Permaisuri Dibalik Cadar

Permaisuri Dibalik Cadar
Bab 774 Dunia Ini Begitu Menyedihkan


__ADS_3

Hello! Im an artic!


Ye Wushuang berjalan maju dengan hampa, jelas-jelas dirinya tersenyum, tapi ketika tersenyum air matanya malah menetes.


Pikirannya kacau, tidak bisa memikirkan hal lain lagi, Ye Wushuang hanya bisa mengingat kalimatnya: Wushuang, aku bertindak ceroboh tadi malam, aku akan menerima semua hukuman darimu.


Hello! Im an artic!


Ceroboh? Hukuman……


Haha… Tiba-tiba Ye Wushuang merasa ternyata dunia ini begitu menyedihkan, apalagi yang bisa dipercayanya di kemudian hari? Ye Wushuang mengulangi dalam pikirannya berulang kali, Ye Wushuang, Ye Wushuang, di zaman modern dirimu ditipu oleh pacarmu yang playboy itu, tidak disangka di zaman kuno, kamu masih saja dipermainkan oleh pria.

__ADS_1


Kali ini Ye Wushuang mengira jika dirinya menunjukkan ketulusannya maka akan mendapatkan segalanya, tapi pada akhirnya semua itu hanya lelucon. Dan lagi lelucon ini sama sekali tidak lucu, semakin memikirkannya, air mata Ye Wushuang semakin bergolak.


“Nona Wushuang, tunggu!”


Hello! Im an artic!


Suara pria tua yang dipenuhi dengan nada bangga tiba-tiba terdengar di telinganya, seketika langsung menyela kesedihannya. Ye Wushuang menahan nafasnya dengan gugup lalu dengan panik mengangkat lengan pakaiannya untuk menyeka air mata di wajahnya. Ya, dirinya begitu menyedihkan saat ini, Ye Wushuang tidak ingin ada yang melihatnya, terutama orang yang paling dekat dengan She Jingtian. Ye Wushuang sendiri saja sudah merasa bahwa dirinya sangat memalukan, jadi dia tidak ingin kehilangan martabat terakhirnya.


“Paman Long, apa kamu mencariku karena ada urusan?” Ye Wushuang menjawab dengan datar, berusaha untuk berpura-pura tenang, tapi suaranya masih sedikit tercekat.


Paman Long meletakkan tangan di belakang tubuhnya, wajah tua itu penuh dengan kerutan, wajah itu juga dipenuhi dengan kedinginan dan kegelapan.

__ADS_1


Paman Long menilai Ye Wushuang sekilas dari atas ke bawah, melihat sepasang mata Ye Wushuang yang memerah dan bengkak, dia tidak bisa menahan diri untuk mengangkat sudut bibirnya dan tersenyum dengan penuh kemenangan. Sepertinya Tuan Penguasa Kota sudah membuat keputusan yang benar, tapi demi membuat Tuan Penguasa Kota lebih bertekad lagi, maka dirinya terpaksa harus maju.


Senyum itu membuat Ye Wushuang merasa hal itu sangat ironis, sepertinya pihak lain sudah melihat semua perasaannya yang tak tertahankan, membuat Ye Wushuang sangat ingin mencabik-cabik pihak lawan.


“Nona Wushuang, jika kamu sedih maka menangis saja. Setelah menangis dan sudah berpikiran dengan jernih, maka kamu tidak akan merasa sedih lagi.” Paman Long berkata dengan dingin, ucapannya itu tampak menghibur tapi sebenarnya penuh dengan kesinisan.


“Tidak ada urusannya denganmu.” Ye Wushuang membalas dengan dingin, terdapat kesepian unik dan juga kedinginan elegan yang sedang menatap ke kejauhan di tatapan matanya yang jernih itu.


Paman Long mengagumi sikap arogan dan pantang menyerah Ye Wushuang, tapi dirinya tidak merasa bahwa hal ini berguna. Paman Long sedikit mengangkat alisnya dan berkata: “Aku sudah mengikuti Tuan Penguasa Kota selama bertahun-tahun, aku melihat sendiri bagaimana dia membangun Kota Wuyou ini, langkah demi langkah dipenuhi dengan kesulitan dan juga keringat. Wanita sepertimu tidak akan pernah mengerti akan ambisi seorang pria.”


“Ya, aku memang tidak mengerti, karena Paman Long berpikir aku tidak mengerti, lalu mengapa Paman datang dan memberitahuku mengenai hal ini?” Dulu Ye Wushuang masih sedikit hormat dan takut pada pria tua ini, jika bisa mengelak maka dirinya akan bersembunyi darinya. Tapi sekarang, Ye Wushuang merasa itu semua tidak perlu. Karena pria tua ini selalu merasa dirinya adalah orang yang rendah, maka di matanya pria tua ini juga tidaklah mulia.

__ADS_1


Tidak menyangka Ye Wushuang akan berbicara dengannya dengan nada seperti itu, Paman Long sedikit terkejut, raut wajah tua yang dingin itu tampak semakin tidak enak dilihat.


__ADS_2