Permaisuri Dibalik Cadar

Permaisuri Dibalik Cadar
Bab 57 Wanita kurang Ajar


__ADS_3

Selir Lan berdiri, kemudian melihat mimik Kaisar Zhaolie, lalu melihat orang yang tak sadarkan diri di atas ranjang, bibirnya pun muncul senyuman menyindir yang singkat.


“Yang Mulia, apa yang terjadi pada Kakak? Begitu aku mendapat kabar, aku langsung ke sini.”


Kang Yong tidak sempat meladenin Selir Lan, dia merasa khawatir melihat orang yang berbaring di atas ranjang itu.


Tabib yang menjawab, “Kami tidak dapat menemukan apa yang salah dengan Selir Mulia. Sekarang ia kekurangan darah, kurang gizi, makanya pingsan.”


“Hah? Bahkan Tabib Liu juga tidak mengetahuinya?” Selir Lan sengaja meninggikan nadanya.


Tabib Liu menggelengkan kepala, “Maafkan aku, tapi aku tidak pernah melihat gejala penyakit seperti ini, gejalanya benar-benar aneh.”


Selir Lan segera duduk di samping ranjang dan menarik tangan Zhao Yuanran, “Kenapa pucat sekali? Jangan-jangan bukan sakit, tetapi kesurupan,” ia mempertegas kata “kesurupan”, sambil melirik ke Kang Yong sekilas.


Kata “kesurupan” menarik perhatian Kang Yong, “Apa katamu? Ulangi!”


Selir Lan merinding dan menelan ludah, “Aku hanya menerka saja. Penyakit Kakak sangat aneh, seperti gejala kesurupan, kejadiannya juga setelah Permaisuri datang, jadi…”

__ADS_1


“Jadi, ini adalah perbuatan penyihir itu? Pasti dia yang menggunakan ilmu hitamnya, dan Yuanran menjadi seperti ini.”


“Mm, aku tidak tahu!” walaupun mulutnya bilang tidak tahu, tetapi hatinya sangat gembira, kali ini, dia bisa memanah 2 burung sekaligus!


“Qin Ruojiu oh Qin Ruojiu, siapa suruh kamu yang tidak mau menerima kebaikanku! Rasakan sekarang!”


Urat-urat di dahi Kaisar Zhaolie pun mencuat, api amarahnya juga mencapai titik puncak.


“Pengawal, bawa Permaisuri murahan itu ke sini. Aku mau bertanya padanya langsung! wanita jahat itu sudah mulai beraksi!”


“Siap!”


Qin Ruojiu sedang duduk di depan cermin, Lu’Er sedang menyanggul rambutnya. Tiba-tiba terdengar bentakan dari luar pintu.


Qin Ruojiu dan Lu’Er sama-sama terkejut, kemudian terdengar teriakan Xiao Huan. Qin Ruojiu langsung bangkit, pintu pun sudah terdorong sampai terbuka, para kasim dan beberapa pengawal sudah masuk.


“Lancang seka…”

__ADS_1


Omongan Lu’Er terpotong, “Permaisuri, kamu mendapat perintah dari Yang Mulia untuk membawamu ke Paviliun Xiaoyang, maafkan kami yang lancang.”


Mereka pun langsung maju. Qin Ruojiu pun terkejut, dia menduga sesuatu telah terjadi.


“Lepaskan aku, aku bisa jalan sendiri!” Qin Ruojiumendorong mereka dengan tegas, kemudian jalan keluar.


Lu’Er merasa tidak tenang, sehingga dia juga menyusul. Xiao Huan yang terjatuh di depan pintu pun segera bangkit, kemudian ia dan Yan’er menyusul Lu’Er.


Tidak lama kemudian, Qin Ruojiu pun sudah tiba di Paviliun Xiaoyang. Semua mata tertuju padanya.


Bab selanjutnya Bab 58 Aku Tidak Bisa Sihir


Suasana di Paviliun Xiaoyang sangat hening, membuat orang susah bernafas.


Kaisar Zhaolie terlihat marah, entah mengapa Qin Ruojiu memiliki firasat buruk.


Dia maju untuk memberikan hormat, “aku memberi hormat kepada Yang Mulia.”

__ADS_1


Kang Yong pun berdiri, bola matanya seperti anak panah yang hendak menusuk jantung.


Qin Ruojiu mengernyitkan alis karena sapaannya tidak dijawab. Dia pun mengangkat kepala, pandangan yang dingin membuatnya merasa tidak tenang, “Yang Mulia, ada apa?”


__ADS_2