Permaisuri Dibalik Cadar

Permaisuri Dibalik Cadar
Bab 838 Dia Hanya Seorang Wanita


__ADS_3

Hello! Im an artic!


Tapi Ji Xingfeng malah bersikap lunak dikarenakan senyum sedih dan menyakitkan itu, apa ini juga diajarkan oleh Qiuping padanya? Jika benar begitu maka Ye Wushuang telah berhasil membelenggu hatinya.


Wanita ini… sebenarnya, jika bukan karena wajah yang begitu mirip dengan Ratu Qin, mungkin…


Hello! Im an artic!


Hati Ji Xingfeng melunak hanya sesaat saja, detik berikutnya, dia lalu tertawa dingin dan mencibir: “Ye Wushuang, sebenarnya terkadang dirimu dan Ratu Qin memiliki karakter yang sangat mirip. Demi membantu Kaisar Qi naik takhta pada waktu itu, dia sama sepertimu yang tidak kenal takut dan berani melakukan apa pun, tapi akhirnya dia malah mendapat akhir yang paling mengenaskan. Jika suatu hari nanti kamu bisa belajar untuk sedikit lebih patuh, mungkin kamu tidak akan hampir mati di tanganku lagi dan lagi.”


“Tapi pada akhirnya bukankah Pangeran tidak membunuhku!” Ye Wushuang dikendalikan olehnya, tapi masih saja mengucapkan kata-kata yang memprovokasi seperti ini.

__ADS_1


Jika Ye Wushuang adalah seorang pria, maka dirinya pasti akan menggunakannya. Tapi sayangnya dia hanya seorang wanita, dan lagi seorang wanita yang sangat cantik, wanita yang mirip dengan Ratu Qin.


Ji Xingfeng melepaskannya, menatap dan menilanya dengan tatapan menghargai menggunakan matanya yang gelap: “Jika kamu bisa mengalahkan Selir Mulia Zhao dan membantuku mendapatkan Negara Qi dan dunia, aku bisa menjanjikanmu apa pun untukmu. Bahkan meski permintaanmu itu adalah menjadi Ratu di Negara Qi.” Setelah selesai berbicara, Ji Xingfeng tidak menunggu jawaban Ye Wushuang, dia mengalihkan pembicaraan, lalu berkata dengan sangat tegas dan kejam: “Namun, jika kamu berani mengkhianatiku, meski aku memasuki neraka 18 tingkat, meski berubah menjadi hantu sekalipun, aku tidak akan pernah melepaskanmu.”


Hello! Im an artic!


Ye Wushuang menggigit bibirnya dan tersenyum samar, dunia, lagi-lagi dunia, bertahun-tahun lalu, Qin Ruchen merebut tahta Negara Qi untuk Ji Xingyun. Pada akhirnya, dia juga menjadi Ratu, lalu akhirnya? Parasnya dirusak, anaknya dibunuh, dimasukkan ke Istana dingin dan juga dikejar untuk dibunuh. Bertahun-tahun kemudian, Ji Xingfeng kembali membuat permintaan ini pada dirinya yang terlahir kembali, apa ini semua merupakan takdir langit?


“Pangeran, ambisimu itu sangat besar, aku tidak dapat membantumu karena aku tidak serakah akan hal-hal seperti itu. Aku hanya orang yang hanya tahu harus membalas budi dan dendam jika memilikinya. Kamu menyelamatkanku pada waktu itu karena itu aku membalas budi padamu, aku akan memasuki Istana dan tinggal di sisi Kaisar sesuai keinginanmu, mengenai balas dendam, aku pasti tidak akan melepaskan Selir Mulia Zhao yang kejam itu. Tapi aku tidak tahu apa semua itu akan berhasil atau tidak, tapi aku akan berusaha sebisa mungkin untuk menyelesaikan semuanya, hasilnya hanya bisa seperti itu, jadi jangan memiliki permintaan lain.”


Ye Wushuang awalnya berpikir ucapannya yang terus terang dan tidak kenal takut ini akan membuat Pangeran yang memiliki temperamen buruk ini mengamuk.

__ADS_1


Tidak disangka, Ji Xingfeng ternyata tidak marah, raut wajahnya yang gelap itu perlahan-lahan menjadi lembut: “Bagus, aku mengerti maksudmu.”


Ye Wushuang mendongak dan menatapnya dengan terkejut, bertanya-tanya apa Ji Xingfeng benar-benar paham atau dia memiliki konspirasi lain.


Ji Xingfeng menoleh dan melambaikan lengan pakainnya, meninggalkan sosok punggung yang dingin pada Ye Wushuang: “Pergilah!”


“Baik!”


Ye Wushuang memberi hormat kemudian undur diri dengan tenang. Ketika berada di ujung pintu, Ye Wushuang masih menilai Ji Xingfeng sekilas dengan bingung, tidak tahu apa yang sedang dipikirkan oleh Ji Xingfeng dengan membelakanginya, itu hanya memberi semacam perasaan suram terhadap orang lain.


Sebenarnya jika Ye Wushuang menyetujui permintaannya tadi, Ji Xingfeng malah mungkin akan membunuhnya nyawa kecilnya itu.

__ADS_1


Karena wanita seperti itu jelas adalah orang yang tamak akan ketenaran, kekayaan, dan kejayaan. Begitu memasuki Istana, jangankan digunakan olehnya, mungkin saja dia juga akan menjadi seperti Zhao Xueyan, dikarenakan segala sesuatu yang mewah di hadapannya, Zhao Xueyan lupa akan sumpahnya. Tidak hanya tidak membantunya, tapi malah mencelakainya. Wanita seperti itu sangat berbahaya jika dipertahankan, bahkan meski dia merupakan bidak yang luar biasa, itu hanya bisa membunuhnya dengan cepat.


__ADS_2