Permaisuri Dibalik Cadar

Permaisuri Dibalik Cadar
Bab 979


__ADS_3

Setelah Yangui meletakkan mangkuk itu, dia tidak segera pergi, tapi berjingkat diam-diam untuk melihat ke luar jendela. Melihat tidak ada orang yang datang, Yangui akhirnya baru bisa merasa lega.


Hello! Im an artic!


“Selir Ye, ketika aku melihat kepergian Kaisar tadi, sepertinya dia sedikit kesal. Apa mungkin kamu membuat Kaisar tidak bahagia?”


Ye Wushuang menunduk dengan ekspresi elegan: “Tidak.”


Hello! Im an artic!


“Kalau begitu kenapa Kaisar pergi dengan sangat tidak senang? Kaisar bahkan tidak pergi ke rapat pengadilan pagi hari ini, benar-benar aneh.”


“Hati Kaisar, berapa banyak orang yang bisa memahaminya?”


“Benar juga, kita tidak bisa menebak pemikiran Kaisar.”


Setelah mendengar ucapan Yangui, Ye Wushuang mengalihkan pandangannya ke arah Yangui lalu berkata dengan ekspresi serius: “Kamu pikirkan cara untuk memberitahu Pangeran Ping, katakan bahwa Kaisar mungkin akan mengubah posisinya dalam waktu dekat ini.”

__ADS_1


Hello! Im an artic!


Selama mendengar hal yang berkaitan dengan Pangeran Ping, reaksi Yangui pasti akan sangat sensitif. Yangui langsung mengerutkan kening dan melangkah maju dengan gugup, meraih tangan Ye Wushuang dan berkata: “Selir Ye, apa maksud kata-katamu?”


Ye Wushuang menggelengkan kepalanya dengan datar lau berkata dengan penuh pemikiran: “Aku juga tidak tahu, tapi mendengar nada bicara Kaisar tadi, Pangeran Ping mungkin saja harus meninggalkan Pingzhou dan datang ke Ibukota.”


“Maksudnya adalah Pangeran akan dipindahkan ke Ibukota?” Suara gembira Yangui nyaris tak terkendali.


Memang benar bahwa Pingzhou berjarak seratus ribu mil jauhnya dari Ibukota. Di hari biasa akan sulit untuk bertemu dengan Pangeran Ping. Jika Pangeran dipindahkan ke Ibukota maka meski tidak dapat bertemu tapi jaraknya akan sangat dekat dengan Pangeran, hati Yangui tentu saja sangat gembira.


Dibandingkan dengan kebahagiaan Yangui, suasana hati Ye Wushuang malah agak berat.


“Selir Ye, pikirkan saja ke arah yang baik, lagipula Pangeran adalah saudara kandung Kaisar, tidak mungkin Kaisar melakukan sesuatu pada saudaranya sendiri bukan?”


Yangui hanya memikirkan Pangeran Ping bisa datang ke Ibukota, mengenai hal lainnya sudah lama dilupakannya. Hati yang merindukan seseorang, hanya orang itu yang menjadi segalanya baginya.


“Kuharap demikian.” Ye Wushuang menghela nafas pelan lalu menundukkan pandangannya. Kemudian Ye Wushuang melirik ke arah mangkuk obat di atas meja.

__ADS_1


“Selir Ye, atau tidak Selir Ye tidak usah meminum obat ini!” Ekspresi Yangui sedikit menggelap dan berkata menghibur dengan suara pelan.


“Tidak boleh tidak meminumnya, bagaimana jika terjadi hal di luar dugaan?” Setelah mengatakan hal itu, Ye Wushuang mengulurkan tangannya dan mengangkat mangkuk itu. Terdapat sentukan kesedihan dan kekhawatiran di wajahnya yang cantik.


Yangui menatapnya dan berkata: “Aku sudah bertanya pada Tabib, meski obat ini memiliki efek untuk mencegah kehamilan, tapi tidak baik juga jika terlalu sering diminum.”


“Tidak masalah.”


Setelah mengucapkan hal itu, Ye Wushuang mengerutkan alisnya, tidak ragu-ragu lagi dan langsung meminum habis semua yang ada di mangkuk itu


Ketika Ye Wushuang meletakkan, mangkuk itu sudah kosong dan hanya tersisa beberapa ampas obat.


Yangui berkata dengan tidak tega: “Selir Ye, sebenarnya Kaisar sekarang sangat sayang padamu, jika kamu bisa hamil anaknya, bukankah itu adalah hal baik?”


Ye Wushuang tersenyum getir: “Aku yang sekarang, hidup sudah begitu terpaksa, jika aku benar-benar memiliki anak, bagaimana kamu ingin aku hidup?” Ye Wushuang membelai perutnya yang rata dengan lembut, tidak ada sandaran yang stabil, bagaimana mungkin dirinya berani mmebiarkan nyawa yang tidak bersalah terlahir di dunia?


Ratu Qin dulu berpikir bahwa seorang Ibu bisa menjadi mulia jika memiliki anak, tapi pada akhirnya, bukankah pria itu juga membunuh nyawa baru yang belum terlahir di dalam perutnya?

__ADS_1


Dirinya yang sekarang tidak ingin mengulangi kesalahan yang sama. Anak baginya adalah sebuah mimpi yang tak mungkin tercapai.


__ADS_2