Permaisuri Dibalik Cadar

Permaisuri Dibalik Cadar
Bab 459 Aku Tidak Akan Menyakitimu


__ADS_3

Hello! Im an artic!


Ziyue meringkuk seperti bola dan berjongkok di sudut, matanya merah dan bengkak, tangannya sedang menjambak rambutnya sendiri, dia begitu menyedihkan, Ziyue seolah-olah sedang bergumam pada dirinya sendiri, seolah-olah sedang berkata dengan tercekat: “Pangeran.. kamu pergi ke mana… Zi Yue tidak bisa menemukanmu, apa kamu sudah tidak menginginkanku? Jangan khawatir, aku tidak akan mengatakannya, matipun aku tidak akan mengatakannya, jadi jangan sampai tidak menginginkanku… ”


Mendengar ucapan itu, Leng Bingxin makin merasa tidak nyaman, dirinya melangkah maju dan memanggilnya: “Ziyue, kamu baik-baik saja kan?”


Hello! Im an artic!


Pada saat ini, tubuh Ziyue yang terkulai lemas di tanah itu terkejut, ada kepanikan besar yang muncul di wajahnya, dia bangkit bangun dari tanah, terus menerus menggelengkan kepalanya dan berkata: “Jangan kemari, aku tidak tahu, Kaisar harus mati, harus mati… ”


Melihat situasi ini, Leng Bingxin yang biasanya sudah terbiasa bersikap dingin tidak bisa menyembunyikan keterkejutannya. Dia bergegas mendekati sel lalu mengarahkan wajahmu ke arah pintu sel, ekspresinya kaget, dia menoleh dan berbisik pelan pada Ziyue: “Kamu kenapa? Kenapa kamu seperti ini? Jangan takut, apa kamu tahu siapa aku? Aku tidak akan menyakitimu.”


Tampaknya orang yang datang bukanlah sipir kejam yang menyiksanya setiap hari, Ziyue sedikit menyingkirkan rasa takutnya, dengan gemetar menjawab: “Kamu siapa?”

__ADS_1


Wanita di depannya begitu familiar, tatapan matanya sangat lembut. Sudah lama sekali, begitu lama sekali dirinya tidak melihat tatapan mata selembut itu. Ini membuat hati Ziyue yang sudah akan mati itu seketika memiliki sedikit kehangatan.


Hello! Im an artic!


Dan yang lebih penting lagi, wanita ini sangat cantik. Begitu cantik dan suci, begitu cantik dan kernih, berdiri di kejauhan tapi tetap dapat memberi orang lain semacam perasaan murni, itu adalah semacam kecantikan yang tidak dapat diungkapkan.


Wanita cantik seperti ni, bahkan jika Ziyue yang dulu bertemu dengannya juga akan merasa sangat rendah diri bukan? Apalagi Ziyue yang sekarang?


Matanya diselimuti oleh kesedihan yang suram, terdapat rasa sakit hati dan kegetiran yang tak terlukiskan. Ziyue sedikit menundukkan kepalanya, tidak berani menatapnya.


“Ziyue?” Melihat Ziyue yang seperti ini, hati Leng Bingxin merasa sakit, dia dengan lembut menepuk pintu penjara dan memanggilnya dengan suara dalam: “Apa kamu tidak mengenaliku?”


Setelah mendengar ucapan ini, Ziyue mengangkat kepalanya, ada raut luka yang terlintas di tatapan matanya, dia kemudian berkata dengan lemah: “Nona, bagaimana mungkin aku mengenalmu? Ada perbedaan yang begitu besar di antara kita, kamu datang kemari untuk menertawakanku bukan?” Setelah Ziyue selesai berbicara, dia berpikir dalam hati, apa mungkin wanita ini adalah Selir yang disinggungnya ketika dirinya masih dicintai? Meskipun dirinya membuat musuh yang tak terhitung jumlahnya di harem, tapi dirinya sama sekali tidak memiliki kesan terhadap wanita cantik seperti ini. Dan lagi, jika wanita cantik seperti ini benar-benar merupakan Selir di harem, mana mungkin dirinya akan mendapatkan kasih sayang? Sebenarnya siapa wanita ini? Kenapa bisa muncul di sini?

__ADS_1


Melihat Ziyue masih tidak bisa mengingat dirinya, Leng Bingxin sudah tidak bisa menahan diri dan berkata dengan cemas: “Aku Leng Bingxin, A’chou, kamu tahu A’chou bukan?”


Suasana seketika langsung membeku.


Senar yang tegang di benak Ziyue seketika runtuh tak terkendali dalam sekejap. Matanya membelalak dan mulutnya terbuka dengan tidak percaya.


“Apa? Kamu adalah A’chou? A’chou yang wajahnya ditutupi dengan cadar?”


“Ya, ini aku, ini aku!”


Setelah mendengar jawaban tegasnya, Ziyue hanya merasakan gejolak di kepalanya, tubuhnya gemetar tak terkendali. A’chou, dia adalah A’chou, A’chou yang begitu cantik, apa dia adalah wanita yang dulu pernah ditindasnya?


“Ziyue, kamu kenapa? Apa kamu baik-baik saja?” Leng Bingxin bertanya dengan cemas saat dia melihat wajah Ziyue yang langsung pucat.

__ADS_1


Tubuh Ziyue tiba-tiba menjadi rileks, berdiri dengan terhuyung, menatap lekat padanya dengan sinis dan berkata: “Benar-benar tidak disangka ternyata A’chou begitu cantiknya. Tidak heran merupakan orang yang begitu dipandang penting oleh Pangeran. Dengan kemampuan Pangeran itu, bagaimana mungkin dia bisa salah menilai orang?”


__ADS_2