Permaisuri Dibalik Cadar

Permaisuri Dibalik Cadar
Bab 727 Aku Tidak Menginginkan Benda Yang Bukan Milikku


__ADS_3

Hello! Im an artic!


“Aku yang mengganggu Nona, tanganmu…”


Ye Wushuang menggenggam ujung jari tangannya dengan panik lalu tersenyum datar: “Tidak masalah, nanti juga akan baik-baik saja. Benar juga, jenis teh apa yang suka diminum oleh Pangeran Liang? Aku akan membuatkan lagi untukmu.”


Hello! Im an artic!


“Tidak perlu buru-buru, Nona Wushuang, kemarilah, ada sesuatu yang ingin kuberikan padamu.”


Selesai berbicara, Fu Zhongrong berbalik lalu mengambil kotak indah dari tangan pelayannya, dia lalu berjalan ke sisi Ye Wushuang dengan anggun dan tenang, kemudian dengan murah hati menyerahkan kotak itu padanya.


“Untukku?” Ye Wushuang mundur karena terkejut, tatapan matanya tidak memiliki niat untuk menerima benda itu: “Mengapa Pangeran Liang memberikan sesuatu padaku?”


Melihat tampilan Ye Wushuang yang tampak tidak ingin menerimanya, Fu Zhongrong menyimpulkan bahwa dia bukan tipe orang yang serakah, Fu Zhongrong langsung tersenyum padanya dengan begitu cerah layaknya angin di musim semi: “Bukankah kamu sudah berjanji padaku untuk memberikan resep memanggang daging di atas kertas itu? Ini adalah hadiah kesopanan, aku tidak boleh tidak memberikannya.”

__ADS_1


Hello! Im an artic!


“Pangeran Liang terlalu segan, itu hanya hal kecil saja, Pangeran Liang tidak perlu mengingatnya.”


“Di Dinasti Nan, setiap berkat yang kami terima maka sebisa mungkin harus dibalas, apa mungkin Nona Wushuang tidak menyukai apa yang kuberikan?”


“Bu…bukan…”


“Lalu?”


Pengerjaan aksesoris itu sangat indah, gayanya begitu mewah dan rumit, aksesoris itu juga bersinar berkilauan, benar-benar sangat menakjubkan.


Ye Wushuang langsung menutup kotak itu, mengembalikannya dan berkata dengan wajah serius: “Benda yang diberikan Pangeran Liang sangat berharga, aku tidak bisa menerimanya.”


“Menurutku aksesoris rambut Nona Wushuang sangat sederhana, jika bisa memakai aksesoris burung merak emas seperti ini maka pasti akan terlihat sangat bagus.” Jawabnya dengan lugas, benar-benar mengabaikan penolakan di tatapan mata Ye Wushuang. Karena tidak pernah ada alasan untuk mengembalikan benda yang sudah diberikan oleh Fu Zhongrong.

__ADS_1


“Benda yang bukan milikku, tidak peduli seberapa bagusnya itu, aku tidak boleh menginginkannya.”


Selesai berbicara, Ye Wushuang sudah tidak mempedulikan tabu di antara pria dan wanita, dia dengan paksa meraih tangan Pangeran Liang dan mengembalikan benda itu.


Fu Zhongrong tidak pernah diperlakukan dengan begitu kasar oleh seorang wanita, di saat dirinya sedang merasa terkejut, dirinya juga merasakan suhu dingin yang berpindah dari ujung jari Ye Wushuang ke telapak tangannya, perasaan dingin itu sangat aneh, membuat orang lain sangat ingin menggenggamnya dan tidak rela untuk melepaskan.


Namun ketika dirinya bereaksi, suhu itu sudah menjauh.


“Nona Wushuang…” Fu Zhongrong bergumam, tatapannya agak bingung.


Ye Wushuang tersenyum padanya, binar di matanya bisa membuat jantung orang lain berdebar: “Aku menerima niat baik Pangeran Liang, tapi aku benar-benar tidak bisa menerima hadiah ini, Pangeran Liang benar-benar sudah memiliki hati, jadi tidak perlu menggunakan benda seperti ini untuk berterima kasih padaku.”


Ekspresi wajah Fu Zhongrong menjadi serius, tatapan matanya ketika menatap Ye Wushuang menjadi sedikit membara: “Lalu apa yang kamu inginkan? Katakan saja, selama aku bisa mendapatkannya maka aku akan memberikannya padamu.”


Ye Wushuang mengerjapkan matanya yang jernih itu dan merenung sejenak, lalu mengerjapjan matanya dengan nakal dan berkata: “Aku penasaran kenapa Pangeran Liang selalu menyebut Nona Min’er dengan sebutan belalang kecil, apa Pangeran Liang bisa memberitahuku?”

__ADS_1


“Ternyata kamu ingin tahu mengenai hal ini… haha.” Pangeran Liang tersenyum dengan penuh kemenangan, terdapat cahaya bangga yang melintas di tatapan mata hitam terang itu: “Hal ini harus dibicarakan dari tahun lalu, ketika pertama kali datang ke Kastil Wuyou ini, aku melihat gadis kecil itu mengamuk pada pelayannya, kamu tidak tahu, pada saat itu dia melompat, berteriak, menggigit dan juga terjatuh, benar-benar persis seperti belalang kecil yang tidak terkendali. Pada saat itu aku bingung, gadis ini dilahirkan dengan begitu cantik dan manis, tapi mengapa sifatnya bisa begitu nakal? Belakangan kudengar dari Kak She, aku baru tahu bahwa gadis kecil itu menjadi seperti ini karena tidak ada yang menemaninya, dia takut kesepian.”


__ADS_2