
Hello! Im an artic!
Tidak heran Min’er tumbuh dengan begitu baik. Semua ini berkat semua perhatian dan penjagaan dari She Jingtian.
Melihat Shangguan Min’er sudah menjauh, She Jingtian kembali mengalihkan pandangannya kepada Ye Wushuang. Dibandingkan dengan sikap yang penyayang dan penuh perhatian terhadap Min’er, dia jauh lebih berhati-hati dan mendalam saat menatap mata Ye Wushuang.
Hello! Im an artic!
Berhadapan dengan tatapan seperti ini, Ye Wushuang merasa sedikit panik. Dia tidak berani membalas tatapan itu dan hanya menundukkan kepalanya sambil berkata, “Ada apa Penguasa Kota mencariku?”
She Jingtian mengangguk. Demi tidak membuat Ye Wushuang merasa tidak nyaman, dia sengaja mengalihkan pandangannya dari wanita itu, “Iya, belakangan ini aku jarang kemari karena sibuk urusan pekerjaan. Semua karena ada kamu yang menjaga Min’er. Hari kulihat dia sudah lebih gemukan daripada dulu. Aku sangat bersyukur.”
“Menjaga Nona Min’er adalah tugasku, Penguasa Kota tidak usah sampai seperti itu.”
Mendengarkan suara Ye Wushuang yang anggun, She Jingtian tanpa sadar menatapnya dengan tak terkendali. Dalam sekejap, mata mereka saling bertemu… ada semacam perasaan bagaikan sengatan listrik di antara mereka berdua.
__ADS_1
Hello! Im an artic!
Perasaan yang indah dan aneh, membuat mereka gugup dan juga panik. Tapi keduanya menantikan tanpa sadar.
Ye Wushuang tahu persis perasaan apa yang dia rasakan ini, ini adalah perasaan dikarenakan kesan baik pada seseorang.
Saat ini, Ye Wushuang mati-matian mengatakan pada dirinya sendiri kalau pria ini bukanlah pria yang dapat dia inginkan dan sukai. Meski pria ini luar biasa, tapi…
“Wushuang…”
Tiba-tiba terdengar panggilan dari She Jingtian yang lembut, membuat pikiran Ye Wushuang yang sudah hampir kembali tertata menjadi kalau balau lagi.
Melihat Ye Wushuang kebingungan, tapi matanya yang tampak bodoh itu begitu imut, She Jingtian benar-benar ingin melangkah maju dan menyentil dahinya wanita itu. Namun, orang yang penuh akal sehat seperti dirinya tidak akan mudah kehilangan kendali diri.
Dia hanya menatap Ye Wushuang lekat dengan sedikit rasa bersalah di matanya, “Wushuang, apa ada yang ingin kamu katakan padaku?”
__ADS_1
Wajah cantik Ye Wushuang memerah, dia tiba-tiba berbalik. Yang benar saja, masa sedikit kesan baik yang ada dalam hati Ye Wushuang tadi sudah ketahuan oleh pria itu?
Tidak, Ye Wushuang bukanlah orang yang begitu tidak tegas. Ditambah lagi, hanya kesan baik itu masih belum berarti apa-apa.
“Ehem… aku… aku tidak ada yang ingin disampaikan kepada Penguasa Kota.” Meski ketahuan, Ye Wushuang tidak boleh mengaku. Kalau tidak, orang akan menganggapnya sebagai budak cinta.
“Benarkah?” Mata She Jingtian sedalam lautan, untuk sesaat dia agak kecewa. Lalu kemudian bibir tipisnya sedikit terangkat dan berkata dengan tidak rela, “Kalau kamu ditindas orang, kamu harus katakan padaku secara langsung. Selain She Jingtian, tidak akan ada yang bisa menghargaimu. Apa kamu tahu?”
“Iya, aku tahu…” Sebenarnya Ye Wushuang sudah sangat kacau, dia sudah tidak tahu apa-apa lagi. Saat ini, selain mengangguk, dia tidak bisa melakukan apa pun.
“Lalu, apa kamu mempercayai aku?”
“Percaya.” Sudah sampai titik seperti ini, apa Ye Wushuang masih sanggup bilang tidak percaya?
“Kalau percaya padaku, kenapa kamu tidak mau memberitahuku tentang kamu ditindas oleh Hong Luan dan Bai Zhi?”
__ADS_1
“……” Astaga, setelah bicara panjang lebar, ternyata pria ini hanya memancingnya untuk mengatakan hal ini. Tahukah dia kalau hal ini sudah menyebabkan Ye Wushuang salah paham? Kalau memang membicarakan masalah ini, maka Ye Wushuang tidak perlu malu-malu. Saat ini dia berkata dengan ekspresi tegas, “Sebenarnya, itu bukan masalah besar.”
Pertama, Ye Wushuang tidak punya kebiasaan untuk mengadu. Dia juga tidak punya kemampuan untuk melawan orang lain, tapi juga tidak butuh minta bantuan dari yang tidak terlibat. Kedua, Ye Wushuang sangat memahami identitasnya. Meski She Jingtian memperlakukannya dengan baik, mereka berdua bukan kerabat dan pria itu tidak bisa selamanya menjadi pelindungnya. Selain itu, bukankah Hong Luan adalah wanita kepercayaan pria ini? Untuk apa mencari masalah?