkin ada wanita yang bisa menahan penyiksaan sekejam itu. Walaupun dia sangat marah dan kesal dengan apa yang dilakukan oleh Kaisar, tetapi dia tidak bisa mengatakan apa-apa dan hanya bisa diam dan hormat padanya, dia pun bertanya dengan lembut, “Kaisar, sekarang mau bagaimana? Permaisuri tidak salah, apakah ….”
__ADS_1
“Lepaskan dia, Aku mau bertemu Selir Lan!”
Setelah selesai berbicara, Kaisar Zhaolie hanya melirik Qin Ruojiu sekilas lalu meninggalkan tempat itu dengan marah.
Qin Ruojiu itu tidak bersalah sama sekali dan setelah disiksa oleh pria tidak berperasaan itu sampai seperti ini, pria itu hanya meliriknya sekilas dan pergi? Permaisuri yang melihat itu merasa sangat sedih dan kecewa. Suaminya itu benar-benar jahat.
Tapi, selain tertawa dingin dan menahan rasa sakitnya, apalagi yang bisa ia lakukan? Di dalam mata Kaisai Zhaolie, dia hanyalah seekor semut yang tidak berguna. Jika dia merasa tidak senang, dia tinggal menginjak Qin Ruojiu sampai mati. Hanya saja dia tidak akan menggunakan cara itu untuk membunuhnya. Dia pasti akan menggunakan cara yang lebih sadis dan kejam lagi untuk membunuhnya.
Zhuo Ying pun langsung berlari ke arah Qin Ruojiu dan menopangnya. Zhuo Ying menatapnyadengan tatapan sedih dan berkata dengan lembut, “Permaisuri, Permaisuri … kamu kenapa, kamu baik-baik saja kan?”
Ketika daerah luka di tubuh Qin Ruojiu tesentuh, dia pun mengigil sambil menahan rasa sakitnya itu. Zhuo Ying yang melihat itu pun langsung melepaskannya.
__ADS_1