
Pangeran Funing pun berteriak mengeluarkan suara aneh dan menoleh ke samping
Ketika dia menoleh balik ke arah mereka, wajahnya yang tadinya tersenyum licik dan bangga itu sekarang sudah mulai bengkak. Di ujung bibirnya juga ada sedikit darah.
Qin Ruojiu yang melihat itu juga terkejut dan berteriak. Pada saat itu Lu’er dan Xiaohuan yang terkejut juga datang menghampirinya.
Mereka berdua pun datang menghampirinya, ketika melihat kejadian itu, mereka berdua pun terkejut. Mereka berdua tidak ada yang berani berbicara dan bersembunyi di belakang Qin Ruojiu.
“Nyonya, anda tidak apa-apa kan?” Lu’er bertanya dengan suaranya yang bergetar sambil menarik Qin Ruojiu.
Qin Ruojiu pun langsung menggelengkan kepalanya. Dia melihat ke arah Kang Yin dengan tatapan terkejut dan nggak habis pikir.
Kang Yin masih berdiri di tempatnya dan mengepalkan kedua tangannya dengan erat. Di dalam matanya itu terlihat amarahnya yang sedang berapi-api. Dia terlihat seperti seekor serigala lapar yang sedang marah dan hendak menelan mangsa yang ada di depannya itu. Qin Ruojiu tidak pernah melihat Kang Yin seperti ini. Kang Yin yang dia kenal adalah Kang Yin yang lembut dan selalu tersenyum hangat. Tetapi Kang Yin yang ada di depannya saat ini membuat dia seolah sedang melihat bayangan Kaisar Zhaolie. Lagipula mereka berdua adalah saudara kandung, maka dari itu hawa amarah yang keluar dari tubuh mereka itu terlihat sangat mirip.
“Apa? Kamu berani menghajar Pangeran?” Beifeng Funing memegang wajahnya yang terpukul tadi sambil melihat Kang Yin dengan tatapan marah seolah mau langsung membunuhnya.
__ADS_1
Kang Yin tersenyum dingin dan berkata, “Kamu boleh memarahiku, tapi karena kamu berani melecehkan Ratu, aku bakalan membiarkanmu mati sampai tidak ada tempat untuk menguburmu.” Selesai bicara, Kang Yin melihat ke arah Lu’er dengan tatapan dingin dan berkata, “Bawa Ratu kembali untuk istirahat.”
Lu’er juga ketakutan karena ini adalah pertama kalinya dia melihat Kang Yin yang biasa lembut dan sopan itu marah sampai seperti ini. Dia pun tercengang sebentar lalu menganggukkan kepalanya, “Baik ….”
“Nyonya, kita balik dulu!” Selesai bicara, Lu’er langsung menopang Qin Ruojiu dan membawanya pulang.
Qin Ruojiu menoleh ke belakang dan terus menatap ke arah Kang Yin dengan tatapan penuh dengan kekhawatiran.
Pada saat ini, Beifeng Funing malah maju ke depan dan berkata dengan nada marah, “Berani-beraninya kalian bertindak seperti ini pada Pangeran. Pangeran akan menyuruh kalian membayar semua yang sudah kalian lakukan hari ini.”
“Pangeran Funing sudah melecehkan Ratu kerajaan kami, sebagai seorang komandan kerajaan, melindungi Ratu adalah tanggung jawab saya. Pangeran Kesembilan, anda mundur saja, biar hamba yang menyelesaikannya!”
Qin Ruojiu sudah dibawa pergi oleh Lu’er dan Xiaohuan. Dari belakang dia mendengar suara pria yang sangat kejam dan mengerikan. Meskipun dia tidak tahu apa yang sedang mereka bicarakan, tetapi dia bisa merasa bahwa kali ini sepertinya akan ada hal besar yang terjadi.
Beifeng Funing, Pangeran dari kerajaan Beifeng. Di masa depan, dia akan menjadi Kaisar dari kerajaan itu dan adiknya adalah orang yang paling dicintai Kaisar Zhaolie. Kali ini demi dirinya, Kang Yin dan Komandan Zhuo memukul pria itu. Kalau saja Kaisar Zhaolie tahu akan hal ini, apa yang akan dia lakukan pada mereka berdua?”
__ADS_1
Berpikir sampai di sana, hati Qin Ruojiu pun langsung terasa hampa. Tatapan matanya pun langsung terlihat begitu sedih.
“Nyonya, sekarang kamu mau ngapain? Kita pulang saja?” Melihat Ratu yang tiba-tiba berhenti, Lu’er pun langsung bertanya khawatir.
Qin Ruojiu malah berdiri diam di tempatnya lalu menggelengkan kepalanya dengan sedikit ragu. Kemudian dia langsung membalikkan badannya dan lari ke sana.
“Nyonya jangan ….”
Lu’er dan Xiaohuan tidak menyangka Ratu akan berlari kembali ke sana. Mereka yang masih terkejut itu pun hanya bisa berteriak.
Hanya dalam waktu beberapa saat, Qin Ruojiu sudah sampai kembali ke tempat pertempuran tadi. Beifeng Funing sudah dihajar Zhuo Ying dan Kang Yin sampai tergeletak di atas lantai.
Di bawah cahaya bulan, terlihat banyak luka memar di wajah Pangeran Funing yang membuat dia terlihat begitu mengerikan.
“Kalian berani berbuat seperti itu pada Pangeran, Pangeran pasti tidak akan melepaskan kalian!”
__ADS_1
“Itu masih belum pasti, tergantung apakah dia masih hidup atau sudah mati.” Kang Yin langsung mengambil pedang dari tangan Zhuo Ying dan hendak membunuh Pangeran Funing. Saat itu Qin Ruojiu yang melihat itu pun terkejut dan langsung berteriak, “Jangan ….”